Arema FC Cari Pelatih

BERITA POPULER Arema FC: Kenalkan Pelatih Baru dan Presidium Aremania Respons Dualisme Arema

Berita populer Arema FC, Manajemen Arema FC menunjuk pelatih baru pengganti Joel Cornelli dan Presidium Aremania Ali Rifki merespons dualisme Arema.

SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA AREMA FC
GM Arema FC Yusrinal dan pemain Arema FC. BERITA POPULER Arema FC: Sosok Pelatih Baru Dikenalkan dan Presidium Aremania Respons Dualisme Arema 

BERITA POPULER Arema FC: Sosok Pelatih Baru Dikenalkan dan Presidium Aremania Respons Dualisme Arema

SURYAMALANG.COM, MALANG - Inilah dua berita populer Arema FC dalam tiga hari ini, yakni Manajemen Arema FC fix telah menunjuk sosok pelatih baru pengganti Joel Cornelli dan Presidium Aremania Ali Rifki merespons dualisme Arema.

Manajemen Arema FC akan memperkenalkan pelatih baru kepada publik, khususnya Aremania sebelum Liga 1 2024 2025 bergulir.

Meski masih merahasiakan sosok pelatih baru tersebut, sebelumnya beredar kabar asal kebangsaan pelatih yang akan direkrut Manajemen Arema FC.

Yakni, antara dari Brazil atau Portugal. Keduanya belum pernah melatih klub yang ada di Indonesia.

"Kami sudah melakukan gerak cepat," kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi pada Senin (30/12/2024).

"Target sebelum putaran kedua sudah kami perkenalkan," ucap Yusrinal.

"Semoga secara dokumen sudah selesai secepatnya,"

"Tinggal kami menunggu dia datang ke Indonesia," ungkapnya.

Baca juga: Arema FC Bidik Sejumlah Pemain Baru di Bursa Transfer Paruh Musim Liga 1 2024, Singo Edan Kian Solid

Bakal saling gugat

Menjelang Liga 1 2024 2025 putaran kedua, publik dikejutkan dengan somasi yang dilayangkan PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) selaku pemilik Arema FC ke tiga klub.

Somasi tersebut terkait penggunaan nama Arema di masing-masing klub. 

PT AABBI yang menaungi klub Arema FC mengklaim telah memegang lisensi sah nama Arema.

Keputusan itu telah terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM dengan nomor pendaftaran IDM00065610, tertanggal 20 September 2019, nomor pengumuman BRM1715A, tanggal 13 Maret 2017.

Tiga klub yang disomasi ada;aj Arema Indonesia bermain di Liga 4, Akademi Arema Ngunut yang juga sebagai anggota Asprov PSSI Jawa Timur. 

Baca juga: BREAKING NEWS - Arema FC Sudah Punya Pelatih Baru, Pengganti Joel Cornelli Segera Tiba di Malang

Serta Putra Arema sebagai SSB berafiliasi dengan PSSI Jatim. 

“Terkait somasi perihal penggunaan pencantuman nama Arema khususnya di bidang penamaan yang berhubungan dengan sepakbola, ini adalah bentuk corporate action. Khususnya dibidang legal.” kata Adi Ismanto, Direktur Legal PT AABBI. 

Perlu diketahui, PT AABBI jadi pemegang yang sah nama Arema sejak 2017. 

Karena itu, ada hak untuk melakukan somasi jika ada yang menggunakan nama Arema tanpa seizin PT AABBI. 

PT AABBI melayangkan somasi kedua tertanggal 24 Desember 2024 kepada Arema Indonesia. 

Karena tim yang bermain di Liga 4 itu belum memberikan respons atas somasi pertama tertanggal 12 Desember 2024. 

Baca juga: Komentar Ali Rifki Presidium Aremania Dualisme Memanas Lagi, Nasib Arema Indonesia: Nawak Tahan Diri

Begitu juga Asprov PSSI Jatim, juga mendapatkan somasi kedua. 

Sebagai bentuk penegasan agar tidak ada lagi anggotanya yang menggunakan nama Arema untuk berlaga di Liga 4. 

Saat ini, PT AABBI masih menunggu respons atas somasi kedua yang dilayangkan kepada Arema Indonesia dan Asprov PSSI Jatim. 

Karena hal itu akan menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil oleh legal action PT AABBI. 

“Nama Arema tentu harus diproteksi. Kami berupaya semaksimal mungkin menjaga image Arema sebagai tim profesional. Ini jadi sebuah kewajiban juga,"

"Jangan sampai banyak nama Arema tapi justru melekatkan image yang kurang bagus,” lanjut Adi Ismanto. 

Pemilik Arema Indoensia akan gugat balik

Baca juga: Dualisme Arema Kian Panas, Arema Indonesia Serang Balik Arema FC, Sama-sama Ngotot Pemilik Nama Sah

Sementara itu, Manajemen Arema Indonesia berencana menggugat balik PT AABBI.

Saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM, Manajemen Arema Indonesia melalui kuasa hukumnya, Erpin Yuliono membenarkan telah mendapatkan somasi tersebut.

"Kami di somasi benar. Tapi kami akan membalas somasi itu yang intinya akan jauh dari harapan mereka (PT AABBI)," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (28/12/2024).

Erpin menjelaskan Arema Indonesia akan siap membawa persoalan ini ke jalur hukum.

Yakni dengan membalas surat somasi tersebut hingga ke Pengadilan Niaga Surabaya.

Langkah hukum ini dipilih, setelah Arema Indonesia merasa, kalau PT Arema Indonesia sudah terdaftar di Kemenkumham sejak 2004 dengan NPWP PT Arema Indonesia.

Menurutnya, Arema Indonesia telah diakui oleh PSSI sejak 2012 silam.

Serta meraih banyak prestasi seperti menjadi juara Liga Indonesia musim 2009/2010 hingga masuk 16 besar Piala AFC.

"Jadi kalau ada orang atau pihak lain yang klaim gak boleh pakai nama Arema yang di merek-kan, tentu saja akan kami balas,"

"Tembusannya tentu saja ke Kemenkumham, PSSI, asprov Jatim dan pengadilan Niaga Surabaya,"

"Karena ini masalah merk, masalah hukum, dan bukan hanya sekedar berbicara soal bola,"

"Dan kami sampaikan, kalau Arema Indonesia sudah siap berlaga di jalur hukum," ujarnya.

Tak hanya itu, Manajemen Arema Indonesia juga menganggap kalau keputusan asprov Jatim yang mencoret nama Arema Indonesia menjadi xxxxx Indonesia di Liga 4 merupakan keputusan blunder.

Apalagi hanya berdasarkan keterangan dari PT AABBI mengenai lisensi nama Arema yang telah dikeluarkan oleh Kemenkumham sejak 2017 lalu.

Hal ini yang diseriusi juga oleh Manajemen Arema Indonesia untuk membawa kasus ini hingga sampai ranah hukum.

"Kalau sekarang atau hari ini ada orang ngomong Arema Indonesia gak boleh pakai nama Arema ya silahkan gugat Kemenkumham PT Arema Indonesia,"

"Kenapa juga di 2024 ini baru klaim,"

"Kalau merasa benar, jangan somasi receh, gugat saja Kemenkumham,"

"Karena kami ada yayasan Arema 2004, lalu kami perbarui 2010 dan 2012,"

"Kalau nama kami dicoret, ya masak kami diam, itu namanya mendem," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved