Rabu, 8 April 2026

Berita Magetan Hari Ini

Update Kebakaran Gunung Lawu, Titik Api Terlihat di Wilayah Magetan

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Gunung Lawu ternyata belum padam sepenuhnya. Titik api dilaporkan masih terlihat di sisi Kabupaten Magetan.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Febrianto Ramadani
Pantauan titik api Gunung Lawu di sisi Kabupaten Magetan, Rabu (17/10/2023). 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Gunung Lawu ternyata belum padam sepenuhnya. Titik api dilaporkan masih terlihat di sisi Kabupaten Magetan.

Asper BKPH Lawu Selatan Windu Prasitama mengatakan, titik api muncul pasca Posko Karhutla di Desa Ngiliran ditutup, Senin (16/10/2023). Penutupan dilakukan usai titik api dinyatakan nihil.

"Posko ditutup demi faktor efektivitas, mengingat kebakaran sebelumnya telah mereda."

"Status tanggap darurat diturunkan menjadi pemulihan. Namun kemarin sore muncul lagi titik api," ujar Windu kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (18/10/2023).

Menurutnya, lokasi yang terbakar terletak di Petak 73. Hanya saja lokasi tersebut sulit dijangkau oleh manusia, lantaran dikelilingi jurang dan tebing.

Diduga masih ada bara api yang kembali menyala akibat terkena hembusan angin kencang.

Baca juga: Mbok Yem Tidak Mau Turun Gunung Lawu, Minta Didoakan Supaya Diberi Kekuatan dan Keselamatan

"Selain itu angin bertiup sangat kencang dapat membahayakan petugas sendiri."

"Untuk dijangkau oleh petugas bila dilakukan pemadaman manual, sangat membahayakan petugas bila dipaksakan," terangnya.

"Untuk penyebabnya pasti muncul titik api baru tersebut, belum diketahui, kami masih terus melakukan penyelidikan," sambungnya.

Saat ini pihaknya bersama TNI, Polri, BPBD dan warga hanya bisa membuat ilaran atau sekat bakar, agar tidak menjalar ke hutan produksi maupun pemukiman warga.

"Kami terkendala medan yang sulit. Tebing terjal ditambah lagi angin bertiup dari barat sangat kencang."

"Kami hanya bisa menunggu di bawah sembari membuat ilaran," ucapnya.

"Yang terbakar berupa padang sabana rerumputan, semak kering hingga tanaman rimba campur."

"Untuk hutan pinus masih aman saat ini," pungkasnya.

Baca juga: Pengorbanan Mbok Yem Gak Mau Turun Gunung Lawu Meski Kebakaran, Kasihan Pada Kucing dan Hewan Lain

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved