Sabtu, 25 April 2026

Kebakaran SD Plus Al Kautsar Malang

BREAKING NEWS : Kebakaran di Sekolah SD Plus Al Kautsar Malang Selasa Pagi Jelang Jam Sekolah

Kejadian kebakaran di SD Plus Al Kautsar yang terletak di Jalan Simpang L.A Sucipto, Malang diketahui terjadi sekitar pukul 05.22 WIB.

|
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANg.COM/Kukuh Kurniawan
Petugas PMK Kota Malang saat melakukan pemadaman kebakaran ruangan sekolah SD Plus Al Kautsar yang terletak di Jalan Simpang L.A Sucipto, Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing, Selasa (8/8/2023) pagi. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kebakaran terjadi di SD Plus Al Kautsar yang terletak di Jalan Simpang L.A Sucipto, Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing Kota Malang terbakar, Selasa (8/8/2023) pagi.

Kebakaran terjadi di bagian ruangan sekolah

Kejadian kebakaran itu diketahui terjadi sekitar pukul 05.22 WIB.

Ketika itu, kondisi masih sepi dan para pelajar juga belum datang ke sekolah.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Agoes Soebekti mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat pada pukul 05.30 WIB.

"Laporan tersebut segera kami tindak lanjuti. Kami kerahkan empat unit mobil pemadam berikut delapan personel serta dibantu beberapa relawan," ujar Agoes pada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), Selasa (8/8/2023).

Sesampainya di lokasi, tim segera bergerak melolalisir titik api. Agar kobaran api tidak merambat ke ruangan lainnya.

"Kami tiba di lokasi pada pukul 05.44 WIB dan kobaran api sudah besar. Kami pun segera bergerak melakukan pemadaman,"

"Disamping itu, kami juga melokalisir area lantai satu dan dua, agar kobaran api tidak merambat ke bangunan lainnya," jelasnya.

Kurang lebih hampir 40 menit lebih, petugas PMK berjibaku melawan si jago merah.

Pada pukul 06.30 WIB, kobaran api bisa dikendalikan dan dipadamkan.

"Setelah kobaran api atau api utama padam, dilanjutkan proses pembasahan dan pendinginan. Untuk memastikan, tidak ada titik api tersembunyi yang berpotensi menimbulkan kebakaran lagi," terangnya.

Agoes juga mengungkapkan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

"Saat ini masih dilakukan proses asesmen atau pendataan, untuk menaksir berapa nilai kerugian material akibat kejadian ini. Karena luas area yang terdampak kebakaran cukup besar, kurang lebih seluas 60 meter persegi atau dua lantai," tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik.

"Informasi yang kami dapat dari saksi pihak sekolah, bahwa api berasal dari korsleting listrik di sekitar komputer kantor. Korsleting itu menimbulkan percikan api yang kemudian menyambar ke bahan-bahan yang mudah terbakar dan api langsung membesar," tandasnya.

 

Ikuti updatenya di Google News SURYAMALANG.COM
 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved