Berita Malang Hari Ini

Pariwisata Pulih, Pemasaran dan Pelayanan Perlu Ditingkatkan

tiket.com dan Dinas Pariwisata Kota Batu bersama-sama mendorong para pelaku wisata bisa memberikan pelayanan prima kepada wisatawan.

Penulis: Benni Indo | Editor: rahadian bagus priambodo
dok.ist
Pariwisata di Kota Batu kian membaik pasca pandemi. Jumlah kunjungan wisatawan terus naik. Merespon kondisi yang kian membaik, tiket.com dan Dinas Pariwisata Kota Batu bersama-sama mendorong para pelaku wisata bisa memberikan pelayanan prima kepada wisatawan. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pariwisata di Kota Batu kian membaik pasca pandemi. Jumlah kunjungan wisatawan terus naik. Merespon kondisi yang kian membaik, tiket.com dan Dinas Pariwisata Kota Batu bersama-sama mendorong para pelaku wisata bisa memberikan pelayanan prima kepada wisatawan.

Kedua belah pihak menggelar Forum Pengembangan Hospitality untuk Pelaku Usaha Akomodasi. Seri program capacity building keempat tiket.com di tahun 2023 ini menggandeng 50 pelaku usaha akomodasi di area Kota Batu dan sekitarnya. Tujuannya untuk memberikan pelatihan mengenai pemasaran digital dan hospitality.

tiket.com terus berkomitmen untuk membantu para pelaku usaha wisata meningkatkan literasi digital dan menciptakan iklim positif  industri pariwisata Indonesia. Sejak 2021, program ini telah berlangsung di 13 wilayah mulai dari Danau Toba, Labuan Bajo, Yogyakarta, Likupang hingga Kabupaten Belitung. 

Gaery Undarsa, Co-Founder dan Chief Marketing Officer tiket.com mengatakan, dalam upaya mendukung pemerintah dalam proses peningkatan kapasitas tersebut, tiket.com menghadirkan edukasi peningkatan literasi pemasaran digital melalui program Multistakeholder Forum bagi pelaku usaha di berbagai wilayah Indonesia. Terutama  yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata, salah satunya yakni Kota Batu.

Program Multistakeholder Forum untuk membantu pelaku usaha wisata meningkatkan kemampuan pemasaran digital dan mengikuti tren pariwisata terbaru. Kegiatan ini bertujuan agar mereka lebih siap untuk menghadapi lonjakan pergerakan pariwisata di daerah tersebut. 

“Kota Batu merupakan salah satu destinasi wisata favorit masyarakat yang ramah keluarga. Kami melihat bahwa Kota Batu memiliki potensi besar desa wisata yang dapat terus didongkrak untuk membangkitkan ekonomi serta mewujudkan peluang usaha di industri pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya. 

Ia mengatakan, dukungan dari Dinas Pariwisata Kota Batu dalam forum itu diharapkan dapat mendorong peningkatan hospitality bagi pelaku usaha wisata. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, secara nasional terjadi lonjakan yang mengesankan pada semester pertama 2023.

Kunjungan wisatawan mancanegara meningkat 250 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Untuk merespons perkembangan positif ini, merupakan waktu yang tepat bagi pelaku usaha wisata meningkatkan kapasitas mereka. Hal ini penting agar mereka dapat memberikan pelayanan terbaik, memenuhi kebutuhan wisatawan, dan menciptakan pengalaman liburan yang berkesan. 

"Saat ini terdapat lebih dari 1.345  properti untuk area Jawa Timur dan lebih dari 490 mitra akomodasi, baik hotel maupun non-hotel, yang ada di Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang," terangnya. 

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief AS Siddiq menyatakan, perkembangan pariwisata di area Kota Batu begitu pesat. Angka kunjungan wisata di Kota Batu berada pada tingkat yang mengesankan, yakni 6,3 juta pengunjung hingga September 2023.

"Kondisi ini akan terus bertumbuh hingga akhir tahun. Tentunya, pariwisata di Kota Batu memiliki potensi untuk bisa berkembang lebih jauh lagi mengingat memiliki banyak daya tarik wisata khususnya wisata alam," ujarnya. 

Kesempatan kolaborasi seperti ini diharapkan Arief dapat mendukung para pelaku usaha wisata menumbuhkembangkan kualitas usahanya. Dengan begitu, akan terlihat dampak positif terhadap kemajuan bisnis dan industri pariwisata di Kota Batu.

Arief juga mengatakan, langkah mengembangkan pariwisata di Kota Batu perlu kolaborasi para pihak yang lebih intens, khususnya dalam hal mendorong pariwisata yang terintegrasi dan berkelanjutan. Saat ini, Kota Batu memiliki 828 pengelola akomodasi baik dari pihak hotel, homestay, villa, dan bentuk akomodasi lainnya. 

"Dengan banyaknya  ragam wisata yang tersebar di seluruh Kota Batu, bersama dengan tiket.com kami berharap agar wisata Kota Batu dapat dikenal masyarakat secara lebih luas dan kebutuhan wisatawan untuk menginap kian terjangkau,” katanya. (Benni Indo)

Sumber: SuryaMalang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved