Kamis, 23 April 2026

Honda DBL with Kopi Good Day 2024

Ketika Anak Kembar dan Ayah Kompak Bertanding Bela Tim Basket Putra SMAN 7 di DBL Seri Malang

Si kembar Abhirama Putra Susetyo dan Adhigana Putra Susetyo merupakan pemain SMAN 7 Malang. Sementara Ayah mereka, Susetyo Adi menjadi Asisten Pelatih

SURYAMALANG.COM/DBL
Si kembar Abhirama Putra Susetyo dan Adhigana Putra Susetyo yang merupakan pemain SMAN 7 Malang bersama ayahnya Susetyo Adi yang merupakan asisten SMAN 7 Malang di ajang DBL 2024 seri Malang 

SURYAMALANG.COM , MALANG - Dari ayah ke anak, ungkapan itulah yang terjadi dalam tim basket putra SMAN 7 Malang saat mengikuti kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2024 East Java South.

Seorang ayah dan dua putranya yang kompak bersama dalam satu tim sempat menyita perhatian saat laga perdana SMAN 7 Malang menghadapi SMAN 1 Batu pada Kamis (5/9/2024).

Mereka ialah si kembar Abhirama Putra Susetyo dan Adhigana Putra Susetyo yang merupakan pemain SMAN 7 Malang.

Sementara Ayah mereka, Susetyo Adi menjadi Asisten Pelatih tim SMAN 7 Malang.

Pengalaman ini menjadi momen berharga bagi mereka.

Karena pada musim ini merupakan tahun pertama mereka berkompetisi di ajang DBL.

"Kami berdua sama-sama baru pertama kali ikut DBL di tahun ini,"

"Senang rasanya," kata Adhigana.

Adhigana mengungkapkan, bahwa kesenangannya terhadap olahraga basket ini berawal dari ketidaksengajaan.

Yakni ketika kelas tujuh SMP, dia berkeinginan untuk menurunkan berat badan dengan bermain basket.

Dari situlah, lama kelamaan minat untuk bermain basket muncul dan terus bertahan hingga sekarang.

"Waktu itu saya mau nurunin berat badan,"

"Beratnya pas SMP itu sudah 70-an kilo (kilogram),” ungkapnya.

Bersama saudaranya Abhirama, si kembar ini kemudian rutin untuk berlatih bola basket.

Hingga akhirnya jatuh hati kepada olahraga ini.

"Kami terus ikut klub, bareng-bareng terus,"

"Lumayan lah dari yang dulunya gak olahraga sama sekali, bisa kayak gini sekarang,” katanya.

Tak hanya itu, kecintaannya terhadap bola basket tak terlepas dari ayah mereka yang merupakan seorang asisten pelatih.

Si kembar juga kerap kali mendapatkan masukan dari ayah agar terus meningkatkan kemampuannya.

Peran penting dari ayah ternyata memberikan dampak yang cukup besar kepada si kembar.

“Kalau di rumah kadang kita dapet masukan dari ayah. Dikasih tahu harus bagaimana dan seperti apa,"

"Enak juga punya ayah yang juga ngikutin basket,” ujarnya.

Mengenai perbedaan keterampilan di antara mereka, Adhigana menjelaskan kalau dia dan saudaranya memiliki kemampuan masing-masing.

“Kami saling melengkapi,"

"Kalau dia (Abhirama) punya kelebihan ngedrive. Aku punya kelebihan di shooting,” tandasnya.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved