Berita Arema Hari Ini
Taktik Khusus Arema FC Lawan PSS Sleman , WCP Siasati Kondisi Minus Dua Pemain Pengatur Serangan
Pelatih Arema FC yang akrab disapa WCP mengatakan, kalau dirinya sudah menyiapkan taktik khusus di laga menghadapi PSS Sleman nanti.
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Arema FC dapat dipastikan tidak akan diperkuat dua pemain pengatur serangan saat berjumpa PSS Sleman pada Senin (15/4/2024).
Kedua pemain tersebut ialah Ariel Lucero yang mengalami cedera, dan Arkhan Fikri yang dipanggil Timnas U23 untuk Piala Asia.
Baca juga: Tidak Ada Nama Ariel Lucero Dalam List Pemain Arema FC untuk Hadapi PSS Sleman, Cedera ?
Tidak adanya dua motor serangan di tim Arema FC ternyata tidak menjadi sebuah alasan bagi pelatih Arema FC Widodo Cahyono Putro.
Pelatih yang akrab disapa WCP itu mengatakan, kalau dirinya sudah menyiapkan taktik khusus di laga menghadapi PSS Sleman nanti.
"Kami ada pemain yang disiapkan,"
"Kalau saya tidak tergantung pada satu dua pemain, semua pemain yang kami siapkan harus siap dengan taktikal kami," ucap WCP dalam sesi jumpa pers pada Minggu (14/4/2024).
Meski tidak menyebutkan nama, ada beberapa opsi bagi WCP untuk memasang pemain sebagai pengatur serangan di tim Arema FC.
Singo Edan masih memiliki M Rafli dan Samuel Balinsa yang bisa bermain sebagai gelandang serang.
Lalu ada Dendi Santoso, yang kini juga kerap kali dipasang di tengah, selain biasa di tempatkan sebagai Winger.
WCP pun berharap, siapapun pemain yang nantinya di pasangan di posisi gelandang tengah dapat memahami taktik yang telah dia berikan.
"Siapapun yang main di lini tengah, harus siap dengan taktikal kita," ujarnya.
Laga PSS Sleman Vs Arema FC akan berlangsung di Stadion Manahan Solo mulai pukul 15.00 WIB.
Laga lanjutan kompetisi Liga 1 pekan 31 ini sebelumnya ditunda, sebelum akhirnya PT LIB memutuskan bahwa pertandingan dimulai pada 15 April 2024.
Singo Edan pun bertekad untuk memetik poin penuh di laga kali ini untuk keluar dari zona degradasi.
Tiga poin menjadi harga mati bagi Dendi Santoso dkk jika ingin bertahan di kompetisi Liga 1 musim ini.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.