Berita Batu Hari Ini
Hasil Sensus Pertanian Kota Batu Tahun 2023, Pertanian Kota Batu Didominasi Petani Gurem
Data BPS Kota Batu hingga 2023 sebanyak 13.218 petani berusia 19-39 tahun yang bergerak di usaha tani perorangan dan rumah tangga urban farming
Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM, BATU - Kota Batu selain dikenal dengan banyaknya tempat wisata baik buatan dan alam, juga unggul di bidang pertanian.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu hingga 2023 ada sebanyak 13.218 petani berusia 19-39 tahun yang bergerak di 140 usaha tani perorangan dan 135 rumah tangga urban farming. Pertanian yang dikembangkan, terutama oleh urban farming telah menerapkan teknologi digital dengan lahan yang terbatas.
Selanjutnya telah berkembang usaha pertanian perorangan mencapai 18.335 unit usaha. Tertinggi unit usaha pertanian hortikutura sebanyak 14.734 unit usaha, peternakan 5628 unit usaha dan tanaman pangan sebanyak 1393 unit usaha.
"Yang menarik pertanian Kota Batu didominasi petani gurem. Ada sebanyak 18.109 petani atau 89,109 persen memiliki lahan kurang dari 1,5 hektar atau kategori gurem. Petani gurem tertinggi di unit usaha kehutanan 93,70 persen, peternakan 93,54 persen dan hortikultura 87,35 persen," kata Kepala BPS Kota Batu, Thomas Wunang Tjahjo, Selasa (26/12/2023).
Sedangkan berdasarkan jenis usaha, 10 komoditas tertinggi di Kota Batu yakni sapi perah, jeruk keprok, wortel, cabe rawit, jagung manis, selada, bawang pre, bunga krisan, jeruk siam dan sayur sawi. Sebaran lahan pertanian terbesar berada di Kecamatan Bumiaji seluas 9.560 hektar dan Kecamatan Junrejo 3.566 hektar.
Sementara itu menanggapi hasil BPS terkait pertanian Kota Batu, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mengaku telah memberikan arahan kepada SKPD agar menjadi fokus dalam mempertimbangkan dan mempertajam potensi pertanian, terutama mendorong petani milenial untuk lebih terlibat dalam memajukan sektor pertanian.
"Melihat potensi keterlibatan petani milenial kami akan terus membangun komunikasi serta memberi perhatian dalam program fasilitasi pemerintah sehingga akan lebih memajukan pertanian Kota Batu. Terutama meningkatkan peran petani milenial dalam urban farming, memanfaatkan digitalisasi dengan lahan pertanian yang terbatas, dan menghasilkan pertanian yang berkualitas," ujar Aries Agung Paewai.
Selain itu ada 3 usaha pertanian yang diminati dan dilakukan petani di Kota Batu, yaitu usaha peternakan, jasa pertanian dan perikanan. Sementara usaha lainnya yang juga menjadi andalan yaitu tanaman pangan, perkebunan hortikultura dan kehutanan.(myu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Petani-Kota-Batu-melihat-ceriwis.jpg)