Selasa, 5 Mei 2026

Temuan Bangunan Mirip Pillbox di Bondowoso, Disparbudpora Lakukan Penelitian

Temuan bangunan yang disebut mirip Pillbox atau Benteng Pengintai di Desa/Kecamatan Tamanan, pada Kamis (20/2/2025).

Tayang:
Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Tim Disparbudpora Bondowoso
Bangunan mirip Pillbox di Desa/Kecamatan Tamanan pada Kamis (20/2/2025). Bangunan tersebut diperkirakan peninggalan abad ke 19. 

SURYAMALANG.COM, BONDOWOSO - Tim Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso mendalami temuan bangunan yang disebut mirip Pillbox atau Benteng Pengintai di Desa/Kecamatan Tamanan, pada Kamis (20/2/2025).

Temuan yang sempat menghebohkan masyarakat itu, diperkirakan merupakan bangunan abad ke 19.

Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Disparbudpora Bondowoso, Heri Kusdaryanto, menjelaskan, pihaknya masih melakukan penelitian, dan pengukuran temuan itu.

Kendati banyak yang menduga temuan ini adalah Pillbox. Namun, timnya masih meragukan itu.

Pillbox adalah sebuah bangunan berbentuk silinder yang dilengkapi dengan pintu masuk dan satu atau beberapa lubang bidik.

Kalau di Ambon, Pillbox berfungsi sebagai pos pertahanan prajurit Jepang pada masa Perang Dunia II.

"Dugaan awal adalah Pillbox (tempat pertahanan atau pemantauan Jepang, red) pada perang dunia 2," ungkapnya.

Tim Disparbupora Bondowoso saat melakukan pengukuran temuan mirip Pillbox di Desa/Kecamatan Tamanan pada Kamis (20/2/2025). Bangunan tersebut diperkirakan peninggalan abad ke 19.
Tim Disparbupora Bondowoso saat melakukan pengukuran temuan mirip Pillbox di Desa/Kecamatan Tamanan pada Kamis (20/2/2025). Bangunan tersebut diperkirakan peninggalan abad ke 19. (SURYAMALANG.COM/Tim Disparbudpora)

Menurut Heri, alasan keraguan itu karena biasanya Pillbox dibuat dari bahan yang kuat seperti semen cor atau lainnya.

Namun, temuan  bangunan ini terbuat dari batu bata biasa seperti pada umumnya.

Karena itulah, anomalinya sementara bangunan itu diduga adalah ruang penyimpanan barang atau tempat semedi komunitas Tiongha di sekitar Kecamatan Tamanan.

Dugaan ini pun diperkuat dari informasi juru pelihara cagar budaya Makam Ki Ronggo, lahan itu dahulunya adalah sekolah Tionghoa.

"Katanya dulu sekolah Tionghoa," jelasnya.

Heri mengatakan pihaknya menggali  bagian ruang dalam dan menemukan gerabah keramik atau gentong.

Masyarakat setempat menyebutnya gentong tauco.

"Sedangakan bagian sisi luar terdapat banyak tulisan China. Kita belum mengkaji tulisan apa tersebut. Biasanya tulisan tersebut  memberikan informasi perihal bangunan," pungkasnya.

 

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved