Berita Arema Hari Ini

Berita Arema Hari Ini Populer: Belum Bisa Jajal Stadion Soepriadi, Internal Games Bak Laga Sungguhan

Satu yang menjadi sorotan berita soal skuat Singo Edan masih belum bisa jajal Stadion Soepriadi Blitar meski sudah selesai direnovasi.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Instagram
Berita Arema Hari Ini Populer: Belum Bisa Jajal Stadion Soepriadi, Internal Games Bak Laga Sungguhan 

SURYAMALANG.COM - Berikut berita Arema hari ini populer MInggu 13 Oktober 2024 yang mengulas tentang pemain dan pelatih Singo Edan.  

Satu yang menjadi sorotan berita soal skuat Singo Edan masih belum bisa jajal Stadion Soepriadi Blitar meski sudah selesai direnovasi.

Selain itu, berita Arema hari ini juga membahas soal hasil games internal Singo Edan bak laga sungguhan dengan menghadirkan wasit. 

Simak liputan selengkapnya terkait berita Arema hari ini selengkapnya:

1. Belum Bisa Jajal Stadion Soepriadi

 Kendala Joel Cornelli belum bisa bawa Arema FC menjajal Stadion Soepriadi dengan laga uji coba terungkap. 

Pelatih Arema FC, Joel Cornelli mengaku sangat sulit menggelar laga uji coba sebelum anak asuhnya menjamu Malut United di Stadion Soepriadi Blitar. 

Selain untuk mengukur kekuatan, tentu saja tujuan Joel Cornelli melakukan laga uji coba untuk merasakan langsung rumput Stadion Soepriadi setelah direnovasi. 

Arema FC akan melawan Malut United di pekan 8 Liga 1 2024-2025 pada Sabtu (19/10/2024).

Kabarnya, proses pembenahan rumput yang dilakukan sepanjang September lalu sudah rampung.

Sebagai bentuk adaptasi ulang, Joel Cornelli ingin anak asuhnya mencoba rumput stadion tersebut.

Ekspresi Pelatih Arema FC Joel Cornelli ketika memberikan instruksi kepada para pemain saat menjalani latihan di lapangan ARG Soccer Field Lawang pada Senin (7/10/2024).
Ekspresi Pelatih Arema FC Joel Cornelli ketika memberikan instruksi kepada para pemain saat menjalani latihan di lapangan ARG Soccer Field Lawang pada Senin (7/10/2024). (SURYAMALANG.COM/Aremafcofficial)

Sayangnya, rencana itu masih belum bisa direalisasikan, meski ada jeda FIFA Matchday yang cukup ideal.

“Idenya memang demikian, kami ingin pergi ke sana, melihat bagaimana stadion yang baru, mencoba apakah bagus atau gak rumputnya, meskipun saya sudah melihat video-nya sangat bagus" kata Joel Cornelli melansir wearemania.net, Jumat (11/10/24).

"Kami ingin beradaptasi dengan lapangan,” lanjut Joel Cornelli.

Lebih lanjut, Joel Cornelli mengungkap, salah satu alasan kenapa rencana laga uji coba di Stadion Soepriadi itu belum terwujud. 

Menurut Joel, karena Arema FC masih mencari lawan tanding dan hingga kini lawan yang dicari belum ketemu.

“Laga uji coba itu masih belum terkonfirmasi kapannya, karena kami harus mencari lawan dulu, sangat sulit menemukan lawan beruji coba,” imbuh pelatih berusia 57 tahun itu.

“Mungkin kalau kita menemukan lawan tanding, maka kami akan menjalani uji coba di sana sebelum kompetisi dimulai lagi" lanjut Joel.

"Sejauh ini kami sudah mencoba mencari, tapi belum mendapatkan lawan” terang Joel Cornelli.

Jika lawan yang dicari tak kunjung ada, Joel Cornelli sudah menyiapkan solusi lain untuk mencoba taktikal.

Rencananya, pelatih asal Brasil itu akan menggelar internal game antar pemain Arema FC sendiri.

“Jika gak beruji coba di Blitar, mungkin kami akan bikin uji coba di sini, atau bisa juga berlatih di antara tim kami sendiri secara normal,” pungkas Joel Cornelli.

Sedangkan terkait jeda kompetisi Liga 1 yang cukup panjang, Joel Cornelli menganggapnya sebagai hal lumrah di dunia sepak bola.

Pelatih asal Brasil itu justru menganggap, jeda kompetisi ini bagus, terutama bagi pemain yang dipanggil untuk memperkuat negaranya.

"Soal jeda kompetisi di dunia sepak bola pasti sama," kata Joel kepada Suryamalang.com, Rabu (9/10/2024).

"Saya pikir itu sudah biasa," tambahnya.

"Malah itu bagus buat pemain untuk fokus ke timnas," lanjutnya.

Joel Cornelli menganggap, ada pertandingan internasional cukup menguntungkan bagi pemain.

Pemain jadi bisa fokus ke timnas, apabila dipanggil untuk membela negaranya bertanding.

Sementara bagi pemain yang tidak dipanggil ke timnas, bisa lebih fokus ke klubnya.

"Kalau tidak ada jeda, fokus pemain akan terbagi," ujar Joel Cornelli 

"Pemain akan terganggu antara fokus ke timnas atau fokus ke klub," ungkapnya.

Selama jeda kompetisi internasional ini, Joel Cornelli telah menggagas tiga program latihan untuk Arema FC.

Pada pekan kemarin, Dendi Santoso dan kawan-kawan digembleng dengan latihan fisik dan recovery setelah menjalani kompetisi.

Lalu pada pekan ini, fokus latihan diarahkan kepada materi taktikal dan strategi.

Kemudian pada pekan terakhir, materi latihan difokuskan untuk menghadapi Malut United, yang akan menjadi lawan Singo Edan di pekan 8 Liga 1 2024/2025.

"Fokus kami melakukan latihan teknik dan taktik untuk mempersiapkan diri menjalani laga selanjutnya," ungkap Joel Cornelli.

"Baru di pekan berikutnya fokus kami menyiapkan ke pertandingan selanjutnya menghadapi Malut United," tandasnya.

2. Internal Games Bak Laga Sungguhan

Skor akhir internal game Arema FC seri 3-3 dibuat mirip laga sesungguhnya dimana Joel Cornelli juga menghadirkan wasit beserta asisten. 

Internal game yang dibuat dalam bentuk laga uji coba itu terdiri dari tim Arema FC sendiri yakni Arema A Vs Arema B.  

Pertandingan uji coba tersebut digelar di Lapangan ARG, Singosari, Kabupaten Malang pada Jumat (11/10/2024) sore.

Pelatih Arema FC, Joel Cornelli mengaku sengaja membagi skuat Singo Edan menjadi dua kelompok. 

Komposisi pemain pun sengaja diacak olehnya tanpa melihat pemain inti maupun pelapis.

Pada babak pertama, tim Arema A yang menyerang ke gawang selatan sukses unggul 2-1 atas tim Arema B dengan skor 2-1.

Tim Arema B sebenarnya mencetak gol dulu lewat Dedik Setiawan di menit 14, sebelum Arema A balik unggul lewat dua gol Achmad Maulana di menit 18 dan Charles Lokolingoy di menit 31.

Tim Arema A di gawang selatan menambah keunggulan menjadi 3-1 usai Dalberto Luan Belo membuat gol di menit 51. 

Namun, Charles Lokolingoy yang ganti bermain untuk tim Arema B akhirnya membuat skor menjadi imbang 3-3 melalui dua golnya di menit 56 dan 62.

“Karena gak bisa menggelar laga uji coba, kami memutuskan untuk bikin sesi latihan yang lebih kuat dan lama, seperti laga yang sesungguhnya,” kata Joel melansir wearemania.net, Jumat (11/10/24).

Laga ini dipimpin oleh wasit dan dua asisten yang membuatnya seperti laga sesungguhnya.

Joel Cornelli juga sengaja menggelar laga itu dengan durasi 2×35 menit atau 70 menit, lebih lama daripada durasi latihan normal Arema yang hanya 60 menit.

“Itulah kenapa kami ingin internal game ini digelar di akhir pekan. Ini bagian dari cara kami bersiap untuk mengorganisir tim" katanya. 

"Jadi, pekan depan kami bisa lebih fokus untuk materi taktikal,” imbuh Joel Cornelli

Pelatih asal Brasil itu menilai sesi internal game ini sangat bagus dengan durasi waktu yang lebih pendek. 

“Ini hal yang sangat bagus, karena kami melakukannya seperti sedang dalam situasi pertandingan sesungguhnya" kata Joel Cornelli.

"Meskipun waktunya lebih pendek, 70 menit, tapi itu sangat bagus, karena lebih lama daripada sesi latihan normal.” lanjutnya. 

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved