Warga Banyuwangi Selundupkan Sabu-sabu ke dalam Lapas Lewat Lontong
Warga Banyuwangi berupaya menyelundupkan sabu-sabu ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi saat jam besuk narapidana, Selasa (20/5/2025).
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, BANYUWANGI - Hendrik Rudi (35), warga Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi berupaya menyelundupkan sabu-sabu ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi saat jam besuk narapidana, Selasa (20/5/2025).
Modusnya, Hendrik menyelipkan paket sabu-sabu di dalam lontong yang telah dipotong-potong.
Upaya penyelundupan itu berhasil digagalkan oleh petugas jaga lapas. Petugas lapas menyerahkan Hendrik ke Satreskoba Polresta Banyuwangi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa menjelaskan, Hendrik datang ke Lapas Banyuwangi sekitar pukul 10.00 WIB, saat ramai-ramainnya layanan penitipan barang dan makanan serta jam besuk.
Hendrik datang untuk menitipkan barang dan makanan untuk salah satu narapidana narkotika berinisial AL (51). Ia membawa beberapa jenis makanan yang ditempatkan dalam keresek. Di antaranya dua wadah lontong.
Untuk mengelabuhi penjaga, ia sengaja telah mengiris-iris lontong tersebut. Paket kecil sabu-sabu ditempatkan di dalam beberapa potongan lontong.
"Sesuai dengan prosedur yang berlaku, setiap barang maupun makanan yang akan dikirimkan kepada warga binaan harus melewati proses pemeriksaan dan penggeledahan oleh petugas," kata Wayan.
Saat masuk pos pemeriksaan, gelagat Hendrik mencurigakan. Ia terkesan tidak tenang dan buru-buru ingin meninggalkan lapas. Gelagat itu membuat para petugas makin curiga dan secara detail memeriksa makanan yang ia bawa.
“Saat dilakukan penggeledahan, petugas mendapati satu paket kecil berisi serbuk kristal putih yang telah diselipkan dalam lontong, setelah diteliti lebih lanjut ditemukan total 12 paket yang diduga berisi sabu,” tambahnya.
Pihak lapas belum menimbang secara pasti berat sabu-sabu yang diamankan. Barang bukti berserta tersangka langsung diserahkan ke Satreskoba Polresta Banyuwangi.
“Kami telah menjalin sinergi yang kuat dengan berbagai pihak, termasuk Polresta Banyuwangi, khususnya dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba,” ungkapnya.
Sementara AL, narapidana yang menjadi tujuan penitipan barang, kini diamankan di sel staf, sel khusus di Lapas Banyuwangi.
"Kami berkomitmen untuk mewujudkan Lapas yang bersih dari narkoba,” ucap Kalapas yang baru menjabat sehari itu.
| Berita Arema FC Hari Ini Populer: Klarifikasi Panpel Soal Bus Persebaya, Strategi Hadapi Bajul Ijo |
|
|---|
| Seminar Literasi Keuangan di STIE Malangkucecwara, Mahasiswa Belajar Tentang Ilmu Investasi |
|
|---|
| Rumah Warga di Bantur Malang Dilempar Bom Molotov oleh Orang Tak Dikenal |
|
|---|
| Jelang SPMB di Kota Malang, Anggota DPRD Soroti Fenomena SD Negeri Kekurangan Siswa |
|
|---|
| Pemkot Batu Berupaya Mencegah Menurunnya Debit Air di Sejumlah Sumber Mata Air |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/penyelundupan-sabu-sabu-di-Lapas-Kelas-IIA-Banyuwangi-Selasa-2052025.jpg)