Berita Malang Hari Ini
Pencarian Korban Laka Laut Pantai Jembatan Panjang Diperluas Lewat Udara
Kepala Pengelola Informasi dan Kehumasan FK UB dr Holipah PhD menjelaskan pencarian korban laka laut di Pantai Jembatan Panjang
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM-MALANG-Kepala Pengelola Informasi dan Kehumasan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) dr Holipah PhD menjelaskan pencarian korban laka laut di Pantai Jembatan Panjang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang diperluas lewat udara. Saat ini korban yang ditemukan baru dua orang yaitu Fendik dan WNA bernama Ana Brieva Ramirez dari Spanyol dalam kondisi sehat.
Sedang rekannya, WNA bernama Jana Olivia Soland masih dicari. Begitu juga dua WNI yaitu Indra, guide dan Bayu sebagai tour leader. Kejadian laka itu pada Sabtu (8/7/2023). Fendik ditemukan pada Sabtu malam. Sedang Ana pada Minggu pagi di Pantai Bantol, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.
"Kami juga minta bantuan pada TNI AU untuk melakukan pencarian lewat udara, mulai hari ini, Senin (10/7/2023)," jelas Holipah. Sehingga pihaknya berkoordinasi dengan Basarnas dan TNI AU. Ana sendiri sekarang kondisinya sehat. Ada ada pendampingan trauma healing? Ia menjawab ada.
"Dari tim kedokteran jiwa kami sudah dilakukan sejak dia datang. Ana dalam kondisi sehat jasmani dan rohani. Dia mengalami luka ringan dan sekarang dilakukan perawatan di RS UB untuk pemulihan," jawab Holipah. Sejak kejadian itu, rombongan sudah pulang ke rumah masing-masing.
Terkait info kedatangan kedubes ke Malang, ia pribadi belum mengetahui dan belum ada koordinasi. "Kalau Kedubes Spanyol sudah menghubungi kami dan menanyakan kondisi Ana," kata dia. Pencarian korban lain terus dilakukan hingga hari ini. "Bahkan sampai tengah malam. Pago tadi juga serta lewat udara," pungkasnya.