SURYAMALANG.COM, MALANG - SMK Telkom Malang meneken kerja sama dengan Jagoan Hosting, Senin (30/10).
Dengan kerja sama ini, SMK Telkom bisa melibatkan ekspert atau orang yang berkecimpung langsung di dunia teknik informatika untuk mendidik siswa.
"Memang ada guru yang sudah memiliki sertifiikasi. Tapi, kami tetap butuh lahan belajar yang real dari industri," kata Rahmat Dwi Jatmiko, Kepala SMK Telkom Malang kepada SURYAMALANG.COM.
Dari kerja sama itu nanti ada praktisi mengajar di SMK Telkom dan teaching factory (tefa). Menurutnya, tefa adalah belajar dengan pendekatan industri.
"Kami berharap kurikukum yang disusun tim disinkronkan dapat mencetak talenta digital. Selama ini masih ada gap antara industri dengan dunia pendidikan," terangnya.
Dengan kerja sama ini, siswa bisa belajar sekaligus pelatihan masuk ke dunia kerja. Siswa kelas 12 di tefa akan mengerjakan proyek industri secara langsung.
Menurutnya, SMK Telkom sudah kerja sama dengan berbagai industri. Biasanya kerja sama untuk anak magang atau praktik kerja lapangan (PKL), dan sebagainya.
"Tapi kalau kerja sama dengan skema investment, belum banyak. Kami masih ada tiga kerja sama," terangnya.
Sementara itu, Head of Coorporate Communication Beon Intermedia, Andina Paramitha mengatakan kerja sama ini berlaku selama setahun. Menurutnya, kerja sama ini untuk meningkatkan keahlian peserta didik.
"Kami berharap infrastruktur, kurikulum, dan modul bisa menyesuaikan diri terhadap kebutuhan dunia kerja," kata Andin.
Menurutnya, teaching factory dengan praktisi mengajar adalah wujud komitmen Beon Intermedia untuk mendukung dunia pendidikan khususnya. Beon Intermedia akan menurunkan staf yang ahli untuk mengajar di SMK Telkom.
"Tefa adalah program kolaborasi untuk mengkurasi siswa dalam mengerjakan project pembuatan website atau apa yang kami kerjakan di industri. Nantinya tefa akan banyak dikerjakan di kantor kami," tambahnya.