Rabu, 22 April 2026

LIPSUS Wisata Libur Nataru di Malang

Sport Tourism Bisa Dongkrak Kunjungan Wisata di Kota Malang

Pelaku usaha bisa membuat acara tourism sport untuk menggaet wisatawan di Kota Malang.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
DOK./Pemkot Malang
Peserta gowes dalam Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) di Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pelaku usaha bisa membuat acara sport tourism untuk menggaet wisatawan di Kota Malang. Pelaku usaha bisa memanfaatkan sarana dan prasarana olahraga di Kota Malang.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi mengatakan menjelaskan sport tourism menjadi unggulan untuk mendorong perekonomian masyarakat. Menurutnya, Disporapar akan mendukung kegiatan sport tourism, baik skala lokal, nasional, maupun internasional.

"Baru saja ada Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) di Kota Malang. Semua pecinta sepeda lipat dari seluruh Indonesia datang ke Kota Malang. Bahkan ada juga peserta dari negara tetangga. Kalau ada acara seperti itu, hotel terisi, dan wisata kuliner juga jalan," kata Baihaqi kepada SURYAMALANG.COM pada 8 Desember lalu.

Kota Malang bersama Kota Batu dan Kabupaten Malang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025. Baihaqi menyebut sport tourism bisa mendongkrak dukungan Kota Malang sebagai tuan rumah Porprov.

Menurutnya, sport tourism tidak hanya mendatangkan wisatawan dari dalam negeri, tapi juga luar negeri. Baihaqi berharap banyak pihak yang bisa menggelar sport tourism pada 2025.

"Apalagi pada akhir tahun seperti ini, selain sprot tourism, tempat-tempat tujuan wisata juga pasti akan didatangi wisatawan. Kayutangan pasti akan ramai oleh pengunjung," tambahnya.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki mengatakan sport tourism bisa menggerakan geliat perekonomian perhotelan. Agoes mencontohkan Jamselinas yang telah memberikan dampak luar biasa pada sektor perhotelan dan restoran.

"Banyak kamar yang terisi karena Jamselinas. Sport tourism sangat bagus untuk mendukung denyut nadi pariwisata Kota Malang," kata Agoes.

Agoes menyebutkan sejumlah hotel telah membuat program untuk menyambut tamu pada akhir tahun ini. Pelaku bisnis hotel dan restoran selalu menantikan perayaan libur Natal dan Tahun Baru untuk mendulang keuntungan.

"Sekarang adalah bulan panennya pelaku usaha perhotelan. Untuk menyambut itu, banyak hotel yang sudah membuat program libur Nataru," tambahnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved