Minggu, 26 April 2026

Kota Batu

Sering Jadi Lokasi Mengakhiri Hidup, Pemkot Batu Akan Pasang Pagar dan CCTV di Jembatan Cangar

Dua kejadian tragis warga yang nekat mengakhiri hidup di Jembatan Kembar Cangar dalam sebulan terakhir menjadi alarm serius bagi keamanan publik.

|
Penulis: Dya Ayu | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
SURYAMALANG.COM/POLRES BATU
JEMBATAN CANGAR BATU - Polisi saat melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jembatan Kembar Cangar kawasan wisata Tahura Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu usai ditemukannya jasad pemuda MMA (24) asal Trowulan yang diduga kuat mengakhiri hidup dengan terjun dari atas jembatan pada Selasa (31/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bergerak cepat merespons dua insiden tragis warga yang nekat mengakhiri hidup di Jembatan Kembar Cangar dalam kurun waktu kurang dari sebulan. 
  • Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan akan segera berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim untuk memasang pagar pengaman (railing) tinggi dan jaring di titik rawan. 
  • Selain fisik, langkah pencegahan juga mencakup pemasangan CCTV yang terintegrasi dengan Command Center, dan penambahan lampu penerangan.

SURYAMALANG.COM, BATU - Kurang dari sebulan sudah ada dua kejadian bunuh diri yang terjadi di Jembatan Kembar Cangar kawasan wisata Tahura Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. 

Kejadian pertama dialami pemuda berinisial MMA (24) asal Dusun Kedungwulan, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto yang lompat dari atas jembatan pada Selasa (31/3/2026).

Peristiwa kedua dilakukan oleh pemuda berinisial DPW (24) asal Kabupaten Lumajang pada Kamis (23/4/2026) lalu, yang juga mengakhiri hidup dengan lompat dari atas jembatan. 

Keputusan tragis untuk mengakhiri hidup ini diduga kuat berkaitan dengan kondisi kesehatan mental dan tekanan hidup yang sedang mereka alami.

Baca juga: Viral Jembatan Cangar Jadi Lokasi Mengakhiri Hidup, Layanan Psikolog Dianggap Cara Ampuh Pencegahan

Tidak ingin tempat tersebut jadi langganan untuk aksi bunuh diri, Pemkot Batu rencananya akan memasang pagar pengaman di kawasan Jembatan Kembar Cangar guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Ini penting dilakukan agar fasilitas umum dapat lebih aman dan tidak mudah disalahgunakan untuk tindakan berbahaya,” kata Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto, Minggu (26/4/2026).

Koordinasi dan Pemasangan CCTV

Mengingat kawasan tersebut merupakan jalan provinsi, pihaknya akan terlebih dulu berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur untuk membahas pembangunan pagar pengaman tambahan, berupa railing tinggi maupun jaring pengaman pada titik-titik yang dianggap rawan.

“Meskipun beberapa jembatan atau titik tinggi di wilayah kami berstatus Jalan Provinsi, keselamatan warga yang melintas di situ tetap menjadi prioritas utama Pemkot Batu" terang Heli.

"Kami tidak bisa berpangku tangan hanya karena masalah administrasi kewenangan,” imbuhnya.

Baca juga: Terungkap, Mayat Pria yang Ditemukan di Bawah Jembatan Cangar Kota Batu Berasal dari Lumajang

Selain pemasangan pagar, rencananya juga akan dilakukan pemasangan CCTV, menambah lampu penerangan jalan umum, patroli rutin, hingga penyediaan layanan konseling bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan psikologis.

“Kami akan mengintegrasikan CCTV di area jembatan ke dalam Command Center Kota Batu" lanjut Heli. 

"Selain itu Satpol PP akan kami minta meningkatkan intensitas patroli di jam-jam rawan pada titik tersebut untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan. Selain itu area yang gelap seringkali memicu niat buruk" imbuhnya. 

"Pemkot berkomitmen memastikan penerangan di sekitar jembatan berfungsi 100 persen agar area tersebut tidak menjadi titik sunyi,” jelas Heli.

Fokus pada Layanan Kesehatan Mental

Sedangkan soal pendampingan psikologis, Pemkot Batu akan melakukan pendekatan sosial melalui layanan konseling dan hotline darurat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

“Mencegah bukan hanya soal pagar besi, tapi juga soal kesehatan mental dan melalui dinas terkait kami akan terus menggaungkan layanan konseling bagi warga yang sedang mengalami tekanan berat,” pungkas Heli.

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved