Banyuwangi
Cegah Judi Online di Lingkungan Kerja, Lapas Banyuwangi Periksa HP Pegawai, Dicek Histori Transaksi
Cegah Judi Online di Lingkungan Kerja, Lapas Banyuwangi Periksa HP Pegawai, Dicek Histori Transaksi
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Lapas Banyuwangi mengecek secara berkala telepon selular (ponsel) milik para pegawainya, Senin (5/1/2026)
- Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa mengatakan, pemeriksaan ponsel dilakukan mendadak tanpa pemberitahuan
- Pengecekan dilakukan menyeluruh terhadap ponsel milik puluhan pegawai lapas. Tim internal memeriksa setiap aplikasi dan histori peramban yang ada di ponsel mereka
SURYAMALANG.COM, BANYUWANGI - Judi online masih menjadi ancaman di masyarakat, termasuk di Kabupaten Banyuwangi. Berbagai instansi berupaya agar para pegawainya tak terpapar.
Untuk itu, Lapas Banyuwangi mengecek secara berkala telepon selular (ponsel) milik para pegawainya. Seperti yang berlangsung, Senin (5/1/2026).
Pengecekan dilakukan menyeluruh terhadap ponsel milik puluhan pegawai lapas.
Tim internal memeriksa setiap aplikasi dan histori peramban yang ada di ponsel mereka.
Bahkan, riwayat transaksi keuangan juga tak luput dari pemeriksaan.
Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa mengatakan, pemeriksaan ponsel dilakukan mendadak tanpa pemberitahuan.
Sehingga, tak ada waktu bagi para pegawai untuk menghapusi riwayat berbagai data yang ada di ponselnya.
Baca juga: Daftar Tol Baru di 2026: Kediri-Tulungagung, Probolinggo-Banyuwangi Akhirnya Rampung
"Tepat usai pelaksanaan apel pagi pegawai satu per satu pegawai kami minta menunjukkan perangkat komunikasinya untuk diperiksa secara teliti oleh tim internal," ujarnya.
Wayan mengungkapkan, pengecekan ponsel dilakukan sebagai respons atas fenomena judi online yang masih marak di masyarakat.
"Selain itu, pemberantasan judi online merupakan salah satu program prioritas nasional."
"Kami ingin memastikan bahwa Lapas Banyuwangi bersih dari praktik judi online," ujarnya.
Upaya menangkal judi online sebab praktek tersebut bukan hanya terlarang dan melanggar hukum.
Judi online juga merusak tatanan ekonomi. Candu judol juga diyakini memicu penurunan kinerja pegawai secara signifikan.
"Judi online memiliki dampak negatif di berbagai segi kehidupan."
"Jika ekonomi terganggu akibat judi, maka fokus dalam bekerja pasti akan hilang, dan itu sangat berbahaya bagi keamanan serta layanan di dalam Lapas," tegasnya.
Hasil pengecekan ponsel menunjukkan, tak ada pegawai yang tercurigai bermain judi online. Wayan memperingatkan, pegawai yang terindikasi bermain judi online akan disanksi.
"Pengecekan seperti ini diharapkan menjadi pengingat sekaligus benteng bagi seluruh petugas Lapas Banyuwangi agar tetap menjauhi segala bentuk aktivitas ilegal yang dapat merugikan diri sendiri maupun instansi," tutur dia.
| Banyuwangi Diserbu 47 Ribu Wisatawan saat Libur Panjang Mei 2026, Hotel dan Destinasi Wisata Penuh |
|
|---|
| Enam Kali Dipenjara, Pria Bondowoso Kembali Tertangkap saat Nyuri Motor Milik Warga Banyuwangi |
|
|---|
| Paket Sabu-sabu 2 Kg Jaringan Jawa-Bali yang Diamankan di Banyuwangi, Diduga Dikendalikan dari Lapas |
|
|---|
| Pria Kediri Bawa 2 Kg Sabu-sabu untuk Diedarkan di Bali, Tertangkap di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Jalur Situbondo-Banyuwangi, Pengendara Honda Scoopy Tewas Ditabrak Bus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Lapas-Banyuwangi-mengecek-telepon-selular-ponsel-milik-para-pegawainya-Senin-512026.jpg)