Berita Malang Hari Ini

Siswa Jadi Duta Sahabat Anak Ada di SMPN 2 Malang

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Yuli A
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dua siswa SMPN 2 Malang menjadi Duta Sahabat Anak, Selasa (23/7/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Program SIMBA ASIA (Sinau Mandiri Bersama Anak Satwimaba Istimewa) ada di SMPN 2 Malang. Melalui program ini tercipta lingkungan belajar yang kondusif bagi sebagian anak berkebutuhan khusus. Tujuannya untuk merespon kebutuhan murid dalam belajar yang berbeda-beda, meliputi kesiapan belajar, minat, potensi atau gaya belajar. Menurut Riatiningsih, Kepala SMPN 2 Malang, ini merupakan replika dari program Jarik Ma’siti yang dikembangkan SMPN 10 Malang.


Jarik Ma'siti singkatan dari Belajar Menarik Bersama Siswa Istimewa. Ini merupakan sebuah inovasi metode pembelajaran adaptif dan kolaboratif bagi siswa istimewa pada sekolah reguler/noninklusi yang merupakan wujud nyata dari upaya Kota Malang dalam menjamin hak setiap warganya dalam memperoleh pendidikan. "Tapi oleh SMPN 2 dikembangkan lagi dengan pembeda termasuk ada bina belajar mandiri dan ada duta sahabat anak," kata Ria pada suryamalang.com, Selasa (23/7/2024) di SMPN 2 di sela visitasi. 


Pj Walikota Malang Wahyu Hidayat secara simbolis memberikan piagam penghargaan bagi siswa yang menjadi Sahabat Anak di program ini. Seperti diberikan pada Ilzya Aura Pramesya, siswa kelas 9L. Ia jadi Sahabat Anak mulai dari kelas 7. Sedang Belva Callista Wijaya Islami, kelas 9E ikut jadi Sahabat Anak sejak kelas 9. "Tidak ada pembatasan mulai kelas berapa," jawab Ilzya pada suryamalang.com. Menurut dia, tugas menjadi Sahabat Anak tak hanya buat anak istimewa (ABK) tapi juga teman lainnya.


"Kadang kan butuh curhat," kata dia. Sedang siswa ABK biasanya curhat soal insecure atau gak PD. Ia biasanya memberi motivasi. "Kamu bisa kok, Dik," katanya mencontohkan kalimat memberi semangat.  Saat ini jumlah Sahabat Anak ada 34 orang. Dari kegiatan ini, ia jadi belajar berkomunikasi dengan teman istimewa. Tentang dimana pertemuannya, ia memyatakan bebas di lingkungan sekolah. Ditambahkan Belva, di tiap kelas ada Sahabat Anak.


Ia juga merasa senang bisa mendapat pengalaman seperti ini di sekolah. Dari yang mereka ketahui, ada teman istimewa yang belum lancar membaca, perkalian dan lainnya. Mereka menyebut bahwa program SIMBA ASIA ada tiga yaitu PPI (Program Pembelajaran Individu) setelah pulang sskolah. Lalu ada program bina mandiri seperti diajari memasak, menjahit dan Sahabat Siswa untuk mendengarkan  curhatan atau keluhan. Kasek berharap program SIMBA ASIA bisa terus berjalan. 

 

Tags:

Berita Terkini