SURYAMALANG.COM, BATU - Dinas Perumahan (Disperum) Kota Batu menargetkan menyelesaikan pemberian 19.932 nomor rumah. Target tersebut mengalami kenaikan hingga sekitar 9.000 nomor rumah dari tahun 2014 yang hanya mencapai 11.000 nomor rumah.
Kepala Dinas Perumahan Kota Batu, Siswanto mengatakan, penomoran rumah di seluruh Kota Batu tersebut dilakukan selama tiga tahun. Yakni mulai tahun 2014 hingga tahun 2016 mendatang. Diharapkan, nantinya seluruh rumah di Kota Batu sudah memiliki nomor dan teregister dalam data base Pemkot Batu.
"Dengan demikian untuk mencari rumah seseorang dengan nomor yang ada dalam data akan lebih mudah," kata Siswanto, Jumat (14/8/2015).
Dijelaskan Siswanto, sebelum dilakukan penomoran ulang hampir seluruh rumah di Kota Batu memiliki nomor yang tidak berurutan. Hal itu disebabkan oleh banyaknya bangunan rumah baru di Kota Batu. Bahkan, penomoran rumah yang juga menggunakan huruf kapital di belakangnya justru membingungkan siapapun ketika mencari rumah dengan nomor yang dicarinya.
"Untuk itu, dengan penataan nomor rumah dipastikan akan mempermudah warga mengetahui identitas rumahnya," ucap Siswanto.
Memang, diakui Siswanto, dalam melakukan penomoran rumah di tiga kecamatan yang ada di Kota Batu memiliki warna dan bentuk berbeda. Yakni untuk penomoran rumah yang ada di Kecamatan Bumiaji menggunakan bentuk dasar warna buah apel Roombeauty, Kecamatan Batu menggunakan bentuk dan dasar warga buah Apel Manalagi, dan Kecamatan Junrejo menggunakan bentuk dan warna buah Strawberry.
"Dengan adanya ciri khas bentuk dan warna nomor rumah yang berbeda di tiga kecamatan akan semakin memudahkan warga menemukan nomor rumah yang dicari," tutur Siswanto.
Baca tanpa iklan