Berita Arema Hari Ini

Berita Arema Hari Ini Populer: Butuh Bantuan Pecinta Singo Edan, Agung Prasetyo jadi Pelatih Kiper

Satu yang menjadi sorotan berita Arema soal bantuan dari pecinta skuat Singo Edan demi selamat dari zona degradasi. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
Instagram
Berita Arema Hari Ini Populer: Butuh Bantuan Pecinta Singo Edan, Agung Prasetyo jadi Pelatih Kiper 

SURYAMALANG.COM, - Berikut berita Arema hari ini populer pada Selasa 13 Februari 2024 yang mengulas tentang pemain dan pelatih Singo Edan.  

Satu yang menjadi sorotan berita Arema soal bantuan dari pecinta skuat Singo Edan demi selamat dari zona degradasi

Selain itu, berita Arema hari ini juga membahas soal sosok Agung Prasetyo yang didapuk sebagai pelatih kiper Arema FC  yang baru. 

Simak liputan selengkapnya terkait berita Arema hari ini selengkapnya:

1. Butuh Bantuan Pecinta Singo Edan

Tugas berat dipikul pelatih anyar Arema FC, Widodo Cahyono Putro, dalam menyelamatkan tim dari zona degradasi.

Pada tabel klasemen sementara Liga 1 2023, Arema FC mendekam di peringkat 16 dengan raihan 21 poin.

Terkait posisi Singo Edan yang terpuruk, Widodo C Putro merasa tak bisa selamatkan Arema FC dari zona degradasi sendirian.

Agung Prasetyo (Kiri)  pelatih kiper baru Singo Edan saat mendampingi Widodo C Putro saat pertama kali memimpin tim Arema FC
Agung Prasetyo (Kiri) pelatih kiper baru Singo Edan saat mendampingi Widodo C Putro saat pertama kali memimpin tim Arema FC (SURYAMALANG.COM/Arema FC Official)

Oleh karena itu, Widodo C Putro butuh dukungan dari seluruh elemen yang mencintai Arema FC.

Widodo C Putro ditunjuk sebagai pelatih kepala Arema FC menggantikan Fernando Valente yang kontraknya diakhiri.

Tersisa 10 pertandingan di putaran kedua Liga 1 2023 yang menjadi kesempatannya untuk membawa Arema FC keluar dari zona merah.

Hingga Pekan 24 Liga 1 2023, Singo Edan baru meraih lima kali kemenangan, enam kali imbang, dan 13 kali kekalahan.

"Siapa Widodo? Kalau gak ada dukungan dari semua pemain, manajemen klub, dan semua yang mencintai Arema, saya gak ada artinya, bahkan termasuk media juga," kata Widodo dikutip SURYAMALANG.COM dari wearemania.net.

Widodo Cahyono Putro menegaskan, akan berusaha sebisa mungkin membantu Arema FC lepas dari zona degradasi.

Pelatih 53 tahun itu pun berharap semua yang mencintai Arema melakukan hal yang sama.

Pergantian pelatih kepala itu dilakukan manajemen Arema usai Fernando Valente gagal membawa Arema keluar dari zona degradasi hingga Pekan 24.

Bersama pelatih asal Portugal itu, Arema hanya mentok sampai peringkat 16.

"Karena Arema membutuhkan bantuan, ya saya bantu."

"Saya akan berusaha melakukan yang terbaik demi membawa Arema keluar dari zona merah."

"Tapi, saya memohon dukungan semua pihak," tandasnya.

2. Agung Prasetyo jadi Pelatih Kiper

TKW TULUNGAGUNG TERBAKAR - Esty sudah bekerja selama 12 tahun di Taiwan dengan status janda cerai. Dia punya dua anak perempuan, satu sudah kuliah, satunya masih SMA. Dia berasal dari Desa Jatimulyo Kecamatan Kauman, Tulungagung.
TKW TULUNGAGUNG TERBAKAR - Esty sudah bekerja selama 12 tahun di Taiwan dengan status janda cerai. Dia punya dua anak perempuan, satu sudah kuliah, satunya masih SMA. Dia berasal dari Desa Jatimulyo Kecamatan Kauman, Tulungagung. (ist)

- Jajaran mantan pemain Arema di era 90 an yang menjabat di staff kepelatihan Arema FC kini bertambah.

Manajemen Arema FC, resmi mendatangkan Agung Prasetyo sebagai pelatih kiper baru Singo Edan.

Agung Prasetyo sendiri bukanlah wajah asing bagi klub asal Malang itu.

Dia sempat membela Arema pada musim 1998-2001.

Saat itu, dia bermain dengan pemain Arema lainnya seperti Pacho Rubio hingga Charis Yulianto.

Dengan mendatangkan Agung Prasetyo, Manajemen Arema FC pun berharap lini pertahanan Arema FC semakin solid.

Sebab, Singo Edan menjadi tim kedua setelah Persikabo 1973 sebagai tim dengan jumlah kebobolan terbanyak di Liga 1 hingga pekan 24.

"Kami rasa ini juga merupakan bagian dari evaluasi,"

"Untuk itu Arema FC merekrut Agung Prasetyo untuk posisi pelatih kiper,” ungkap manajer tim Arema FC, Wiebie Dwi Andreas.

Wiebie berharap, dengan pengalaman Agung sebagai pelatih kiper dan pernah menjadi bagian penting di tim Arema dapat memotivasi para pemain.

“Harapannya seperti itu, apalagi Agung punya pengalaman di sini saat menjadi kiper selama tiga musim,"

"Itu mungkin yang bisa diterapkan kepada pemain,” ujarnya.

Sementara itu, Agung Prasetyo pun merasa bangga bisa kembali ke Arema setelah 20 tahun lamanya.

Dia pun menargetkan untuk membantu Singo Edan keluar dari zona degradasi pada musim kompetisi tahun ini.

"Merupakan suatu kebanggaan saya bisa kembali ke sini (Arema),"

"Saya berterimakasih kepada manajemen klub, dan Coach Widodo yang sudah memberikan kepercayaan, hingga saya bisa kembali ke sini," ucap Agung.

Nantinya, Agung Prasetyo akan berduet dengan Galih Firmansyah yang lebih dulu melatih Julian Schwarzer Garcia dkk di tim Arema FC.

Keduanya bakal berkolaborasi untuk menguatkan sektor penjaga gawang Arema FC yang dikenal cukup rapuh pada kompetisi Liga 1 musim ini.

"Kami akan bersama-sama, kerja bersama-sama, koordinasi bersama-sama,"

"Karena di sini gak ada sesuatu yang spesial," tandasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved