Berita Arema Hari Ini
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Cerita Penemu Bakat Jayus Hariono Dilepas, Kehebatan PSS Sleman
Cerita penemu bakat Jayus Hariono resmi dilepas, di balik kehebatan PSS Sleman kalahkan Persebaya, simak berita Arema FC hari ini populer.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
SURYAMALANG.COM, MALANG - Simak berita Arema FC hari ini populer Selasa 14 Januari 2025 tentang cerita dari penemu bakat Jayus Hariono.
Gelandang bertahan asli Malang itu kini dipinjamkan Arema FC ke PSS Sleman sampai akhir musim Liga 1 2024-2025.
PSS Sleman sendiri cukup hebat dalam memperbaiki kondisi tim demi putaran kedua dari merekrut pelatih baru dan pemain sampai sukses mengalahkan Persebaya.
Simak berita Arema FC hari ini selengkapnya:
1. Cerita Penemu Bakat Jayus Hariono Dilepas
Arema FC resmi meminjamkan Jayus Hariono ke PSS Sleman sejak diumumkan pada Minggu (12/1/25) lalu.
Sebagai gelandang bertahan, kemampuan Jayus Hariono pemain lokal asli Malang memang tidak perlu diragukan.
Bahkan di Liga 1 musim lalu Jayus Hariono hampir tidak pernah absen di setiap laga, namun musim ini nasibnya kurang begitu beruntung.
Penemu bakat Jayus Hariono pun mencoba ikhlas melepas pemain berusia 27 tahun tersebut.
Bergabung dengan sejak 1 Januari 2018, Jayus Hariono sebagai putra daerah sudah memberi tiga gelar Piala Presiden untuk Arema FC.
Atas kabar itu, sosok penemu bakat Jayus Hariono yakni asisten pelatih Arema FC, Kuncoro mencoba ikhlas menerima.
Baca juga: Sinyal Bahaya Update Klasemen Arema FC Merosot Tajam, Pekan 19 Singo Edan Wajib Taklukkan Borneo FC
Kuncoro adalah sosok yang membawa Jayus Hariono dari Persekam Metro FC pada Liga 1 2018.
Perlahan tapi pasti, selepas kepergian Hendro Siswanto, Jayus Hariono menjadi tulang punggung lini tengah Arema sejak Liga 1 2021-2022.
Selain PSS Sleman, Jayus Hariono juga diminati klub Liga 1 lain yakni Semen Padang.
“Sebenarnya sayang, tapi gak masalah kalau demi kebaikan dia" kata Kuncoro mengutip wearemania, Kamis (9/1/25)
"Biar dia muncul lagi, siapa tahu di luar Arema kan dia punya kesempatan bermain lebih besar,” imbuhnya.
Kuncoro membantah kepergian Jayus Hariono karena kualitas sang pemain yang menurun.
Menurut Kuncoro, musim ini Arema FC punya stok pemain tengah yang melimpah.
Alhasil sinar Jayus mulai meredup seiring kedatangan Pablo Oliveira di posisi gelandang bertahan.
Pemain asli Malang itu cuma bermain empat kali di Liga 1 2024-2025, tapi mampu menyumbangkan dua assist.
“Dia sebenarnya bagus, tapi stok gelandang kita banyak. Memang dia pemain alternatif, terbukti saat dimainkan dia berkontribusi,” tandas Kuncoro.
2. Kehebatan PSS Sleman Kalahkan Persebaya
Kehebatan PSS Sleman untuk bangkit dari papan bawah klasemen sementara Liga 1 2024-2025 patut diacungi jempol.
Menjelang putaran kedua Liga 1 2024-2025, PSS Sleman mengganti pelatih dan kini di bursa transfer paruh musim cukup aktif melepas dan merekrut pemain.
Selain Jayus Hariono, PSS Sleman juga merekrut Vico Duarte pemain asal Parana Cascavel, Brasil.
Lalu ada penyerang sayap asal Brasil lainnya, yakni Marcelo Cirino juga resmi berseragam Super Elja.
Selanjutnya ada Riko Simanjuntak pemain Persija Jakarta yang dilepas ke PSS Sleman dengan status pinjaman.
Tidak cuma merekrut pemain, PSS Sleman juga melepas dua pemain asing lain yakni Danilo Alves dan juga Moon Chang Jin, serta satu pemain lokal yakni Irkham Mila.
Baca juga: Ze Gomes Gagal Bawa Arema FC Hattrick Menang, Peringkat Klasemen Drop Aremania Kecewa
Jauh sebelum merombak pemain, manajemen PSS Sleman lebih dulu mengambil langkah tegas menunjuk Mazola Junior sebagai pelatih baru, menggantikan posisi Wagner Lopes.
Keputusan ini diambil dengan harapan mampu mengubah nasib tim berjuluk Super Elang Jawa yang terpuruk di awal musim Liga 1 putaran pertama.
Mazola Junior tanda tangan kontrak kerja dengan PSS Sleman pada 13 Oktober 2024.
Pada pekan ke-18 Liga 1 2024-2025, PSS menang atas Persebaya dengan skor 3-1 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (11/1/2024).
Tim besutan Mazola Junior itu mencetak gol lebih dulu pada menit keempat melalui Gustavo Tocantins.
PSS Sleman mampu mencetak dua gol lagi untuk menutup babak pertama dengan skor 3-0.
Dua gol itu dilesatkan leh Clberson Martins de Souza pada menit ke-17 dan Nicolao Dumitru pada menit ke-45+2.
Sementara Persebaya mencetak satu gol pada menit ke-59 lewat Bruno.
Sejatinya, Persebaya mencetak dua gol, namun dianulir oleh wasit Gedion Dapaherang setelah mengecek VAR.
Gol Bruno pada menit ke-23 dianulir karena Cleberson dilanggar oleh Flavio Silva.
Lalu gol Dejan Tumbas pada menit ke-49 dianulir karena Bruno Moreira yang memberi umpan dalam posisi offside.
Di pertandingan yang dimenangkan oleh PSS Sleman 3-1 itu Riko Simanjuntak sudah diboyong ke pinggir lapangan namun masih menjadi pemain cadangan.
Sementara dua amunisi anyar PSS, Vico Duarte dan Marcelo Cirino, langsung menunjukkan kiprahnya.
Vico dipercaya tampil sebagai starter, sementara Marcelo Cirino merasakan debutnya di babak kedua sebagai pemain pengganti.
Dilansir dari laman PSS Sleman, sentuhan perdana Coach Mazola Junior pada pertandingan awal tahun 2025 langsung memberikan dampak positif.
Strategi baru yang diterapkan Mazola Junior terlihat efektif, dengan serangan-serangan yang lebih terorganisir serta lini pertahanan yang solid.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi awal manis bagi sang pelatih, tetapi juga memberikan motivasi tinggi bagi skuat PSS untuk terus bersaing di papan tengah klasemen.
“Selamat buat para pemain atas kemenangan hari ini, perjuangan kalian sangat luar biasa" ucap Mazola di sesi jumpa pers usai pertandingan, Sabtu (11/1/2025) sore WIB.
"Persebaya mendapatkan kejutan hari ini melalui formasi permainan PSS" imbuhnya.
"Formasi yang kami bikin membuat Abduh-Dion bisa bermain begitu fleksibel, efektif dan bisa membantu serangan dengan baik,” lanjutnya.
Baca juga: Berita Arema FC Hari Ini Populer: Ze Gomes Belum Paham Kekuatan Pemain, Borneo FC dan Persib Menanti
Memasuki babak kedua, Coach Mazola Junior tidak langsung melakukan pergantian pemain.
Mazola menginstruksikan para pemainnya untuk bermain lebih bertahan merespon pergantian pemain dari tim lawan dengan formasi lebih menyerang.
“Di babak kedua Persebaya mencoba perbaiki pola serangannya ke lini belakang PSS" ujarnya.
"Saya memberikan instruksi para pemain untuk bermain lebih bertahan dan ketika mendapatkan kesempatan langsung melakukan serangan balik" imbuh Mazola.
"Demi menjaga stabilitas permainan, saya melakukan lima pergantian ketika masuk menit ke-60,” ujarnya memberikan keterangan.
Perolehan tiga poin di laga perdana putaran kedua diakui Mazola Junior sebagai kemenangan penting bagi Phil Ofusu-Ayeh dan kolega untuk membangun momentum positif dalam menghadapi dua pertandingan berikutnya di Januari 2025.
Kemenangan ini disebutnya memberikan suntikan motivasi besar bagi tim untuk terus tampil konsisten pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
“Kemenangan dari Persebaya sangat penting bagi langkah awal PSS di putaran kedua ini" jelas Mazola.
"Kemenangan ini bukti kami terus melakukan pembenahan serta ini menjadi persembahkan kepada suporter PSS" sambungnya.
"Kami pantas mendapatkan kemenangan hari ini dari klub besar di Indonesia,” sebut Mazola.
Atas kemenangan dari Persebaya, PSS Sleman kini berada di urutan 13 klasemen sementara Liga 1 2024-2025.
Dari 18 kali pertandingan, PSS Sleman menang 6 kali, seri 3 kali dan kalah 9 kali mengumpulkan total 18 poin.
3. Catatan Apik Jayus Hariono
Sedangkan Jayus Hariono di putaran pertama lalu menjadi pemain supersub.
Supersub adalah istilah untuk pemain cadangan yang memiliki dampak besar pada pertandingan ketika masuk sebagai pemain pengganti.
Dalam penampilannya yang ‘minimalis’, gelandang jangkar asli Malang itu mampu berkontribusi semaksimal mungkin bagi timnya.
Meski musim ini bukan milik Jayus Hariono seperti sebelumnya yang selalu jadi andalan utama di lini tengah, namun kontribusinya cukup besar.
Baca juga: Lawan Berat Arema FC di Depan Mata Borneo FC dan Persib Bandung, Nasib Ze Gomes Dipertaruhkan
Dua assist mampu dibuat pemilik jersey bernomor punggung 14 itu meski baru dimainkan untuk empat pertandingan.
Dalam waktu 151 menit di lapangan, Jayus Hariono bermain tiga kali sebagai starter, dan sisanya sebagai pengganti, tapi tetap berhasil membuat dua assist.
Aksi Supersub ditunjukkan Jayus Hariono saat Arema FC mengalahkan Persita Tangerang 3-0.
Bermain hanya lima menit di akhir babak kedua, eks Persekam Metro FC itu memberikan satu assist brilian.
Jayus Hariono masuk menggantikan Shulton Fajar di menit 85.
Tak butuh waktu lama, assist dikirimkan Jayus Hariono untuk gol ketiga Arema oleh Charles Lokolingoy di menit 90+5.
Catatan Statistik Berdasarkan Klub Jayus Hariono
Arema FC: 135 pertandingan, 4 gol, 6 umpan gol, 8.775 menit bermain
Prestasi Jayus Hariono di Arema FC
Juara Piala Presiden tahun 2019
Juara Piala Presiden tahun 2022
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp
berita Arema FC hari ini populer
berita Arema FC hari ini
berita Arema FC
berita Arema
Arema FC
Arema
Jayus Hariono
PSS Sleman
Persebaya
Liga 1 2024-2025
suryamalang
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Alasan Rekrut Agusti Ardiansyah, 2 Sosok Pengganti Achmad Maulana |
![]() |
---|
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Keterangan Dokter Cedera Achmad Maulana, Absen Hingga Akhir Musim |
![]() |
---|
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Bareng Persib Borong Penalti Terbanyak, Bomber Tandingan Dalberto |
![]() |
---|
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Kondisi Achmad Maulana Asa Bela Timnas Pupus, 3 Rekor di Kandang |
![]() |
---|
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Jumlah Penonton Turun Drastis Aremania Kenapa? Dalberto Top Skorer |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.