Arema FC

Petuah Pelatih Arema FC untuk Salim Tuharea Baru Dipanggil Timnas Indonesia U23, Awalnya Tak Dilirik

Petuah pelatih Arema FC, Marcos Santos untuk Salim Tuharea perdana dipanggil Timnas Indonesia U23, awalnya tak dilirik, manajemen bangga.

Instagram @aremafcofficial
TIMNAS INDONESIA MEMANGGIL - Selebrasi pemain Arema FC, Salim Akbar Tuharea (KANAN) setelah cetak gol ke gawang tim Liga Indonesia All Stars di babak pertama Laga grup A Piala Presiden 2025, Selasa (8/7/2025). Pengumuman Salim Akbar dan Arkhan Fikri dipanggil Timnas Indonesia U23 (KIRI). Pelatih Arema FC, Marcos Santos mengaku memberi banyak petuah. 

SURYAMALANG.COM, - Penyerang sayap Arema FC, Salim Akbar Tuharea mendapatkan banyak petuah dari pelatihnya, Marcos Santos setelah perdana dipanggil Timnas Indonesia U23.

Salim dipanggil Timnas Indonesia bersama pemain gelandang Arema, Arkhan Fikri untuk menjalani pemusatan latihan di Surabaya sebagai persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U23 2026.

Kesempatan emas itu tentu tidak mau disia-siakan oleh Salim yang akan berjuang keras agar nantinya bisa lolos tampil di turnamen.

Selain Salim, Marcos Santos juga memberikan petuah untuk Arkhan Fikri. 

Baca juga: Berita Arema FC Hari Ini Populer: Alasan Rekrut Agusti Ardiansyah, 2 Sosok Pengganti Achmad Maulana

Kepada dua pemain mudanya, Marcos Santos menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan langka ini untuk menunjukkan kualitas sekaligus berkontribusi positif untuk Garuda Muda.

“Saya banyak bicara ke mereka karena dipanggil Timnas, skuat Timnas juga bagus,” kata pelatih asal Brasil itu melansir laman ileague Kamis, (28/8/2025).

Bagi Marcos Santos kualitas anak asuhnya tidak perlu diragukan lagi terutama Arkhan Fikri yang punya pengalaman tinggi di ajang internasional. 

“Bertemu Korea Selatan juga tim sangat bagus, dan saya tahu Arkhan pemain senior, biasa bermain lawan Timnas di posisi seperti ini (melawan tim-tim besar), dan saya tahu kualitasnya,” tutur Marcos Santos.

Nama Arkhan Fikri memang bukan sosok baru di level tim nasional. 

Pengalaman panjangnya sejak kelompok usia muda hingga pernah memperkuat tim senior menjadikan Arkhan salah satu pemain kunci di lini tengah.

Baca juga: 7 FAKTA Cedera ACL yang Buat Achmad Maulana Arema FC Menangis Absen 9 Bulan, Momok Para Atlet

Arkhan menilai mentalitas pemain mudanya itu akan sangat dibutuhkan, terutama saat Indonesia menghadapi Korea Selatan di Grup J.

Selain faktor individu, Marcos Santos juga menaruh keyakinan kepada tim pelatih yang dinilainya berpengalaman.

Dukungan analisis modern dengan penggunaan video dan data dipercaya akan semakin mematangkan persiapan Arkhan Fikri maupun Salim Tuharea.

“Juga pasti pelatih timnas sudah berikan masukan, video atau supaya mereka lebih siap. Saya yakin mereka bisa memberikan efek positif,” imbuhnya.

Awalnya Tak Dilirik

Berbeda dengan Arkhan Fikri, pemanggilan Salim Tuharea sempat mengejutkan banyak pihak.

General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi mengakui pemain muda asal Maluku itu awalnya tidak masuk dalam skuat.

Namun cedera parah yang dialami Achmad Maulana Syarif membuat Salim mendapatkan kesempatan emas.

“Dia akan berprogres, semenjak awalnya di Madura, dia pemain muda yang barulah, terus di Arema kita bisa angkat dia, angkat performanya" ujar pria yang akrab disapa Inal itu.

"Akhirnya bisa dilihat oleh pelatih Timnas itu sangat luar biasa. Jadi kita sangat senang saja buat pengalaman dia,” imbuhnya. 

Kini kehadiran Salim di Timnas U23 Indonesia bukan hanya sebagai tambahan tenaga, tetapi juga pintu pembuka karier internasional baginya.

Sebab ini adalah pengalaman pertama Salim berseragam Garuda Muda sekaligus bisa jadi batu loncatan berharga.

Baca juga: Pelatih Arema FC Miliki 2 Senjata Ampuh Sikapi Cederanya Achmad Maulana Syarif

Arema FC menegaskan kebanggaannya dengan kembali menyumbang pemain untuk Timnas Indonesia

Menurut Inal, selain sebagai bentuk apresiasi atas kualitas individu, pemanggilan Arkhan dan Salim juga mencerminkan pembinaan pemain muda di klub yang masih berjalan baik.

“Tentu sangat senang dan bangga, Arema FC kembali mengirimkan pemain untuk tim nasional" ucapnya.

"Apalagi kali ini ada pemain muda lainnya yang mendapat panggilan, yaitu Salim Tuharea,” imbuh Inal. 

Untuk itu, tim pelatih Arema sudah mengantisipasi absennya pemain yang membela Timnas agar jalannya kompetisi Super League yang akan memasuki pekan keempat tidak terganggu.

“Tim pelatih juga sudah melakukan antisipasi jika ada pemain yang absen karena membela Timnas di tengah kompetisi dengan begitu, performa tim tetap terjaga,” pungkas Inal.

Pengganti Achmad Maulana

Sementara itu dengan absennya Achmad Maulana, pelatih Timnas Indonesia U23, Gerald Vanenburg tidak mencari pengganti bek kanan baru. 

Padahal stok pemain bek kanan Timnas Indonesia U23 hanya tersisa tiga orang, namun Vanenburg memilih untuk memaksimalkan skuat yang ada. 

Achmad Maulana terpaksa absen karena mengalami Anterior Cruciate Ligament atau ACL, sebuah cedera lutut yang paling ditakuti seorang atlet sebab butuh waktu lebih dari 6 bulan untuk pemulihan. 

Manajemen Arema FC juga telah memastikan Achmad Maulana akan absen hingga akhir musim Super League 2025-2026.

Cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament) adalah robekan atau peregangan berlebihan pada ligamen krusiat anterior di dalam lutut yang merupakan salah satu cedera lutut paling umum, terutama di kalangan atlet.

Baca juga: Head to Head Persijap Jepara Vs Arema FC, Singo Edan Siap Perpanjang Catatan Kemenangan

Dalam rilis skuat Timnas Indonesia U23 pada Selasa (26/8/2025) kemarin, Gerald Vanenburg terpantau tidak memanggil bek kanan baru.

Dalam salindia (slide) "sayap" di Instagram Timnas Indonesia, hanya ada satu bek kanan dan tiga bek kiri.

Satu bek kanan yaitu Alfharezzi Buffon, tiga bek kiri yakni Mikael Tata, Dony Tri Pamungkas, dan Frengky Missa.

Vanenburg tidak memanggil bek kanan baru dari kompetisi Super League, seperti Alfriyanto Nico (Persija) atau Dede Sapari (PSIM).

Lalu kenapa Vanenburg tidak mencari pengganti Achmad?

Melansir BolaSport (grup suryamalang), keputusan itu rupanya diambil karena Vanenburg sudah memiliki solusi internal untuk posisi right-back (RB), yaitu Kakang Rudianto.

Kakang Rudianto sebenarnya bermain sebagai bek tengah di ASEAN Cup U-23 2025 lalu, berduet dengan Kadek Arel.

Namun bersama Persib Bandung di Super League dan Liga Champions Asia, Kakang bermain sebagai bek kanan, karena pos bek tengah diisi Patricio Matricardi dan Julio Cesar.

Besar kemungkinan Kakang lah yang akan menggantikan Syarif sebagai bek kanan Timnas U23 di Kualifikasi Piala Asia U23 2026 mendatang.

Bahkan Robi Darwis juga bermain sebagai bek kanan di level klub, saling menggantikan dengan Kakang.

Dengan demikian duet bek tengah Timnas U23 akan menjadi milik Kadek Arel serta pemain naturalisasi, Dion Markx.

Berikut stok bek kanan Timnas Indonesia U23

1. Kakang Rudianto

2. Alfharezzi Buffon

3. Robi Darwis

Achmad Maulana sebelumnya adalah kepingan utama di sektor sayap kanan terutama di ajang ASEAN Cup U-23 bulan Juli 2025 lalu.

Cedera didapatkan Achmad Maulana, ketika pemain berusia 22 tahun itu membela Arema FC menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC di pekan ketiga Super League 2025-2026 pada Jumat (22/8/2025) lalu. 

Saat itu, Achmad Maulana ditarik keluar pada menit ke-31 akibat cedera yang membuatnya mengerang kesakitan sembari memegangi lutut kakinya.

(BolaSport.com)

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved