Berita Arema Hari Ini

Berita Arema FC Hari Ini Populer: Gagal Datangkan Pemain Senior, Sosok Brandon Scheunemann

Penyebab gagal datangkan pemain senior, sosok Brandon Scheunemann tutup bursa transfer paruh musim , berita Arema FC hari ini populer.

|
Instagram @aremafcofficial
Ze Gomes (kiri), Brandon Scheunemann (kanan) tutup bursa transfer paruh musim, penyebab gagal datangkan pemain senior, berita Arema FC hari ini populer. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Simak berita Arema FC hari ini populer Kamis 16 Januari 2025 tentang kesulitan manajemen gagal mendatangkan pemain senior

Alhasil, akhir bursa transfer Arema FC di paruh musim Liga 1 2024-2025 hanya ditutup oleh datangnya 2 pemain muda serta keluarnya Jayus Hariono yang dipinjamkan ke PSS Sleman. 

Sedangkan salah satu pemain muda rekrutan Arema FC ada Brandon Scheunemann sosok yang cukup menarik didatangkan dari PSIS Semarang. 

Simak berita Arema FC hari ini selengkapnya:

1. Gagal Datangkan Pemain Senior

Akhir bursa transfer Arema FC ditutup dengan perekrutan pemain muda Brandon Scheunemann dan Aswin.

Bursa transfer paruh musim Liga 1 2024-2025 telah berakhir pada hari ini Rabu 15 Januari 2025.

Praktis, Arema FC tidak akan belanja atau meminjamkan pemain lagi dan mengarungi putaran kedua Liga 1 2024-2025 tanpa banyak merombak tim.

Manajemen Arema FC pun akhirnya terang-terangan mengungkap kesulitannya merekrut pemain senior lokal yang lebih berpengalaman.

Dari persoalan buget hingga persaingan yang ketat membuat Arema FC menahan diri untuk merekrut pemain lokal senior.

Baca juga: JADWAL AREMA FC kontra BORNEO FC, Persib Bandung, Bali United, Persebaya, Klasemen Makin Mengenaskan

Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi menerangkan keinginan manajemen sebenarnya. 

"Ya memang sebenarnya kami menginginkan untuk mendatangkan pemain senior dan yang lebih berpengalaman" ungkapnya kepada suryamalang.com, Selasa (14/1/2025).

Namun kata Yusrinal hal tersebut tidak mudah.

"Tapi ini paruh musim, jadi untuk mendatangkan pemain dengan karakteristik seperti itu agak susah," imbuhnya.

Inal sapaan akrab Yusrinal mengakui, mendatangkan pemain matang dan berpengalaman pada paruh musim persaingannya ketat.

Butuh tantangan dan perjuangan terutama untuk pemain lokal.

Faktor lain yang menjadi pertimbangan manajemen untuk mendatangkan pemain senior lokal adalah soal buget atau harga.

Menurut Inal, harga pemain yang sudah matang ini cukup mahal.

Belum lagi, klub yang dibelanya belum tentu mau melepaskan pemain tersebut di paruh musim.

"Selain susah, harganya juga mahal. Klub lain juga belum tentu mau untuk melepaskannya," ungkap Inal. 

Namun dengan hadirnya dua pemain baru Brandon dan Aswin yang usianya masih cukup diharap dapat menjadi proyeksi untuk masa depan tim Arema FC.

"Kami melihat pemain muda ini sebenarnya untuk proyeksi di musim selanjutnya karena mereka potensi dan berkembang di sini (Arema FC)," ujar Inal. 

Selain itu, manajeme percaya, kalau komposisi pemain dan pelatih Arema FC musim ini lebih solid daripada tiga musim sebelumnya.

Terbukti dari prestasi Arema FC musim ini yang bisa menembus sampai posisi empat besar.

Berbeda dari tiga musim sebelumnya, yang harus terseok-seok ke Zona Degradasi di sepanjang musim.

"Saya percaya kalau tim di musim ini cukup solid. Tinggal nantinya harus menjaga konsistensi, agar dapat tetap bersaing di papan klasemen" ujar Inal.

"Syukur-syukur kami bisa masuk empat besar dan lebih baik lagi," tandasnya 

2. Sosok Brandon Scheunemann

2 Alasan Arema FC Rekrut Brandon Scheunemann, Ze Gomes Butuh Stok Stopper Choi Bo-kyung Rawan Cedera
2 Alasan Arema FC Rekrut Brandon Scheunemann, Ze Gomes Butuh Stok Stopper Choi Bo-kyung Rawan Cedera (Instagram @aremafcofficial/@brandon.scheunemann-@ricosyhptraa)

Brandon Scheunemann pemain baru Arema FC blesteran Jerman-Malang baru saja diperkenalkan pada Selasa (14/1/2025).

Pemain bernama lengkap Brandon Marsel Scheunemann itu adalah jebolan Timnas Indonesia U20. 

Brandon Scheunemann juga anak dari Timo Scheunemann pelatih berkebangsaan Jerman kelahiran Indonesia yang pernah meracik Persema Malang tahun 2010-2011.

Selain anak dari seorang pelatih sepak bola, Brandon Scheunemann juga dikenal karena sosoknya yang mencuri perhatian mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Perkenalan Brandon Scheunemann diumumkan melalui akun Instagram Arema FC pada Selasa (14/1/2025).

Pemain kelahiran Malang, 9 Maret 2005 itu diperkenalkan dua hari jelang penutupan bursa transfer pemain paruh musim Liga 1 2024-2025.

'Welcome Home Arek Malang' tulis akun @aremafcofficial

'Brandon Marsel Scheunemann resmi bergabung dengan klub tanah kelahirannya, Arema FC' terang akun Arema

Brandon Scheunemann merupakan bek tengah berusia 19 tahun sebelumnya bersama PSIS Semarang.

Di PSIS Semarang, Brandon menjalani debutnya untuk Liga 1 2022-2023 di bawah arahan pelatih Muhammad Ridwan.

Baca juga: Kondisi Wiliam Marcilio Pilar Arema FC Cedera, Absen 3 Pertandingan, Tampil Lawan Borneo FC?

Debut Brandon begitu manis ketika PSIS Semarang bisa menang tipis 1-0 atas Arema FC di Stadion Jatidiri, Sabtu (21/1/2023).

Ayah Brandon, Timo Scheunemann juga mantan pelatih Timnas Putri Indonesia.

Fisik Brandon lewat gen Eropa ditambah dengan keluarga yang beraroma kental sepak bola diyakini jadi modal bagus untuknya menjadi pemain profesional.

Nama Brandon Scheunemann untuk kali pertama tertulis di dalam daftar nama pemain Timnas Indonesia U20 pilihan Shin Tae-yong. 

Brandon Scheunemann masuk dalam 30 nama pemain Timnas Indonesia U20 pilihan Shin Tae-yong jelang persiapan Piala Asia U20 2023. 

Apalagi postur 186 cm Brandon sangat diminati oleh Shin Tae-yong.

Keluarga Brandon Scheunemann sudah tinggal di Indonesia sejak 1950-an.

Mereka tinggal di Malang dan sempat viral pada tahun 2019. 

Keluarga Scheunemann terkenal dengan kefasihan berbahasa Jawa kendati berdarah murni Jerman. 

Timo Scheunemann beserta saudara-saudaranya fasih menggunakan bahasa Jawa sebagai alat komunikasi sehari-hari.

Bahkan, keluarga Scheunemann menyekolahkan anak-anaknya di sekolah umum, tidak di sekolah internasional untuk membiasakan beradaptasi dengan masyarakat sekitar.

3. Alasan Rekrut Brandon Scheunemann

Brandon diketahui bisa bermain sebagai bek tengah, maupun sebagai gelandang bertahan.

Dengan datangnya pemain muda ini, manajemen Arema FC ingin memoles lagi lini pertahanan.

"Dua pemain belakang ini bisa menjadi pelapis di lini belakang" ucap General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi kepada Surya pada Selasa (14/1/2025).

"Usianya masih muda, dan mereka memang memiliki potensi yang bagus," lanjutnya. 

Baca juga: Berita Arema FC Hari Ini Populer: Usaha Ze Gomes Tebus Kekalahan, Evan Dimas Merapat ke Liga 3?

Kedatangan Brandon Scheunemann juga berdasarkan dari pantauan Tele Scouting Arema FC.

Diam-diam, Arema FC sudah memantau Brandon Scheunemann sejak masih berseragam PSIS Semarang.

Memiliki darah Malang, manajemen Arema FC merasa Brandon Scheunemann punya potensi besar di tim.

Brandon diharapkan dapat menjadi pilar utama sepeninggal pemain senior asli Malang yang ada di tim Arema FC.

"Usianya masih cukup muda 19 tahun, lalu aslinya dari Malang, dia punya potensi, jadi saya rasa bisa untuk proyeksi ke depan," ujar Yusrinal.

Tak tanggung-tanggung, manajemen Arema FC langsung mengkontrak Brandon Scheunemann dengan durasi dua tahun.

Kondisi seperti ini memang kerap dilakukan oleh manajemen Arema FC kepada pemain yang usianya masih muda.

Sebut saja Arkhan Fikri, saat awal masuk di Arema FC dikontrak lima tahun.

Lalu ada Achmad Maulana Syarif, yang kontraknya diperpanjang sampai dua musim lagi bersama Arema FC.

"Ya memang fokus kami adalah proyeksi ke depan, tentu saja pemain-pemain yang kami rekrut adalah pemain yang memiliki potensi untuk lebih baik ke depannya," ungkap Yusrinal.

"Semoga di sini mereka bisa lebih berkembang dan menunjukkan kualitasnya," tandasnya.

Seperti diketahui, saat ini sudah ada tiga pemain belakang Arema FC yang mengalami cedera.

Dua dari tiga pemain tersebut mengalami cedera berkepanjangan, yakni Daffa Fahish dan Syaeful Anwar.

Keduanya juga terlihat absen dalam sesi latihan tim Arema FC sejak beberapa pertandingan lalu.

Satu lagi pemain yang kerap kali mengalami cedera adalah Choi Bo-Kyung.

Meski beberapa kali tampil sebagai starter, pemain asal Korea Selatan itu juga sempat mengalami cedera.

Seperti pada latihan di Lapangan Universitas Brawijaya Malang pada Selasa (14/1/2025), pemain berusia 36 tahun ini harus menjalani latihan terpisah dengan rekan-rekannya.

Faktor usia, sepertinya menjadi faktor dari menurunnya kebugaran mantan pemain Suwon FC itu.

(Reporter suryamalang|Rifky Edgar)

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved