Banjir Bandang Bondowoso
UPDATE Banjir Bandang Bondowoso, Sawah Tertutup Lumpur, 37 Rumah Rusak dan 2 Sapi Terbawa Arus
Warga bergotong royong bersihkan lumpur yang banjir di dalam rumah. Aspal-aspal di jalanan mengelupas. Plengsengan jebol dan sawah tertutup lumpur
Laporan : Sinca Ari Pangistu
SURYAMALANG.COM, BONDOWOSO - Banjir bandang terjadi di Desa Walidono, Kecamatan Prajekan, dan Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, pada pukul 23.01 WIB, Senin (3/2/2025).
Banjir menyebabkan kerusakan sejumlah rumah warga.
Rumah rusak akibat banjir bandang di Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, mencapai 37 rumah.
Menurut Kepala Desa Wonoboyo, Tubaini, mengatakan, ada lima RT terdampak yakni RT 1,2,3,4,7,8, 10, dan 11.
Jumlah rumah terdampak rusak ada sekitar 37 rumah. Rinciannya 12 rumah rusak berat, dan 25 rumah rusak ringan
"Terparah di RT 10, karena muara banjirnya di situ," ungkap Tubaini pada TribunJatimTimur.com (Grup SURYAMALANG.COM) pada Selasa (4/2/2025).
Menurutnya, dari delapan RT itu ada total 96 kepala keluarga terdampak.
Kendati begitu, Tubaini memastikan tak ada korban jiwa dalam kejadian banjir bandang ini.
Namun ada 2 ternak sapi terbawa arus banjir.
"Kami butuh bantuan tenaga kerja, bantuan logistik. Dapur umum," ujarnya.
Pantauan di lapangan, air telah surut sejak pukul 05.00 WIB.
Kini, warga tengah bergotong royong membersihkan lumpur yang dibawa banjir di dalam rumah mereka.
Terlihat aspal-aspal di jalanan mengelupas. Plengsengan jebol.
Sawah-sawah yang belum diketahui luasnya tertutup lumpur.
Warga sekitar bersama TNI, Polri, BPBD, pemerntah desa dan kecamata, serta relawan, membersihkan material banjir.
Warga juga membersihkan barang-barang berharga mereka yang masih bisa diselamatkan.
Masyarakat menyedot air menggunakan pipa dari sungai untuk membersihkan lumpur.
"Kejadian kurang lebih jam 23.00. Hujan dulu sejak sebelum Maghrib," ujar Solehan, warga Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang.
Ia mengatakan, rumahnya sendiri terkena banjir. Lumpur masuk ke dalam ruang tamunya. Karena air banjir sendiri tingginya sepaha orang dewasa.
Solihin mengatakan warga semua berkumpul di tempat yang lebih tinggi untuk menyelamatkan diri semalam.
"Banyak yang mengungsi ke masjid," pungkasnya.
Hingga berita diturunkan, lampu padam terjadi lokasi banjir.
Sebagai informasi, data awal diterima dari tim reaksi cepat (TRC) BPBD, untuk banjir di Desa Walidono, Kecamatan Prajekan merendam sekitar 40 hektar lahan sawah.
Kemudian, ada satu sepeda motor Supra di Desa Walidono terbawa arus banjir.
Adapun sebelum terjadi banjir, disebutkan telah terjadi hujan instesitas tinggi.
"BPBD Kabupaten Bondowoso serta Forkopimcam tidak bisa menuju lokasi akibat akses jalan yang terputus dan tidak dapat dilalui R4," ujar Kepala Bidang Logistik, Rehabilitasi, dan Rekronstuksi, BPBD Bondowoso, Tugas Riski Bahana.
"Saat ini, BPBD Kabupaten Bondowoso Stand By di lokasi Leprak RT 13 bersama Forkopimcam," pungkasnya.
Dalam beberapa video yang beredar luas di media sosial. Kepala Desa Wonoboyo, Tubaini, mengatakan baru kali ini terjadi banjir bandang di desanya.
"Kita sudah masuk jalur evakuasi," ungkapnya.
Terlihat air banjir mengalir cukup deras di depan rumah-rumah warga.
Air juga terlihat setinggi betis orang dewasa di Desa Walidono.
Sementara video banjir di Desa Wonoboyo, terlihat warga berjaga di depan rumah masing-masing. Air banjir mengalir deras.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/rumah-banjir-bondowoo.jpg)