Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Produksi Listrik PLN NP Di Atas Target

PT PLN Nusantara Power (NP) memberi kontribusi laba bersih sebesar Rp 6,58 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2022.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Zainuddin
DOK./PLN NP
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM< SURABAYA - PT PLN Nusantara Power (NP) memberi kontribusi laba bersih sebesar Rp 6,58 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2022.

Prestasi ini didapat melalui penyaluran energi listrik sepanjang tahun 2022.

PLN NP telah memproduksi dan menyalurkan listrik sebesar 42.523.064 Megawatt hour (MWh) sepanjang tahun 2022 kepada PLN.

"Kinerja produksi listrik ini melampaui dari yang ditetapkan Rencana Kerja Anggara Perusahaan (RKAP) tahun 2022 dari sebesar 38.833.866 MWh atau 9,5 persen lebih besar dari target tahun 2022," kata Ruly Firmansyah, Direktur Utama PLN NP kepada SURYAMALANG.COM, Senin (19/6).

Kinerja operasional ini menjadi penanda perusahaan mampu mempertahankan eksistensinya pascapandemi.

"Sebagai subholding pembangkit terbesar di Asia Tenggara, kami berkomitmen menjalankan operasional perusahaan dengan sungguh-sungguh. Seluruh karyawan PLN NP telah bertekad dan berkomitmen dalam menghadirkan energi listrik untuk menerangi pertiwi, secara efisien, tepat, dan berlandaskan asas ramah lingkungan," terang Ruly.

Tahun 2022 juga menjadi tahun energi bersih bagi PLN NP. PLN NP telah menguji coba sebanyak 20 unit pembangkit pada implementasi co-firing.

Dari jumlah itu, 16 unit telah berhasil go live komersil co-firing. PLN NP telah menghasilkan 250.351,25 MWh kumulatif energi bersih dari co-firing dengan total biomassa yang terserap mencapai 230.450,86 ton biomassa.

Pasokan energi bersih juga turut dihasilkan dari unit pembangkit berbasis air dan surya milik PLN NP, seperti PLTA Brantas, PLTA Cirata, serta PLTS Terapung Cirata.

PLN NP juga menerapkan digitalasi pembangkit sebanyak 16 unit melalui inovasi Intelligence Center of Optimization Reliability and Efficiency (ICORE). Digitalasi pembangkit PLN NP juga menembus target yang awalnya hanya 13 unit.

"Co-firing dan ICORE menjadi inovasi kami dalam mendorong efisiensi di unit pembangkit, khususnya cofiring. Inovasi ini menjadi tumpuan kami dalam mengurangi emisi karbon nasional," imbuhnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved