Berita Arema Hari Ini

Berita Arema Hari Ini Populer: Charles Lokolingoy Jadi Gol Getter, Perombakan Pemain Ala Widodo

Alasan Charles Lokolingoy cocok jadi gol getter, perombakan pemain ala Widodo simak berita Arema hari ini populer.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Instagram @aremafcofficial/Arema FC
Charles Lokolingoy (kiri) jadi cocok jadi gol getter, perombakan pemain ala Widodo (kanan), simak berita Arema hari ini populer 

SURYAMALANG.COM, - Simak berita Arema hari ini populer Senin (19/2/24) tentang Charles Lokolingoy yang akan jadi gol getter. 

Sedangkan perombakan pemain ala Widodo C Putro sebagai pelatih baru Arema FC akan dibahas juga dalam berita Arema hari ini populer.

Selain itu, Widodo C Putro juga melakukan banyak strategi untuk meningkatkan performa tim Arema FC

Berikut berita Arema hari ini populer selengkapnya:

1. Charles Lokolingoy Jadi Gol Getter

Charles Lokolingoy
Charles Lokolingoy (Arema FC)

Pelatih Arema FC, Widodo Cahyono Putro mulai mengotak-atik tim Singo Edan.

Bisa jadi mantan pelatih Deltras Sidoarjo itu menggeser posisi sejumlah pemain.

Untuk mempertajam lini depan, Widodo memproyeksikan Charles Lokolingoy sebagai gol getter di lini depan.

Widodo sudah mencoba pemain blasteran Kongo-Australia itu dalam beberapa latihan tim Arema FC.

Saat datang ke Arema FC pada awal musim ini, Charles Lokolingoy lebih banyak dipasang sebagai winger.

Kemampuan penetrasi dan kecepatan lari pemain 27 tahun itu kerap menimbulkan ancaman terhadap tim lawan.

Saat bermain di Liga Malta, Charles Lokolingoy banyak beroperasi sebagai striker murni maupun winger.

Kecepatan lari merupakan senjata andalan dari pemain bernomor punggung 11 itu.

Widodo ingin memanfaatkan Charles Lokolingoy menjadi penyerang murni.

"Saya memang belum 100 persen mengetahui kemampuan Lokolingoy. Tapi dengan postur tinggi, kekuatan, kecepatan lari, shooting, dan headingnya, saya berharap dia bisa striker yang bisa memecah kebuntuan," ucap Widodo kepada SURYAMALANG.COM, Senin (19/2).

2. Perombakan Pemain Ala Widodo

Pelatih Arema FC Widodo C Putro
Pelatih Arema FC Widodo C Putro (SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar H)

Pelatih asal Cilacap itu memang dituntut untuk mempertajam lini depan dan memperkokoh barisan belakang Singo Edan.

Sampai pekan 24 Liga 1 2023/2024, Singo Edan hanya mampu mencetak 26 gol dan kebobolan 44 kali.

Dengan selisih gol minus 18 membuat Arema FC bertengger di 16 dengan 21 poin dari 24 pertandingan.

Itu sebabnya, Widodo ingin mengoptimalkan peran striker di tim Arema FC.

Widodo ingin mempertajam lini depan Arema FC dengan memanfaatkan stok striker milik Singo Edan.

Selain Charles Lokolingoy, Arema FC masih memiliki Dedik Setiawan, Gilbert Alvarez, dan Ginanjar Wahyu di lini depan.

"Saya hanya melatih dan menempatkan posisi pemain. Tapi kami harus melihat kesempatan. Biasanya kami akan menempatkan pemain sesuai dengan taktikal," ujar Widodo.

Mantan striker Timnas Indonesia ini akan merotasi sejumlah posisi pemain.

Widodo ingin mengoptimalkan para pemain Singo Edan di posisi yang masih lemah. Misalnya, Arkhan Fikri sedikit maju ke depan sebagai gelandang serang.

Widodo berharap para pemain memahami rotasi di dalam tim ini.

Menurut Widodo, rotasi di dalam tim merupakan bagian dari taktikal di laga lanjutan Liga 1 musim ini.

"Bagi saya, tidak ada istilah tim inti. Makanya saya terus melakukan rotasi agar semua pemain memahami taktikal. Begitu dia masuk sebagai pengganti, dia sudah tau apa yang harus dikerjakan," tandas Widodo. 

3. Treatment untuk Membangkitkan Performa 

Pemain Arema FC saat menjalani latihan Gym di Universitas Brawijaya Sport Center pada Jumat (16/2/2024).
Pemain Arema FC saat menjalani latihan Gym di Universitas Brawijaya Sport Center pada Jumat (16/2/2024). (Arema FC)

Widodo menyiapkan beberapa treatment untuk membangkitkan lagi performa Arema FC yang sedang terpuruk di Liga 1 musim ini.

Di antaranya adalah memperbaiki chemistry di tim, baik chemistry antar pemain, antar pelatih sampai manajemen.

Widodo mencoba treatment tersebut sejak bergabung dan yakin Singo Edan masih memiliki harapan untuk lolos dari zona degradasi pada akhir musim ini.

"Saya bukanlah pelatih hebat. Saya hanya mencoba untuk membangun chemistry. Itu bukan hanya di tim. Chemistry pemain, pelatih, dan manajemen juga harus sejalan bersama," ucap Widodo. 

Widodo menyadari harus ada perlakuan berbeda pada tim yang baru saja dibesutnya.

Itu sebabnya Widodo minta para pemain selalu bekerja keras, baik saat latihan maupun pertandingan.

Kebersamaan juga menjadi kunci utama untuk saling memahami antar pemain Arema FC.

Menurut Widodo saling memahami ini bisa menumbuhkan asa untuk keluar dari zona degradasi.

"Tingkatkan kerja keras dan kebersamaan. Kebersamaan bukan hanya di pemain, pelatih, dan staf, tapi juga manajemen. Kalau perilakunya sama dengan kemarin dan tidak ada perbedaan, percuma saya datang ke sini. Jadi, harus ada perlakuan yang berbeda," ungkap Widodo. 

Widodo menilai para pemain sudah cukup antusias selama menjalani latihan.

Perubahan ini bisa menjadi poin positif bagi Arema FC menjelang bertanding melawan Rans Nusantara FC di pekan 25.

"Semoga ini bisa menjadi pelecut untuk membangun chemistry, kebersamaan, dan sifat respek antar pemain," tandas Widodo.

Ikuti saluran SURYA MALANG di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaMBHbB3rZZeMXOKyL1e

(Suryamalang|Rifky Edgar)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved