LIPSUS Wisata Libur Nataru di Malang

Sehari Cukup Bayar Rp 100.000, Pengunjung Bisa Kamping di Pantai Wonogoro, Kabupaten Malang

Pantai Wonogoro bisa menjadi destinasi wisata saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Pengunjung memotret keindahan Pantai Wonogoro di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pantai Wonogoro bisa menjadi destinasi wisata saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Wisata di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang ini juga menyediakan area camping ground yang bisa digunakan wisatawan untuk bermalam saat pergantian tahun nanti.

Mungkin nama Pantai Wonogoro masih asing di telinga para wisatawan yang bisa mengunjungi pantai selatan di Kabupaten Malang.

Meskipun masih terbilang baru, pantai ini menawarkan keindahan alam yang tidak kalah dengan pantai lain.

Wisatawan dari Kota Malang butuh waktu sekitar dua jam untuk menuju Pantai Wonogoro.

Tempat wisata ini berjarak sekitar dua 2 kilometer (KM) dari Jalan Lintas Selatan (JLS). Jalan menuju pantai yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Samudera Emas ini bisa diakses oleh mobil maupun angkutan umum seperti bus.

Harga tiket masuk ke Pantai Wonogoro sebesar Rp 10.000 per orang. Sedangkan untuk parkir motor sebesar Rp 5.000, dan parkir mobil sebesar Rp 10.000.

Ada beberapa fasilitas di tempat wisata ini, mulai dari spot foto, toilet, musala, warung, sampai area camping ground. Untuk camping, pengelola menyediakan sewa tenda seharga Rp 100.000 per hari.

"Kami mamiliki 30 tenda. Penyewa hanya perlu membayar biaya sewa, nanti kami yang pasangkan tendanya. Jadi, penyewa hanya tinggal menempati saja," kata Suliswanto, Ketua Bumdes Samudera Emas kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (15/12).

Sampai saat ini sudah ada enam penyewa yang reservasi tenda. Sulis yakin jumlah penyewa tenda akan meningkat sampai menjelang malam pergantian tahun nanti.

Jika tenda yang tersedia masih kurang, Sulis telah bekerja sama dengan pemilik tenda di Kota Malang. "Kalau tenda kami kurang, mereka siap kirim tendanya ke sini," ujarnya.

Pengunjung juga tidak perlu khawatir dengan persediaan makan selama berkunjung atau menginap di sekitar Pantai Wonogoro. Ada delapan warung yang menjual aneka makanan, minuman, maupun kebutuhan lainnya.

Sulis menyebutkan tidak ada event apapun di Pantai Wonogoro selama masa libur Nataru 2025. Sebab, Pantai Wonogoro baru saja terkena abrasi pada musim hujan ini. "Sekarang kami fokus pemulihan dulu pascabencana abrasi yang terjadi beberapa waktu lalu," terangnya.

Tidak ada event ini yang membuat Sulis tidak beharap banyak Pantai Wonogoro akan mendapat banyak kunjungan pada masa libur ini. Apalagi kondisi cuaca cuaca saat ini juga akan berpengaruh pada kunjungan wisatawan. "Kami prediksi sekitar 1.000 pengunjung selama libur Nataru," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved