Kamis, 28 Mei 2026

Jember

KAI Daop 9 Tutup 13 Perlintasan Liar di Jember Selama 2025, Tekan Angka Kecelakaan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember telah menutup belasan lintasan liar tanpa penjagaan selam 2025.

Tayang:
Editor: Dyan Rekohadi
TRIBUNJATIMTIMUR.COM/ Dokumen Humas Daop 9 Jember
SEMPIT - Petugas melakukan penyempitan perlintasan liar di Km.78+0/1 antara Grati- Bayeman Daop 9 Jember, Selasa (2/12/2025) 13 Perlintasan liar Daop 9 Jember Ditutup. 

Laporan : Imam Nawawi

Ringkasan Berita:
  • PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember telah menutup belasan lintasan liar tanpa penjagaan selam 2025.
  • KAI Daop 9 Jember telah menutup 13 perlintasan liar dan melakukan penyempitan akses di 16 perlintasan tidak terjaga
  • Hal ini sengaja dilakukan supaya kendaraan besar yang berisiko tinggi tidak bisa lewat sembarangan di perlintasan liar perkeretaapian.

 

SURYAMALANG.COM, JEMBER – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember telah menutup belasan lintasan liar tanpa penjagaan selam 2025.

Langkah tegas ini sengaja dilakukan, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang di wilayah Daop 9 Jember.

Baca juga: Erupsi Gunung Semeru, Perjalanan Kereta Api Tetap Aman di Wilayah PT KAI Daop 9 Jember

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan Imbau saja tidak cukup menekan angka kecelakaan, tetapi hal itu butuh tindakan nyata di lapangan dengan menutup 13 perlintasan liar. 

"Sepanjang tahun ini, KAI Daop 9 Jember telah menutup 13 perlintasan liar dan melakukan penyempitan akses di 16 perlintasan tidak terjaga," ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Menurutnya, hal ini sengaja dilakukan supaya kendaraan besar yang berisiko tinggi tidak bisa lewat sembarangan di perlintasan liar perkeretaapian.

"Langkah ini diambil menyusul data evaluasi keselamatan. Tercatat ada 18 insiden kecelakaan di perlintasan wilayah Daop 9 Jember sepanjang periode Januari hingga November 2025," kata Cahyo.

Cahyo menjelaskan, tindakan preventif dan represif ini dilakukan guna mengamankan perjalanan kereta api wilayah KAI Daop 9 Jember, untung keselamatan masyarakat luas.

Dia mengatakan tindakan ini sudah pernah dilakukan tahun sebelumnya.

Baca juga: Sambut Natal dan Tahun Baru, PT KAI Daop 9 Jember Renovasi Tiga Stasiun di Banyuwangi

Cahyo mengungkapan pada 2024, KAI Daop 9 Jember telah menutup 35 perlintasan liar dan melakukan penyempitan di 3 titik. 

"Peningkatan jumlah penyempitan pada tahun 2025 menunjukkan strategi KAI yang lebih ketat dalam membatasi pergerakan di titik rawan," paparnya.

Namun, kata dia, Daop 9 Jember juga tetap melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak sembarangan menerobos perlintasan kereta api.

"Daop 9 Jember telah gelar sosialisasi keselamatan di perlintasan sebanyak 36 kali. Masyarakat harus paham bahwa menerobos perlintasan kereta api adalah pelanggaran hukum. Aturannya sangat jelas dan mengikat," ulas Cahyo.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved