Tak Terima Dicerai, Suami di Ponorogo Bacok Mantan Istri dan Kakak Ipar Hingga Luka Parah
Pembacokan dilakukan pelaku saat pulang di rumah mantan istrinya di Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jatim.
Laporan Pramita Kusumaningrum
SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Gegara diceraikan dan diusir mantan istri, membuat Sugito, warga Ponorogo, naik pitam.
Penjual nasi goreng (nasgor) yang merantau di Surabaya ini membacok mantan istrinya yang bernama Sutiyem dan kakak iparnya yang bernama Nyomir.
Pembacokan dilakukan pelaku saat pulang di rumah mantan istrinya di Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jatim.
Padahal Sutiyem (mantan istri) juga baru pulang kampung dari tempat perantauan sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Kota Manado, Sulawesi Utara.
“Korban itu adik saya. Mantan suaminya tiba-tiba datang ke rumah kami."
"Rumahnya kan di Pulung (Desa Munggung, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jatim),” ungkap Sumardi, kakak korban Sutiyem, kepada SURYAMALANG.COM.
Dia menjelaskan korban Sutiyem sudah di rumah selama sepekan.
Kemudian, Jumat (23/3/2025) sore, pelaku atau mantan suaminya datang ke rumah.
“Adik saya menyerahkan surat cerai. Tapi tidak terima."
"Laki-laki itu (pelaku) tidak terima langsung dibacok,” kata Sumardi.
Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto menjelaskan, bahwa kasus ini telah didalami oleh satreskrim Polres Ponorogo.
“Mantan istri pelaku dan iparnya dirawat intensif."
"Akibatnya kedua korban mengalami luka bacok serius di bagian kepala punggung serta tangan,” pungkasnya.
Hingga kini polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku penganiayaan.
Termasuk masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan korban.
| Evaluasi MBG Berulat Viral di Lumajang: Bupati Sebut Siswa Makan di Bawah Pohon, DPRD Pilih Bungkam |
|
|---|
| Susunan Pemain Arema FC Vs PSM Makassar, Hansamu Yama dan Julian Guevara Kembali Diduetkan |
|
|---|
| Mentalitas Persik Kediri Lolos Degradasi Bungkam Semen Padang 3-0, Lanjut Incar Persebaya-Persija |
|
|---|
| Warga Wagir Minta Ketua Fraksi PDIP Tagih Janji Kompensasi Rp1,5 M, Sebut Pemkot Malang 'Omdo' |
|
|---|
| Skema Rotasi Marcos Santos Berbasis Fisik di Duel Arema FC Vs PSM, Gabriel Silva: Kami Bisa 3 Poin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Mantan-istri-dan-mantan-kakak-ipar-korban-pembacokan-dirawat-di-IGD-RSUD-dr-Harjono-Ponorogo.jpg)