Perubahan Sikap Betrand Peto Menjauh dari Sarwendah, Takut Duduk Berdekatan, Ragu Pulang ke Jakarta

Perubahan sikap Betrand Peto menjauh dari Sarwendah setelah terlibat isu rumah tangga orang tua angkat, takut duduk berdekatan, ragu pulang ke Jakarta

|
Instagram @betrandpetoputraonsu/WartaKotaLive.com
Betrand Peto (kiri) menjauh dari Sarwendah (kanan) setelah terlibat isu rumah tangga orang tua angkat, takut duduk berdekatan, ragu pulang ke Jakarta 

SURYAMALANG.COM, - Perubahan sikap Betrand Peto menjauh dari Sarwendah diungkap oleh ibu angkatnya baru-baru ini. 

Betrand Peto yang seorang penyanyi itu diterpa isu miring setelah rumah tangga orang tua angkatnya, Ruben Onsu dan Sarwendah retak. 

Bahkan Betrand Peto sampai takut duduk berdekatan dengan Sarwendah sampai ragu hendak pulang ke Jakarta. 

Semua itu tidak lepas dari gosip miring dan tuduhan jika Sarwendah dan Betrand Peto punya hubungan lebih dari sekedar ibu dan anak. 

Rumor pun semakin kencang setelah rumah tangga Sarwendah dan Ruben Onsu renggang hingga Betrand Peto dituduh sebagai pengganti ayah angkatnya. 

Semua itu membuat Sarwendah meradang hingga nyaris mempolisikan seorang haters. 

Ternyata dari semua yang terjadi, Sarwendah kini merasakan perubahan sikap pada diri Betrand Peto.

“Awkward (canggung) takut deket ada, sekarang pun takut, duduk deket takut sekarang (duduk di samping) dia pergi,” cerita Sarwendah saat jadi bintang tamu di acara Rumpi No Secret episode Senin (3/6/2024). 

Selain suasana yang menjadi canggung, Sarwendah juga melihat Betrand Peto tidak seperti dulu lagi. 

Betrand Peto yang semula ceria dan penyayang berubah menjadi pemurung.

Sarwendah mengakui, fitnah di sosial media sangat berdampak besar bagi kehangatan keluarga mereka.

Seringkali Betrand Peto takut jalan berdampingan bahkan tak berani menggandeng tangan Sarwendah yang selama ini dianggap sebagai ibunya.

“Murung pasti, perubahan sikap iya. Kita kalau jalan kadang-kadang di belakang set (gandeng) eh (Onyo) takut nggak jadi (gandeng tangan Sarwendah),” cerita Sarwendah.

Ketika isu tersebut sedang heboh diperbincangkan, Betrand Peto sempat memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Sarwendah pun terbata-bata menceritakan bagaimana putra sulungnya itu takut untuk kembali ke Jakarta.

“Kemaren itu dia sempet balik (NTT), kemarin itu sempet dia ‘gimana ya apa aku di sini aja apa aku harus balik’,” cerita Sarwendah mengutip obrolannya dengan Betrand Peto.

Sarwendah pun tak bisa memaksakan kehendak dan memberi kebebasan agar Betrand Peto menentukan pilihannya sendiri.

“Sedih pasti tapi gimana pun kan Onyo dia punya orang tuanya jadi bagaimanapun terserah dia, Onyo nyamannya dimana, aku maunya nyamannya dia dimana,” ujar Sarwendah.

Lebih lanjut, Sarwendah pun mengungkap alasan dulu diam ketika gosip miring tentang hubungannya dengan Betrand Peto mencuat.

"Karena pertama, kukira diam itu emas kayak kata orang, ternyata enggak ya, yang ada malah dicaci, katanya diam seperti mengiyakan," kata Sarwendah

"Benar-benar enggak ada hubungan apa-apa ya, Betrand ya itu anak aku," lanjut Sarwendah memastikan. 

Istri Ruben Onsu ini mengaku heran diterpa isu tersebut hanya karena gestur tubuh Betrand Peto kepadanya.

Padahal menurut Sarwendah, anak angkatnya itu memang memiliki bahasa cinta atau love languange berupa sentuhan fisik bukan bermaksud lainnya.

"Tapi kan ada, budaya di tempat Onyo beda love languagenya, ke tetangga aja ketemu peluk cipika-cipiki, kalau memang adat masa ke Jakarta dia harus berubah?" ujar Sarwendah lagi.

Mantan personel Cherrybelle ini menyadari kebiasaan tersebut terbentuk dari lingkungan tempat tinggal Betrand Peto dulu yakni Manggarai, NTT. 

Bahkan Sarwendah sendiri yang sudah pernah datang di kampung halaman Betrand Peto sempat terkejut.  

Sarwendah kaget dengan kebiasaan orang setempat yang langsung memeluk tamu meski baru bertemu.

"Di tempat dia seperti itu dan mestinya orang-orang tahu. Ini opa aku, oma aku, maksudnya tetangganya juga dibilang gitu sama dia dan benar-benar kekeluargaan" kata Sarwendah

"Aku pertama ke situ juga baru ketemu orang-orang di sana langsung dipeluk. Itu kan adat ya, masa harus berubah," tandas Sarwendah lagi.

Sebagai ibu, Sarwendah pun khawatir kondisi ini berdampak buruk pada psikologis anak-anaknya.

Oleh sebab itu, istri Ruben Onsu mengaku sudah mengarahkan anak-anaknya agar berkonsultasi dengan psikolog.

Ternyata tak hanya Betrand Peto saja yang terlihat perubahan sikapnya, tetapi juga Thalia Onsu.

Sarwendah mengaku putri sulungnya, Thalia Putri Onsu, rutin melakukan konsultasi ke psikolog. 

Sebagai figur publik, Sarwendah sadar beragam pemberitaan negatif bisa berdampak pada keluarganya.

Termasuk ketika belum lama ini rumah tangganya dihantam rumor keretakan.

Sarwendah mengaku terpaksa melakukan klarifikasi dan mengambil sikap demi anak-anaknya.

Istri Ruben Onsu ini khawatir putrinya kelak kecewa jika melihat ibunya diam saja saat difitnah.

“Aku lebih baik defence aku gak tau dia udah baca atau belum,” kata Sarwendah masih di acara yang sama. 

Sebagai ibu, Sarwendah jelas memperhatikan mental anak-anaknya.

Jauh sebelum diterpa rumor tak mengenakan tentang keluarga, Sarwendah sudah mengarahkan putri sulungnya untuk melakukan konsultasi ke psikolog.

Konsultasi itu bermula sejak Sarwendah sadar Thalia kehilangan jati diri dengan lahirnya adik.

“Tapi dia itu kenapa ke psikolog karena dia anak satu-satunya tiba-tiba dia ada adiknya,” cerita Sarwendah.

Status Thalia yang semula anak tunggal memang drastis berubah sejak Thania lahir.

Apalagi di waktu yang berdekatan Thalia juga harus menerima hadirnya sosok Betrand Peto sebagai kakak angkatnya.

“Itu aku masih di Singapur (melahirkan Thania) tiba-tiba bertemu sama Onyo, dan hadir juga Thania,” cerita Sarwendah.

“Jadi jati diri dia tuh hilang ‘aku bukan jadi kakak, aku juga bukan jadi adik’, padahal tadinya satu-satunya, jadi jati diri dia sempat hilang" ungkap Sarwendah.

"Jadi diteranginlah sama psikolognya juga,” pungkas Sarwendah

Beruntungnya konsultasi dengan psikolog bisa berdampak baik pada kondisi Thalia.

Thalia kini tumbuh menjadi seorang kakak sekaligus adik yang bijaksana dan saling menyayangi.

(TribunLampung.co.id/TribunJatim.com)

Ikuti berita lainnya di News Google >> SURYAMALANG.COM

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved