Kamis, 9 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Imbas Sound Horeg Membawa Petaka, Polisi Panggil Perangkat Desa yang Nekat Melanggar

Polres Malang telah mengeluarkan keputusan tidak lagi memberikan izin terkait parade sound horeg di Kabupaten Malang

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: rahadian bagus priambodo
Lu'lu'ul Isnainiyah
ILUSTRASI - Pawai sound system di Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Polres Malang telah mengeluarkan keputusan tidak lagi memberikan izin terkait parade sound horeg di Kabupaten Malang. Pasalnya, sound horeg cukup meresahkan masyarakat hingga menimbulkan dampak negatif. 

Beberapa dampak yang ditimbulkan dari adanya sound horeg di antaranya seperti kasus kecelakaan yang terjadi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Minggu (24/9/2023) lalu. 

Di mana, satu orang meninggal dunia dan enam orang luka-luka akibat ditabrak oleh mobil rombongan dari peserta karnaval. 

Selain itu, kasus pengerusakan pagar pembatas jembatan di Desa Kasri, Kecamatan Bululawang akibat sound horeg yang tidak bisa melintas. Sehingga panitia terpaksa membongkarnya.

Imbas dari banyaknya dampak negatif, Polres Malang kini menindaktegas dengan memanggil sejumlah desa yang masih nekat menggelar sound horeg. 

"Apabila dalam pelaksanaan cek sound ada pelanggaran yang dilanggar, maka kami tindak tegas sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan," ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Riski Saputro. 

Wahyu menyebutkan, ada beberapa desa yang sudah dimintai keterangan terkait penyelenggaraan karnaval dengan sound horeg.

"Di antaranya di Pakis dan di Pagak. Kemudian kami juga mintai keterangan wilayah akan menyelenggarakan cek sound," terangnya. 

Terhadap kasus sound horeg yang banyak menimbulkan dampak negatif, pihak kepolisian akan serius untuj menanganinya. 

Sementara itu, terkait dengan pengerusakan jembatan di Desa Kasri, Kecamatan Bululawang, setelah penyidik memeriksa 23 saksi, kini masih dalam proses penyelidikan. 

"Masih dalam tahap penyelidikan. Intinya karena cek sound banyak sekali, makan kami akan serius untuk menanganinya," tegasnya.(isn)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved