Kamis, 11 Juni 2026

Cegah Bunuh Diri di Jembatan Soehat Malang, Polisi Bersama UB Pasang Boks Curhat dan Motivasi

Mahasiswa Jurusan Sosiologi Universitas Brawijaya (UB) bersama Satlantas Polresta Malang Kota memasang boks curhat untuk mencegah bunuh diri

Tayang:
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang.com/kukuh kurniawan
Boks curhat dan motivasi yang terpasang di salah satu sudut Jembatan Soekarno Hatta (Soehat) Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Maraknya peristiwa percobaan bunuh diri di Jembatan Jalan Soekarno Hatta (Soehat) Kota Malang, tentunya menjadi suatu atensi bersama.

Upaya yang telah dilakukan adalah, pemasangan boks curhat yang dilakukan mahasiswa Jurusan Sosiologi Universitas Brawijaya (UB) bersama Satlantas Polresta Malang Kota.

Boks tersebut berbentuk kotak akrilik transparan dan terpasang di salah satu sudut Jembatan Soehat sisi barat.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Akhmad Fani Rakhim mengatakan, dengan adanya kotak tersebut diharapkan bisa membawa dampak positif kepada masyarakat.

"Jadi, boks ini untuk merespons banyaknya upaya percobaan bunuh diri di Jembatan Soehat. Kebanyakan dari mereka, mungkin membutuhkan tempat curhat atau ingin mendapatkan dukungan moril," ujarnya kepada TribunJatim.com, Jumat (23/6/2023).

Dirinya menjelaskan, kotak tersebut sudah terpasang sejak Kamis (22/6/2023) siang. Di dalam kotak tersebut, berisi kertas berwarna warni yang dapat diambil dan kertas tersebut tertulis berbagai macam pesan positif.

Selain itu, melalui kotak tersebut, siapapun yang berkeluh kesah dan membutuhkan layanan konseling. Maka, bisa menuliskan lewat kertas nama dan nomor kontak yang bisa dihubungi, lalu kertas tersebut dimasukkan di dalam kotak.

"Karena nanti akan dicek secara berkala. Bagi yang membutuhkan tempat bercerita, dari pihak Sosiologi UB ini siap membantu,"

"Sementara kami sebagai fasilitator, mulai dari instalasi dan tindak lanjut, apabila membutuhkan bantuan yang ada di jangkauan Polresta Malang Kota," bebernya.

Dirinya juga menambahkan, masyarakat dapat bebas memberikan cerita atau motivasi. Nantinya, pesan-pesan ini bisa dibaca siapapun yang membutuhkan.

Seperti beberapa tulisan motivasi, seperti '#sendingvirtualhug Sini, peluk dulu. I love you, semangat ya!' dan masih banyak pesan lainnya. Harapannya, dengan saling bertukar pesan, cerita, dan motivasi, bisa meminimalisir masyarakat yang ingin bunuh diri.

"Kami membantu semua proses yang ada. Tentu harapan kami, upaya-upaya untuk mengakhiri hidup bisa ditekan semaksimal mungkin,"

"Dan sesama masyarakat, bisa saling memotivasi, saling mendukung, dan yang terpenting terbuka untuk bercerita. Sehingga, bebannya, tidak ditanggung sendiri," pungkasnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved