Berita Lamongan Hari Ini

2 Ekor Sapi Terpanggang Gara-gara Api Pengusir Serangga dan Penghangat di Kandang

Dua ekor sapi terpanggang gara-gara pemiliknya membuat perapian untuk mengusir serangga di kandang sekaligus menghangatkan sapinya di Lamongan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yuli A
Hanif Manshuri
Dua ekor sapi terpanggang gara-gara pemiliknya membuat perapian untuk mengusir serangga di kandang sekaligus menghangatkan sapi di Dusun Tlatah Wetan Desa Barurejo Kecamatan Sambeng, Lamongan, Minggu (12/11/2023) pagi. 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Dua ekor sapi terpanggang gara-gara pemiliknya membuat perapian untuk mengusir serangga di kandang sekaligus menghangatkan sapi di Dusun Tlatah Wetan Desa Barurejo Kecamatan Sambeng, Lamongan, Minggu (12/11/2023) pagi.

Insiden kebakaran ke176 di Lamongan itu menimpa kandang sapi berukuran 10 X 10 meter milik Tawa Utomo (52).

Penyebab kebakaran bukan korsleting listrik tapi dari api penghangat ternak (bediang) yang nyalakan oleh korban mulai malam hari.

Api bediang itu yang membesar dan merambat hingga memakan kandang sapi yang separuh konstruksinya terbuat dari kayu.


"Betul, penyebab kebakaran dari api bediang yang merambat ke kandang," kata Kabid Damkar Lamongan, Siswanto kepada SURYA, Minggu (12/11/2023).


Beruntung api tidak sampai menjalar ke rumah terdekat. Padahal hembusan angin di wilayah Sambeng cukup kencang.


Insiden kebakaran berhasil dikuasai Damkar yang tiba di lokasi dengan 2 mobil tangki tembak dan 6 personil diantaranya, Korwil, Eko Budi, Khoirul Anam, Lutfhi, Hartono, Alfian dan Lutfi RA.


Dalam kejadian ini kerugian yang dialami korban mencapai sekitar Rp 50 juta. Yang dihitung dari 2 ekor sapi dan kandang yang ludes terbakar.


Siswanto mengimbau pada masyarakat, agar tetap waspada di musim kemarau ini. Jangan meninggalkan sampah yang dibakar, dan membiarkannya tanpa pantauan.


"Data yang ada menunjukkan, penyebab dari ratusan insiden  kebakaran  di Lamongan pada musim kemarau ini terbanyak dipicu oleh pembakaran sampah yang tak terpantau.


"Artinya setelah menyalakan api di tumpukan sampah tidak dijaga dan ditinggalkan begitu saja," ungkap Siswanto.


Kebakaran kandang ternak juga sering terjadi karena dipicu api bediang. Yang disebabkan korsleting listrik bisa dihitung dengan jari.


Tumpukan jerami kering di kandang untuk pakan sapi menjadi penyulut api cepat membesar. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved