Berita Arema Hari Ini

Stadion Soepriadi Tidak se-Angker Stadion Kanjuruhan, Arema FC Hanya Sekali Menang Hingga Pekan 10

Stadion Soepriadi Tidak se-Angker Stadion Kanjuruhan, Arema FC Hanya Sekali Menang Hingga Pekan 10

SURYAMALANG.COM/Rifky Edgar
Suasana Stadion Soepriadi, Kota Blitar, dalam laga Arema FC vs Persija Jakarta, 26 Oktober 2024. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Stadion Soepriadi, Kota Blitar, tampaknya belum memberikan magis kepada Arema FC untuk meraih hasil positif hingga pekan 10 Liga 1 2024/2025.

Dari empat pertandingan yang telah Arema FC jalani sejauh ini, Singo Edan hanya meraih satu kemenangan.

Sisanya berakhir dengan dua kekalahan dan sekali imbang.

Sejak Tragedi Stadion Kanjuruhan 2022, Arema FC sudah tiga kali berganti stadion sebagai homebase untuk mengarungi perjalanan di kompetisi Liga 1.

Dimulai dari Stadion PTIK Jakarta, Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali, hingga yang terakhir Stadion Soepriadi Kota Blitar.

Menjadikan stadion tim lain sebagai homebase, nampaknya tidak memberikan dampak yang cukup signifikan bagi Arema FC.

Terbukti dari performa mereka yang bisa dikatakan belum kembali 'edan'.

Seperti di Stadion Soepriadi yang sampai saat ini belum se-angker Stadion Kanjuruhan yang menjadi markas Arema FC.

Arema FC masih cukup kesulitan untuk mendulang kemenangan.

Padahal, siapapun lawannya dulu yang akan menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan akan selalu ketar-ketir.

Selain sulit untuk mengalahkan Arema FC di kandang, dukungan dari Aremania juga menjadi faktor yang mempengaruhi performa tim lawan.

Manajemen Arema FC pun berharap, Singo Edan dapat kembali berlaga di Stadion Kanjuruhan pada awal 2025 nanti.

"Prediksi saya memang di 2025 kami akan kembali ke Kanjuruhan."

"Kami ya ingin, bisa kembali lagi ke Malang dan bermain lagi di rumah kita sendiri," kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi kepada SURYAMALANG.COM.

Performa Arema FC justru berbanding terbalik saat bermain di kandang lawan.

Singo Edan tampil cukup menakutkan, dengan hanya menderita sekali kekalahan dari enam laga tandang hingga pekan 10 ini.

Arema FC tampaknya cukup leluasa ketika bertanding di kandang lawan, meskipun tidak mendapatkan dukungan langsung Aremania dari dalam stadion.

Kondisi yang cukup berbeda justru terjadi ketika bermain di hadapan ribuan Aremania.

Saat laga Arema FC vs Persija Jakarta, rekor penonton kandang Arema FC pecah di laga tersebut.

Ada lebih dari 2000-an Aremania yang datang untuk mendukung langsung Wiliam Marcilio dan kawan-kawan dari tribun Stadion Soepriadi.

Akan tetapi, Singo Edan justru dipermalukan Persija Jakarta dengan skor 1-2.

Saat itu, pelatih Arema FC Joel Cornelli langsung meminta maaf kepada Aremania karena gagal memberikan kemenangan.

"Saya senang sekali, cukup banyak Aremania yang datang."

"Saya terima kasih dan minta maaf, karena gagal mendapatkan kemenangan," kata Joel.

Masih ada dua pertandingan sisa yang akan dijalani oleh Arema FC di Stadion Soepriadi Blitar.

Dari enam pertandingan sesuai kesepakatan awal yang dijalin antara Arema FC dengan Pemerintah Kota Blitar.

Yakni menghadapi Persita Tangerang dan Persis Solo.

Menarik ditunggu, mampukah Arema FC meraih hasil positif di Blitar, atau justru kembali meraih hasil minor saat bermain di kandang?

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved