Sabtu, 25 April 2026

Kota Malang

Emba Jetbus Run 2026 Sukses Digelar, Peserta Meningkat dan UMKM Terlibat

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyebut pelaksanaan Emba Jetbus Run 2026 berjalan sukses dan lebih meriah dibanding tahun sebelumnya. 

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Purwanto
FINIS - Pelari saat menjelang finis di Emba Jetbus Run 2026 di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (18/1/2026). Sebanyak 3600 pelari mengikuti gelaran tersebut dengan kategori 5K (Kilometer) dan 10K 

SURYAMALANG.COM, MALANG – Sebanyak 3600 pelari mengikuti gelaran Emba Jetbus Run 2026 di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (18/1/2026). 

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyebut pelaksanaan Emba Jetbus Run 2026 berjalan sukses dan lebih meriah dibanding tahun sebelumnya. 

Jumlah peserta meningkat, dan seluruh rangkaian acara hingga Minggu (18/1/2026) pagi berlangsung lancar tanpa gangguan berarti.

“Alhamdulillah dari jumlah peserta juga lebih banyak. Sampai pagi ini pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik, tidak ada gangguan, dan cukup tertib,” ujar Wahyu di sela-sela acara, Minggu (18/1/2026).

Ia menyampaikan terima kasih kepada panitia yang dinilai mampu mengelola acara dengan baik, meski jumlah peserta sebenarnya masih bisa ditambah.

“Peserta sebetulnya bisa lebih banyak, tapi memang dibatasi karena faktor keamanan dan hal teknis lainnya,” katanya.

Baca juga: Gowes di Kota Malang Berhasil Kumpulkan Donasi Rp 100 Juta untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

 

START - Peserta Emba Jetbus Run 2026 Kota Malang mengawali lari mereka dari garis start, Minggu (18/1/2026)
Kemeriahan acara tahun ini lebih seru dibanding tahun sebelumnya.
START - Peserta Emba Jetbus Run 2026 Kota Malang mengawali lari mereka dari garis start, Minggu (18/1/2026) Kemeriahan acara tahun ini lebih seru dibanding tahun sebelumnya. (SURYAMALANG.COM/Purwanto)

 

Program Prioritas

Menurut Wahyu, Emba Jetbus Run sejalan dengan visi misi Kota Malang, khususnya program prioritas “1.000 Event” serta Dasa Bakti Ngalam Tahes yang mendorong gaya hidup sehat.

Ia berharap penyelenggaraan tahun depan bisa lebih baik lagi, baik dari sisi jumlah peserta, kualitas acara, maupun dampak ekonomi.

“Cuaca juga mendukung. Walaupun tadi sempat gerimis, justru itu menambah semangat para pelari,” ungkapnya.

Pada hari kedua pelaksanaan, kata Wahyu, fasilitas pendukung semakin lengkap dan jumlah sponsor bertambah.

Keterlibatan pelaku UMKM juga lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.

“UMKM yang kita libatkan juga lebih banyak. Harapannya, event ini memberikan multiplayer effect yang bisa dirasakan masyarakat Kota Malang,” pungkas Wahyu.

Baca juga: Total Hadiah Rp 430 Juta, Emba Jetbus Run Malang Targetkan Jadi Event Lari 10K Terbaik Nasional

 

Respon Positif Peserta

Sementara itu, inisiator Emba Jetbus Run Malang, Paulus Oliver Yoesoef, menyebut pelaksanaan Emba Jetbus Run Malang 10K pada Minggu (18/1/2026) berjalan sangat baik dan mendapat respons positif dari para peserta.

“Walaupun sempat gerimis sebentar, justru itu membawa hawa dingin yang positif bagi pelari. Saya sendiri ikut di kategori 5 kilometer,” kata Paulus.

Ia menjelaskan, jalur lomba sudah sekitar 90 persen steril dari gangguan lalu lintas dan aktivitas warga, meski masih ada beberapa titik yang perlu evaluasi.

“Ini event berskala nasional, jadi standar operasional dari A sampai Z harus profesional, tidak kalah dengan event di Jakarta. Jalur akan terus kami perbaiki supaya ke depan benar-benar sempurna,” ujarnya.

Paulus mengatakan respons peserta sangat menggembirakan.

Banyak pelari mengapresiasi kesterilan jalur, meskipun masih ada beberapa titik yang harus dibenahi.

Total peserta tahun ini mencapai 3.600 orang, dengan komposisi seimbang antara kategori 5K dan 10K.

“Pesertanya beragam. Ada yang dari Belanda, ada juga dari Lampung, Makassar, Jawa Tengah, Kediri, sampai Surabaya,” katanya.


Untuk pelaksanaan berikutnya, Paulus menargetkan jumlah peserta bisa meningkat menjadi 4.000 orang.

Namun hal itu akan dibahas lebih dulu dengan Wali Kota Malang terkait kapasitas dan kesiapan lokasi.

“Dengan 3.600 peserta saja tadi sudah terasa sangat penuh. Ada beberapa hal teknis yang akan saya sampaikan ke Pak Wali supaya event 2027 nanti jauh lebih nyaman,” ucapnya.

 

IKON KOTA MALANG - Pelari Emba Jetbus Run 2026 di Kota Malang, Jawa Timur saat melintasi salah satu ikon kota Malang, stasiun Malang, Minggu (18/1/2026). Sebanyak 3600 pelari mengikuti gelaran tersebut dengan kategori 5K (Kilometer) dan 10K
IKON KOTA MALANG - Pelari Emba Jetbus Run 2026 di Kota Malang, Jawa Timur saat melintasi salah satu ikon kota Malang, stasiun Malang, Minggu (18/1/2026). Sebanyak 3600 pelari mengikuti gelaran tersebut dengan kategori 5K (Kilometer) dan 10K (SURYAMALANG.COM/Purwanto)

Baca juga: Wisatawan Padati Kampung Kayutangan Heritage Kota Malang saat Libur Panjang Isra Miraj 2026

 

Aturan Ketat

Ia menegaskan, Emba Jetbus Run Malang dirancang menjadi event nasional pembuka tahun yang rutin digelar setiap Januari.

“Sesuai rencana awal, Malang Run ini akan selalu digelar setiap bulan Januari sebagai event nasional pembuka tahun,” katanya.

Untuk menyamai standar event lari di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali, panitia mulai menerapkan aturan yang lebih ketat.

“Kami terapkan cut-off time. Untuk 5K maksimal 60 menit, dan 10K maksimal dua jam. Kalau lewat dari itu, tidak dapat medali,” jelas Paulus.

Meski terkesan tegas, menurutnya kebijakan itu penting untuk mendidik peserta agar terbiasa dengan standar profesional.

“Visi kami adalah membawa event ini Go Nasional. Karena itu, peserta juga harus dibiasakan dengan aturan yang profesional,” pungkasnya. (Benni Indo/ADV)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved