Berita Arema Hari Ini

Pelatih Arema FC Widodo C Putro Dukung Penggunaan VAR di Liga 1, Bakal Diterapkan di Babak 4 Besar

Pelatih Arema FC Widodo C Putro Dukung Penggunaan VAR di Liga 1, Bakal Diterapkan di Babak 4 Besar

SURYAMALANG.COM/Rifky Edgar
Widodo Cahyono Putro, pelatih anyar Arema FC dalam lanjutan putaran kedua Liga 1 2023. 

SURYAMALANG.COM - Pelatih Arema FC, Widodo Cahyono Putro, mendukung penerapan Video Assistent Referee (VAR) di kompetisi Liga 1.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Widodo C Putro setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator Liga 1 2023 dan PSSI mengadakan uji coba penerapan VAR.

Penerapan VAR di kompetisi Liga 1 2023 saat ini sedang dalam proses.

Diperkirakan akan diterapkan pada pertengahan Mei 2024 atau di babak 4 besar.

"Untuk VAR memang harus diterapkan."

"Jadi nanti kalau sudah diterapkan tidak ada lagi keputusan apakah ini gol atau offside," ucapnya Widodo kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (25/2/2024).

Menurut Widodo C Putro, dengan tidak adanya VAR ini setiap keputusan wasit dapat dimanipulasi.

Oleh sebab itu, teknologi VAR diharapkan segera diterapkan di kompetisi Liga 1.

Apalagi uji coba penerapan VAR di Indonesia sudah diterapkan saat pelaksanaan Piala Dunia U-17 2023 kemarin.

"Keputusan yang diberikan banyak yang dimanipulasi."

"Tapi saya harap harus adalah untuk liga kita (VAR)," ujarnya.

Sementara itu, dikutip SURYAMALANG.COM dari Tribunnews.com, Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha menyatakan bahwa VAR sudah siap untuk diterapkan selama Liga 1 2023 seri championship yang berlangsung pada 4-26 Mei.

Ratu Tisha menjelaskan bahwa penerapan VAR saat ini masih memerlukan beberapa tahap lagi.

Termasuk tahap persetujuan dan penilaian akhir dari FIFA terhadap wasit dan asisten wasit VAR.

"Untuk bertugas, kita masih menunggu persetujuan terakhir dari FIFA, dan kemudian para wasit akan menjalani pertandingan uji coba."

"Rencananya, FIFA akan mengunjungi pada rentang waktu antara tanggal 1 hingga 8 Maret untuk mengevaluasi kesiapan batch 1 wasit terakhir ini," ucapnya.

Dalam uji coba tersebut, wasit dan asisten wasit melakukan simulasi operasi tayangan ulang yang digunakan sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan penting.

Termasuk keputusan mengenai validitas gol, penalti, pelanggaran yang berujung pada kartu kuning atau merah, serta kemungkinan kesalahan pengenalan oleh wasit utama atau asisten wasit.

"Hari ini, kita melihat demonstrasi peralatan yang digunakan, mulai dari simulator hingga semua peralatan yang diperlukan."

"Ini sama persis dengan yang digunakan dalam Piala Dunia U-17 tahun lalu (2023)," kata Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus.

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved