Selasa, 7 April 2026

Bacaleg Generasi X dan Lulusan SMA Dominan di Kota Batu

Dari total 355 bakal calon anggota legislatif (bacaleg), sebanyak 138 bacaleg kelahiran 1965-1980 atau generasi X.

Editor: Zainuddin
Tribun Batam
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, BATU - Generasi X mendominasi dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Kota Batu. Dari total 355 bakal calon anggota legislatif (bacaleg), sebanyak 138 bacaleg kelahiran 1965-1980 atau generasi X.

Posisi kedua ditempati generasi Y kelahiran tahun 1981-1996 yang sebanyak 130 bacaleg, kemudian generasi Z kelahiran tahun 1997-2003 yang sebanyak 60 orang, dan baby boomber kelahiran 1946-1964 sebanyak 27 orang.

"Dari segi usia, bacaleg generasi X mendominasi," kata Heru Joko, Ketua KPU Kota Batu kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (25/8).

Sesuai data KPU Kota Batu, sebanyak 204 orang merupakan bacaleg laki-laki, dan bacaleg perempuan sebanyak 151 orang. Persentase keterwakilan bacaleg perempuan mencapai 42 persen.

Sedangkan untuk pendidikan bacaleg di Kota Batu didominasi lulusan SMA, yakni sebanyak 262 orang.

Sedangkan lulusan Diploma sebanyak tiga orang, lulusan S1 sebanyak 74 orang, lulusan S2 sebanyak 15 orang, dan lulusan S3 sebanyak satu orang.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Batu dalam Pemilu 2024 sebanyak 164.516 orang.

Kecamatan Batu menyumbang pemilih terbanyak, yaitu sebanyak 75.536 orang, disusul Kecamatan Bumiaji sebanyak 48.145 pemilih, dan Kecamatan Junrejo sebanyak 40.835 pemilih.

Sementara itu, Staf Teritorial Mabes TNI wilayah Kodim 0818/Malang-Batu mengajak masyarakat untuk menciptakan Pemilu 2024 aman dan tertib.

Pa Sahli Tgkt II Siber Sahli Bidang Intek-Mil dan Siber Panglima TNI, Laksma TNI Heru Windarto mengatakan aksi bela negara tidak harus dilakukan dengan mengangkat senjata.

"Aksi bela negara bisa dilakukan oleh siapa saja. Profesi atau pekerjaan yang dilakukan dengan baik itu sudah termasuk aksi bela membela negara," ujar Heru, Kamis (24/8).

Heru menambahkan aksi bela negara harus melibatkan komponen masyarakat atau pemuda. Apalagi tahun politik berpotensi terjadi konflik di tengah masyarakat.

Menurutnya, peran komponen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban.

"Kami ingin Pemilu 2024 berjalan baik dan aman. Komponen masyarakat atau pemuda jangan sampai terpecah belah dengan berita yang tidak baik," terangnya.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan masyarakat harus berpartisipasi mengamankan negara dalam tahun politik.

"Politik memang 5 tahun sekali. Kita tidak boleh terbawa euforia, apalagi sampai berbuntut perpecahan kesatuan dan persatuan," kata Didik.

Didik yakin Kabupaten Malang selalu kondusif. "Insya Allah Kabupaten Malang dari tahun ke tahun selalu kondusif. Sekarang bagaimana kondusivitas itu tetap terjaga," terangnya.(Dya Ayu/Lu'lu'ul Isnainiyah)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved