Berita Malang Hari Ini

Kepala Madrasah Sebut Perkelahian yang Melibatkan 2 Siswanya Terjadi di Luar Sekolah

Kepala MI di Kecamatan Dau, Malang, menyebutkan peristiwa perkelahian yang melibatkan dua siswanya itu terjadi di luar sekolah

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: rahadian bagus priambodo
Lu'lu'ul Isnainiyah
Lokasi kejadian perkelahian di salah satu MI di Dau 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, yang enggan disebutkan namanya mengatakan peristiwa perkelahian yang melibatkan dua siswanya itu terjadi di luar sekolah.

Ketika dikonfirmasi, dia memaparkan bahwa peristiwa tersebut sudah tidak dalam kendali sekolah. Di mana, perkelahian ini terjadi di saat jam pulang sekolah.

"Kita itu di madrasah, sedangkan (perkelahian) terjadi di luar madrasah. Jadi kita tidak tahu dan sudah jam pulang. Sudah tidak di bawah kendali kita atau di bawah pemantauan kita karena karena sudah di luar lembaga," ujar ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Namun, Mukaromah membenarkan bahwa antara kedua siswanya sudah berselisih paham sebelumnya.

Mengenai kronologi perkelahian ini, bermula dari kedua siswa yang terlibat mslakukan kontak fisik dengan cara saling mendorong pada saat jam solat duhur. Akan tetapi, hal ini berhasil dilerai oleh salah seorang pengajar.

"Terus kita berpikir bahwasanya setelah dilerai ya sudah. Ternyata masih ada kelanjutannya. Dan kita nggak tahu. Tahu-tahu ada informasi dari bapak ibu wali murid yang ada di bawah, yang jemput anaknya," sambungnya.

Mukaromah melanjutkan, pada sat kejadian kondisi sekolah sudah sepi. Hanya menyisakan kurang dari sepuluh siswa yang berada di sekolah.

Kemudian, ketika menerima adanya informasi perkelahian, beserta pengajar lainnya langsung menghampiri tempat kejadian.

Namun, ia memastikan pada peristiwa ini tidak ada kejadian pengeroyokan. Hal ini berdasarkan pengakuan dari saksi yang mengetahui kejadian secara langsung.

Terkait langkah selanjutnya, pihak sekolah saat ini masih berusaha meredam sembari menunggu korban kembali pulih.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, RAP (10) siswa kelas 4 MI mengalami luka sayatan di bagian pipi sebelah kiri.

Diketahui, luka sayatan tersebut dilakukan oleh salah seorang siswa kelas 5 MI yang belajar di sekolah yang sama.

Mereka terlibat perkelahian di usai jam sekolah. Terduga pelaku menggunakan senjata tajam berupa cutter untuk melukai pelaku.

Akibatnya korban mengalami luka dan dibawa ke RS Universitas Muhammadiyah Malang untuk dilakukan perawatan medis.

Sementara, untuk motif dari kejadian ini masih dilakukan pendalaman oleh pihak kepolisian. Kasus ini telah dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang.(isn)

Sumber: SuryaMalang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved