Sabtu, 9 Mei 2026

Banyuwangi

Seratus Tukik Dilepas-liarkan dan Ribuan Bibit Mangrove Ditanam di Pantai Banyuwangi

Secara simbolis, sebagian dari bibit mangrove itu ditanam di Pantai Cacalan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
PEDULI LINGKUNGAN - Penanaman mangrove dan pelepasan tukik di Pantai Cacalan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini untuk mendukung pelestarian alam dan ekosistem laut. 

SURYAMALANG.COM, BANYUWANGI - sekitar 100 ekor anak penyu atau tukik dilepas-liarkan di pantai di Kabupaten Banyuwangi, Jumat (17/10/2025).

Selain itu, sekitar 3 ribu bibit pohon mangrove juga ditanam.

Secara simbolis, sebagian dari bibit mangrove itu ditanam di Pantai Cacalan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.

Sementara bibit-bibit lainnya disebar ke beberapa pantai lain, yakni Pantai Rejo, Pantai Cemara, dan lainnya.

Sedangkan seratus tukik keseluruhannya dilepas-liarkan di Pantai Cacalan pada hari yang sama.

"Kegiatan ini menjadi bagian dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menerapkan praktik akuakultur berkelanjutan," kata Sutrisman, Head of Unit Pabrik Pakan Ikan dan Udang PT Suri Tani Pemuka (STP).

Baca juga: Sambut Natal dan Tahun Baru, PT KAI Daop 9 Jember Renovasi Tiga Stasiun di Banyuwangi

STP merupakan perusahaan yang bergerak di bidang akuakultur di Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan penanaman mangrove dan pelepasan tukik merupakan agenda rutin tahunan yang digelar sebagai rangkaian tanggung jawab sosial lingkungan.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor akuakultur, kata dia, STP menganggap kelestarian lingkungan menjadi salah satu prioritas utama.

"Mangrove berperanan penting sebagai pelindung alami garis pantai, penyerap karbon, dan habitat bagi berbagai biota laut," kata dia.

Sementara pelepasliaran tukik dianggap sebagai bentuk upaya membantu kelangsungan satwa laut untuk menjaga ekosistem pelairan.

"Kami juga berharap kegiatan ini tak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tapi juga bisa menginspirasi banyak pihak untuk turut ikut menjaga lingkungan dan ekosistem di laut," imbuh dia.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Banyuwangi, Anang Budi Wasono, mengatakan, upaya-upaya dalam menjaga alam dari berbagai pihak harus diapresiasi.

"Pembangunan di Banyuwangi tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya dukungan dari semua pihak."

"Kegiatan seperti ini menjadi contoh positif upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam," kata dia, dalam kesempatan yang sama.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved