Selasa, 14 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Penutupan MPLS SD Shining Star Malang Ditandai Pembuatan Pohon Harapan

SD Shining Star Malang telah menyelesaikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (20/7/2023) ditandai pembuatan Pohon Harapan.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: rahadian bagus priambodo
dok/SD Shining Star
Shining Star Malang telah menyelesaikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (20/7/2023) ditandai pembuatan Pohon Harapan. Ini sebagai simbol untuk membangun motivasi dalam menghadapi tahun ajaran baru 2023-2024. 

SURYAMALANG.COM, MALANG-SD Shining Star Malang telah menyelesaikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (20/7/2023) ditandai pembuatan Pohon Harapan. Ini sebagai simbol untuk membangun motivasi dalam menghadapi tahun ajaran baru 2023-2024. Di acara ini, siswa juga diajak merefleksikan perjalanan mereka selama MPLS yang berlangsung selama tiga hari sejak 17 Juli 2023 lalu. 

Ketua Panitia MPLS Yessika Surya yang juga Koordinator Kurikulum SD Shining Star menyatakan bahwa refleksi siswa dapat menjadi modal keberhasilan pembelajaran seperti yang ditulis  dalam daun kertasnya. "Saya mau lebih rajin belajar dan membantu teman-teman yang kesulitan dalam pelajaran. Kita bisa menjadi keluarga besar yang saling mendukung dan memotivasi," jelas Yessika di acara itu.

Dalam Pohon Harapan, siswa menulis di kertas yang dibentuk berupa kupu kupu dengan tulisan "Mari kita selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik, tetapi juga ingat untuk selalu bermain dan bersenang-senang bersama. Semangat, teman-teman!". Dipilihnya Pohon Harapan ini sebagai simbol persatuan dan semangat baru yang harus diusung oleh semua siswa dalam menghadapi tahun ajaran baru. 

Sedang Kepala SD Shining Star Ester Erly Christiana, SKom SPd MA menyatakan rasa bahagianya karena ada antusiasme dan kreativitas yang ditunjukkan oleh para siswa dalam acara penutupan MPLS ini. "Kami sangat bangga melihat semangat belajar dan semangat gotong royong yang diperlihatkan oleh para siswa kami," kata dia. Disebutnya, Pohon Harapan ini akan menjadi inspirasi sekaligus umpan balik penyelenggaraan MPLS bagi semuanya dan meraih prestasi lebih gemilang di tahun ajaran baru.

Guru membimbing siswa saat pembuatan Pohon Harapan ini. Setiap siswa diberikan daun kertas berwarna untuk menuliskan saran, pesan, atau harapan mereka untuk diri sendiri, teman sekelas, atau sekolah pada umumnya. Lalu daun-daun itu dipasang pada pohon besar yang telah dipersiapkan di halaman sekolah. Sehingga pohonnya berdaun warna warni.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved