SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut berita Arema hari ini 9 Juni 2020 populer tentang pemanasan sebelum Liga 1 dimulai.
Selain itu berita Arema hari ini lainnya juga mengulas persiapan Arema FC soal SOP Kesehatan dan kini latihan di lapangan.
Agar tidak semakin penasaran, langsung saja simak berita Arema hari ini populer yang terangkum di bawah ini.
1. SOP Kesehatan ala Arema FC
Arema FC memiliki saran terkait penyelenggaraan Liga 1 2020 di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.
Saran ini disampaikan General Manajer Arema FC Ruddy Widodo.
Ruddy Widodo menyarankan adanya pertemuan khusus atau workshop untuk dokter tim guna membahas protokol kesehatan saat Liga 1 2020 bergulir.
Ruddy Widodo menyebut penyampaian informasi melalui pertemuan fisik jauh lebih efektif daripada pertemuan secara virtual.
Terlebih, informasi yang digunakan nantinya menaungi keselamatan banyak orang.
“Saya mengusulkan kepada dokter Syarif Alwi (dokter timnas), lebih baik panggil saja seluruh dokter tim ke Jakarta."
"Kalau dibagikan (informasi protokol kesehatan) lewat virtual meeting kurang (efektif),” kata pria asal Madiun itu.
Menurut Ruddy Widodo, pemberangkatan dokter tim ke lokasi workshop bisa diakomodir oleh masing-masing tim.
Dengan demikian, dia berharap informasi yang diberikan melalui workshop tersebut bisa tepat sasaran.
Selain itu, Ruddy Widodo menilai melalui workshop bisa terjalin informasi dua arah secara langsung.
Dengan begitu, informasi yang diberikan bisa lebih mendetail dan bisa disesuaikan dengan studi kasus masing-masing klub.
“Jadi, langsung workshop karena kabarnya latihan juga ada protokol kesehatannya,” kata Ruddy Widodo.
Di sisi lain, Arema FC sudah memiliki protokol kesehatan sendiri.
Intinya adalah memperhatikan memperhatikan aspek kesehatan yang paling mendasar, seperti lingkungan tempat tinggal.
“Alhamdulillah mes Arema itu maksimal dua orang dalam satu kamar, bahkan banyak yang tinggal sendiri dalam satu kamar sekarang."
"Yang sekamar dua orang mungkin cuma satu dua saja, yang lainya satu orang perkamar,” ucap Ruddy Widodo.
Menurut Ruddy Widodo, yang paling penting dalam kondisi pandemi virus corona ini adalah mengubah gaya hidup dengan menerapkan pola hidup sehat.
“Protokol kesehatan ya mengubah gaya hidup."
"Contohnya setelah keluar rumah dulu biasanya langsung bicara dengan orang rumah."
"Tapi sekarang diubah langsung menuju kamar mandi terlebih dahulu. Ya hal yang ringan-ringan saja dulu yang harus diubah,” tutur GM Arema FC itu.
2. Pemanasan Sebelum Liga 1 Dimulai
Setelah dua bulan lebih tak berlatih di lapangan sepakbola karena wabah corona, para kiper Arema FC akhirnya kembali merumput.
Para kiper yang terdiri dari Teguh Amiruddin, Kurniawan Kartika Ajie, Andriyas Francisco dan Tegar Mahendra dari Arema U-20, berlatih bersama Felipe Americo pelatih kiper Arema FC.
Latihan digelar di lapangan UMM sejak kemarin dan Senin (8/6/2020) pagi.
Dari semua kiper yang dimiliki Arema FC hanya Utam Rusdiana yang masih belum ikut dalam latihan itu, karena proses pemulihan cedera lutut.
Felipe Americo mengaku sangat senang dapat kembali berlatih di lapangan luas. Namun baginya yang terpenting ialah para kiper dan dirinya tetap mematuhi protokol pencegahan corona.
"Perasaan saya luar biasa senang karena akhirnya bisa kembali berlatih di lapangan. Saya dan para penjaga gawang senang sekali, berlatih di lapangan lagi. Ini yang saya rasakan," kata Felipe Americo pada Surya, Senin (8/6/2020) sore.
Sebelumnya, Arema FC kesulitan mencari lapangan di Malang karena terjadi lockdown lapangan diseluruh Malang Raya, sehingga tim pelatih memutuskan untuk meliburkan seluruh pemain.
Kali ini para kiper dapat berlatih di lapangan tak lepas dari pencabutan status PSBB di Malang, sehingga beberapa lapangan kembali dibuka.
Selain itu, karena jumlah orang yang berlatih tak banyak dan juga saat latihan jarak para kiper juga tak berdekatan.
"Latihan masih tetap ke mental. Mental pemain dan juga saya tentunya, karena lama tidak berlatih di lapangan dan hanya berlatih sendiri di rumah," ujarnya.
Selain ingin mengembalikan mental bermain para kiper, pelatih asal Brasil itu juga melatih Kartika Ajie dkk soal insting menangkap bola seperti yang ia ajarkan sebelum corona menyerang.
Rencananya para kiper akan kembali berlatih akhir pekan depan, Sabtu (13/6/2020) mendatang.
"Kami belum ada jadwal tetap atau berlatih setiap hari. Kami masih harus berkomunikasi lagi. Mungkin hari Sabtu kami akan kembali berlatih," terang Felipe.
Latihan itu juga sebagai ajang "memanasi mesin" sebelum kompetisi dimulai, rencananya September-Oktober mendatang.
3. Penyebab Dendi Santoso Tak Mudah Emosi Lagi
Winger Arema FC, Dendi Santoso, dahulu terkenal mudah terpancing emosi saat bermain.
Bahkan hal ini juga diakui oleh Dendi Santoso saat ditanya Hamka Hamzah mantan kapten Arema FC dalam sebuah kesempatan.
Pemain yang sudah memperkuat Singo Edan selama 12 tahun hingga sekarang itu mengaku ada alasan mengapa dirinya mudah terpancing emosi saat itu.
"Dulu emosian karena tergolong masih pemain muda. Saya dulu pernah emosi saat bertanding lawan Sriwijaya FC dan saat itu kaptennya Mas Hamka Hamzah," kata Dendi Santoso, Senin (8/6/2020).
Namun, kini pemain berusia 30 tahun itumengaku sudah jauh lebih kalem di dalam lapangan karena usianya kini yang sudah tak lagi muda.
"Selama dua tahun ini dapat banyak masukan dari teman-teman. Itu membuat saya lebih dingin. Apalagi di sepakbola usia 28-29 itu bisa dikategorikan senior, jadi tidak terlalu emosi lagi sekarang," jelasnya.
(Dya Ayu/Sarah Elnyora/SURYAMALANG.COM)