Breaking News

Kecelakaan di Bromo

2 Orang Meninggal dari 22 Korban Kecelakaan Elf PT Sehati Surabaya karena Rem Blong di Gunung Bromo

Ada dua orang meninggal dunia dari 22 korban kecelakaan Elf yang ditumpangi karyawan PT Sehati Surabaya karena rem blong di jalur Gunung Bromo.

Editor: iksan fauzi
SURYAMALANG/Ahsan F
Elf yang mengalami kecelakaan di jalur Gunung Bromo, Sabtu (17/8/2024). Foto Kanan: korban kecelakaan dirawat di Puskesmas Sukapura. 

SURYAMALANG.COM, PROBOLINGGO - Ada dua orang meninggal dunia dari 22 korban kecelakaan Elf yang ditumpangi karyawan PT Sehati Surabaya karena rem blong di jalur Gunung Bromo.

Kecelakaan terjadi di jalur Bromo, Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Pada korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Sukapura.

Korban yang meninggal dunia, yakni sopir atau driver Elf bermuatan 19 wisatawan asal Kota Surabaya dan 1 orang pengendara sepeda motor.

Untuk saat ini, dari 22 korban tersebut, 20 orang sedang dirawat di Puskesmas Sukapura.

Rinciannya, 19 orang wisatawan dari rombongan karyawan PT Sehati Surabaya dan 1 pengendara sepeda motor.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama mengatakan, dari 19 wisatawan, delapan di antaranya masih perawatan medis di Puskesmas Sukapura setelah mengalami luka-luka di bagian tubuhnya saat kecelakaan.

Dari 8 orang itu, di antaranya Ahmad Nur Fadil (20) pengendara sepeda motor asal Kota Probolinggo dan 7 lainnya merupakan penumpang mobil Elf, yakni Sugianto (67) warga Desa Geger, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.

Lalu Moh Fidya Pratama (24) warga Kelurahan Banjar Sugihan, Kecamatan Tandes, Kita Surabaya, Rudi Hariadi (37) warga Kelurahan Wiyung, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya, Heri Sunandar (46) warga Desa Geger, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.

Kemudian, Afif Afianto (41) warga Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Kusnan (46) warga Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya dan Mujiarso (42) warga Kelurahan Wiyung, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya.

"Korban meninggal dunia di TKP itu driver Elf dan seorang perempuan yang dibonceng pengendara sepeda motor.

Sedangkan yang lainnya, 8 orang luka berat dan sisanya luka ringan atau lecet," kata Ipda Aditya, Sabtu (17/8/2024).

Sementara Kepala Puskesmas Sukapura, Muhamad Munir mengatakan, untuk 2 korban sudah dirujuk ke RSUD dr. Moh Saleh Kota Probolinggo, di antaranya Afif Afianto dan Kusnan.

"Sedangkan 4 orang lainnya juga akan dirujuk, tapi ke RSUD Tongas, yakni atas nama Muhammad Fidya, Rudi Hariadi, Sugianto dan Mujiarso," ujar Munir.

Diketahui, kecelakaan terjadi di jalur Bromo, pada Sabtu (17/8/2024) sekitar pukul 10.00 WIB tepatnya di Jalan Jatian, Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Dua kendaraan yang terlibat, salah satunya kendaraan bermuatan 19 wisatawan dari Kota Surabaya.

Informasi yang diperoleh, kecelakaan bermula saat kendaraan Elf nopol S 7034 NB dikemudikan Didik Susanto (44) warga Kecamatan Tambah Sari, Kota Surabaya.

Elf itu melaju dari arah atas hendak pulang ke Surabaya membawa 19 wisatawan.

Setiba di lokasi kejadian, diduga mengalami rem blong sehingga saat dari arah bawah muncul kendaraan sepeda motor beat nopol N 2412 RL dikendarai Fadil (20) yang membonceng Ainun Nabila (16) asal Kota Probolinggo. (Reporter Probolinggo: Ahsan Faradisi)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved