Berita Malang Hari Ini
VIDEO - Cerita Bisnis, Cinta dan Karir Founder RSU Wajak Husada, Malang
Founder RSU Wajak Husada yang juga sebagai Caleg DPRD Provinsi, Puguh Wiji Pamungkas membagikan kiat suksesnya dalam mengembangkan bisnis.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM, BATU - Founder RSU Wajak Husada yang juga sebagai Caleg DPRD Provinsi Jatim, Puguh Wiji Pamungkas, membagikan kiat suksesnya dalam mengembangkan bisnis di bidang kesehatan.
Saat ini memiliki 1 rumah sakit, 5 klinik dan 5 apotek, Puguh mengaku hal itu ia raih dalam kurun waktu 13 tahun berkat dukungan dari sang istri yang merupakan 'moodboster'nya.
Setelah berhasil meraih kesuksesan di dalam bisnisnya, Puguh yang merupakan dokter hewan itu kini merambah ke bidang politik dengan mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Provinsi. Sebelumnya di tahun 2014 lalu ia pernah mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Kabupaten Malang namun gagal.
Berikut wawancara eksklusif Suryamalang.com bersama Puguh Wiji Pamungkas :
Awal mula memiliki bisnis di bidang kesehatan?
Saya mengawali bisnis di industri kesehatan itu sudah sejak 2011 selesai dari kuliah Kedokteran hewan di Univ Udayana Bali. Saya pulang kampung ke Wajak Kabupaten Malang, setelah itu kami memutuskan bersama istri membuka toko obat. Toko obat berjalan dan menjadi apotek, kemudian 2015 kami membuat klinik rawat inap dan akhirnya ditahun 2020 klinik rawat inap kami berganti status menjadi RSU Wajak Husada..
Kenapa tidak membangun klinik hewan sebagai disiplin ilmunya ?
Kebetulan istri saya dokter umum, direntang waktu satu tahun setelah saya balik ke Wajak usai kuliah tahun 2011 saya mengamati industri kesehatan ini luar biasa perkembangannya, berbeda dengan industri lainnya. Bahkan kalau melihat hasil banyak survei, industri kesehatan ini paling stabil dibanding industri lainnya di berbagai cuaca dan menjanjikan juga. Saya melihat peluang itu dan bertemu dengan kawan yang memiliki apotek padahal sarjana teknik, dari situ saya terinspirasi dan belajar ke dia cukup lama. akhirnya 2011 pertengahan saya buka toko obat di Wajak.
Saya punya internal resosis, saya ini alumni kedokteran hewan tapi selama kuliah saya juga belajar tentang medis karena ilmunya sama, istri saya juga dokter umum, akhirnya saya berpikir bagaimana cara membuat ekosistem di keluarga yang kami juga tidak banyak aktivitas diluar bisa menghasilkan penghasilan yang luar biasa.
Apa keunggulan RSU Wajak Husada?
Rumah Sakit Wajak Husada saat ini baru memiliki 78 tempat tidur, sekitar 25-30 dokter spesialis dan beberapa layanan ICU, NICU, HCU, operasi katarak 5-10 selesai dan punya protesis atau alat gerak untuk membuat jari palsu. Mungkin di Malang hanya kami yang melayani itu. Selain itu sejak istri saya praktek di apotek saya hingga klinik rawat inap dan Rumah Sakit, saya lihat antusias masyarakat terhadap layanan kami, waktu itu kami membuka apotek hingga rumah sakit itu kami membawa value atau nilai unggul yang beda dari lainnya. Ketika istri saya mulai praktek di apotek itu di Wajak ada 4 dokter umum yang eksis, istri saya orang kelima, kemudian kami coba data apa yang jadi nilai unggul keempat dokter umum lainnya, ini kami amati dan analis dan itu yang kami ambil, salah satunya soal keramahan.
Ilmu kedokteran itu semuanya sama yang membedakan itu pelayanan tenaga medisnya. Pelayanan yang baik itu adalah segalanya. Apalagi seiring berjalannya teknologi masyarakat bisa mengakses layanan dengan cepat. Sekarang itu semua pegang HP, sebelum menentukan apapun pasti lihat review atau ulasan, makanya kalau kami memberikan servis Yang baik pada mereka nanti dampaknya akan baik juga sehingga ada yang namanya loyal customer. Tidak hanya membeli sekali tapi bisa kembali dan menyampaikan ke yang lain tanpa kita bayar.
Apa dampak berkembangnya RSU Wajak bagi masyarakat?
Zaman 10 tahun lalu saat mengawali itu di Wajak hanya ada 1 ATM, sekarang semua ATM banyak disana. Ekonomi di Wajak mulai tumbuh. Developer mulai banyak yang bermain di Wajak, ada beberapa spot perumahan. Saya itu ingin menjadikan Wajak tempat yang tidak dimarginalkan. Dulu awal saya buka toko obat saya telfon semua distributor obat, mereka bilang tidak ada kiriman atau jalur ke Wajak.
Soal Buku yang ditulis?
Buku pertama saya itu berisi kumpulan cerita bisnis saya. isi dari buku itu menceritakan soal cerita saya, hampir 13 tahun bisnis dan berkecimpung di bisnis coaching saya akhirnya menarik benang merah, jadi kalau orang itu mau di level sukses harus memadukan 3 hal, yaitu Bisnis, cinta dan karir. Jadi ternyata kalau kita mau berkarir dan bisnis kita sukses itu harus ada cinta di dalamnya, cinta yang dimaksud itu cinta pada pasangan sebagai support sistem.
Kalau ditanya yang mana dulu? ya beriringan, tidak bisa salah satunya karena untuk mengawali bisnis harus ada support sistem, Kalau belum memiliki pasangan berarti dari orangtua dan keluarga.
Apa yang membuat anda memutuskan untuk Nyaleg?
Orang masuk ke ranah politik itu ada 2 motif, pertama untuk mencari penghasilan dan legacy atau pengabdi. Faktanya memang tidak bisa dipungkiri sekarang ini kenapa bangsa kita yang sudah 72 tahun memiliki SDM dan SDA yang luar bisa tidak cuku bisa untuk mengantarkan Indonesia ke level yang diperhitungkan di Internasional, karena orang yang masuk ke politik karena faktor salary, karena ketika dia menjabat yang dipikirkan adalah soal salary.
Mengapa memilih nyaleg di tingkat DPRD Provinsi?
Jadi memang saya lahir di Malang besar di Malang dan sepanjang hidup di Malang sehingga melihat betul Malang dari masa ke masa. Isu stunting, kemiskinan, jalanan berlubang tidak ada habisnya dan saya berpikir bagaimana cara saya untuk mengurai permasalahan tersebut, karena saya punyanya rumah sakit saya membuat program menjawab masalah yang berhubungan dengan kesehatan.
Bicara Malang Raya tidak hanya Malang Kabupaten, harus keseluruhan, nilai jual sumber daya ini ya Malang Raya, Kota Malang dengan pendidikannya, Kabupaten Malang dengan wisata gunung sampai pantai, pertanian, dan Kota Batu dengan wisata dan pertanian itu kalau diramu jadi satu akan luar biasa.
Biasanya orang nyaleg itu umbar janji, apa janjinya?
Janji itu hanya memberi harapan, tapi kalau memberi itu akan melahirkan kepercayaan, dan memberi itu adalah pekerjaan pecinta sejati. Kalau legislatif itukan fungsinya terkotak di legislasi, budgeting dan pengawasan, jadi memang fungsi-fungsi itu akan kami optimalkan, dan kami akan berbuat lebih di masyarakat, selama 13 tahun yang sudah saya jalani dengan banyaknya kegiatan sosial di masyarakat itu akan ebij luar biasa ketika nanti saya ditakdirkan duduk di DPRD Provinsi. Saya tidak mau janji, saya ingin memberi.
Iklim dan peta politik Malang Raya seperti apa?
Malang itu pertaruhan identitas bangsa karena Malang pusat pendidikan. Lebih dari 300 ribu mahasiswa dan ada sekian banyak kampus di Malang yang tentu fungsi kampus sebagai penyalur gagasan di dalam hidup berbangsa dan bernegara ya sepanjang hayat akan dipertaruhkan dan Malang sebagai tempat yang representasi dari itu apa yang unik dari Malang?! Saya melihat belum optimal. Ini tentunya Gen Z dan Milenial perlu tampil ke permukaan dengan gagasan-gagasan baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Founder-RSU-Wajak-Husada-yang-juga-sebagai-Caleg-DPRD-Provinsi-Jatim-Puguh-Wiji-Pamungkas.jpg)