Berita Arema Hari Ini

Berita Arema Hari Ini Populer: Alasan Widodo Dipilih Jadi Pelatih, Curhat Terakhir Fernando Valente

Alasan Widodo dipilih jadi pelatih, curhat terakhir Fernando Valente, simak berita Arema hari ini populer.

|
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Eko Darmoko
Instagram @aremafcofficial
Widodo Cahyono Putro (kanan), Fernando Valente (kiri) berita Arema hari ini populer, alasan pelatih baru dipilih hingga curhat mantan pelatih 

SURYAMALANG.COM, - Simak berita Arema hari ini populer Sabtu (10/2/24) tentang alasan Widodo Cahyono Putro dipilih sebagai pelatih.

Sedangkan curhat terakhir Fernando Valente sebelum dipecat akan dibahas juga dalam berita Arema hari ini populer.

Sebagai tim yang kini berada di ujung tanduk, Arema FC tampak sangat bertekat agar tidak terdegradasi. 

Berikut berita Arema hari ini populer selengkapnya:

1. Alasan Widodo Dipilih Jadi Pelatih

Widodo Cahyono Putro (tengah), pelatih Arema FC yang baru di lanjutan Liga 1 2023.
Widodo Cahyono Putro (tengah), pelatih Arema FC yang baru di lanjutan Liga 1 2023. (Instagram/aremafcofficial)

Selepas memutus kontrak pelatih Fernando Valente, manajemen Arema FC bergerak cepat untuk merekrut pelatih anyar.

Manajemen tim beralias Singo Edan itu menunjuk Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih kepala baru untuk memimpin tim di sisa kompetisi Liga 1 2023.

"Di situasi seperti ini manajemen harus bergerak cepat, pilihan akhirnya jatuh pada Widodo Cahyono Putro yang akan memimpin tim," ungkap manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas dikutip SURYAMALANG.COM dari laman Arema FC, (9/2/2024).

Widodo C Putro dipilih sebagai pelatih kepala karena dinilai memiliki karakter kuat untuk menangani tim.

Terlebih saat ini Arema FC membutuhkan figur yang memiliki karakter untuk mengangkat prestasi tim demi bisa lepas dari zona degradasi.

"Alasannya yang pertama adalah karakter dan pengalaman, kami menilai coach Widodo adalah figur pelatih yang memiliki karakter serta pengalaman" ujar Wiebie Dwi Andriyas.

"Tentu tidak lain hal ini dilakukan sebagai upaya agar Arema FC bisa lepas dari zona degradasi," tambah Wiebie.

Figur pelatih lokal menjadi pilihan utama karena di rentang waktu yang tersisa Arema FC harus meminimalisir risiko, termasuk proses adaptasi.

Hal ini ikut diungkap oleh General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi.

"Artinya di waktu yang ada ini kami harus memiliki opsi-opsi strategis, pelatih lokal dipilih karena dari sisi adaptasi mungkin tidak butuh waktu lama, demikian juga dengan komunikasi dengan pemain, ini yang penting" ungkap Yusrinal.

"Karena harus kita akui, proses adaptasi kalau dengan pelatih asing itu tidak membutuhkan waktu yang singkat" lanjut Yusrinal.

"Pergantian ini juga didukung oleh pemain," tambah Yusrinal.

Arema FC saat ini berada di urutan ke-16 klasemen sementara Liga 1 2023 dengan mengemas  21 poin.

Terpaut 6 poin dari Persita Tangerang yang berada di urutan ke-15.

Laga terdekat Arema FC akan menghadapi RANS Nusantara FC pada 22 Februari 2024.

2. Curhat Terakhir Fernando Valente

Pelatih Fernando Valente memberikan instruksi kepada para pemain Arema FC saat latihan di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (26/1/2024).
Pelatih Fernando Valente memberikan instruksi kepada para pemain Arema FC saat latihan di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (26/1/2024). (SURYAMALANG.COM/Purwanto)

Sebelum akhirnya dipecat, mantan pelatih Arema FC Fernando Valente sempat mengurai sejumlah curhatan dan harapannya untuk Singo Edan.

Fernando Valente mengaku ingin tetap menargetkan keluar dari zona degradasi.

"Target kami keluar dari zona degradasi. Saya sudah bicara sejak awal kalau kami tidak membuat keajaiban, tapi yang bisa kami katakan setiap orang di tim ini harus meningkat." ucap Fernando Valente belum lama ini kepada SURYAMALANG.COM.

"Kami harus belajar dari kesalahan kami," imbuh Fernando Valente

Sayangnya di bawah tangan dingin pelatih asal Portugal itu, Arema FC masih belum berubah sejak pekan 9.

Fernando Valente hanya mampu menaikkan satu peringkat Arema FC dari urutan 17 ke urutan 16.

Bersama Fernando Valente dari 15 pertandingan yang telah dilakoni, Arema FC hanya mampu meraih 5 kemenangan, 7 kekalahan dan 3 kali hasil imbang.

Kondisi tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi yang diinginkan, sepeninggal pelatih lokal.

Dimana Fernando Valente pada saat itu diharapkan dapat memperbaiki performa Arema FC di kompetisi Liga 1 2023.

Atas situasi tersebut, Fernando Valente sendiri mengaku menyadarinya. 

"Kami tahu bahwa memenangkan pertandingan adalah membuat situasi kami berbeda. Kadang-kadang kami sudah menjalankan semua dengan baik, tapi hasilnya yang tidak baik," ujar Fernando Valente

Bagi Fernando Valente, setiap pertandingan ke depan adalah partai final.

Masih ada 10 pertandingan sisa di putaran kedua Liga 1 2023 bagi Arema FC.

Laga tersebut harus dimaksimalkan oleh Arema FC apabila ingin menjaga asa untuk tetap keluar dari zona degradasi.

Secara peringkat saat ini Arema FC masih tertinggal 5 poin dari Persita Tangerang yang berada setingkat di atasnya.

"Di momen ini setiap pertandingan adalah final. Kalau kami gak dapat poin sangat menyulitkan kami keluar dari zona degradasi," tandas Fernando Valente

Arema FC sendiri berambisi untuk tetap berada di kompetisi Liga 1 pada musim depan.

Meski saat ini masih terjerumus di zona degradasi Liga 1 2023, Singo Edan masih optimis untuk dapat keluar dari situasi tersebut.

Dedik Setiawan dkk sempat mengalami hasil minor saat menghadapi PSIS Semarang di pekan 24 Liga 1 2023.

Saat itu Arema FC dikandaskan dengan skor telak 1-4.

Ikuti saluran SURYA MALANG di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaMBHbB3rZZeMXOKyL1e

(Suryamalang.com|Rifky Edgar)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved