Ponorogo
Warga Padati Reog Balon Carnival 2026, 44 Balon Udara Hiasi Langit Ponorogo
Reog Balon Carnival 2026 menghadirkan pemandangan indah di langit Ponorogo dengan 44 balon udara tanpa awak.
Ringkasan Berita:
- Reog Balon Carnival 2026 menghadirkan pemandangan indah di langit Ponorogo dengan 44 balon udara tanpa awak.
- Festival ini berhasil menarik ribuan penonton yang tumpah ruah di lapangan Jurang Gandul. Bedanya dengan tradisi lama, balon diterbangkan tanpa petasan sehingga lebih aman.
- Pemerintah daerah berharap acara ini menjadi tradisi baru yang tertib dan berkelanjutan.
SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Ribuan warga memadati lapangan Jurang Gandul, Kecamatan Babadan, untuk menyaksikan Reog Balon Carnival 2026, Minggu (29/3/2026).
Sebanyak 44 balon udara tanpa awak menghiasi langit Ponorogo dengan warna-warni yang memikat.
Festival ini digelar sebagai wadah aman bagi masyarakat menyalurkan hobi menerbangkan balon.
Suasana meriah tercipta tanpa adanya petasan yang biasanya membahayakan.
Acara Reog Balon Carnival 2026
44 Balon Udara Tanpa Awak menghiasi langit Kabupaten Ponorogo di lapangan Jurang Gandul, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Minggu (29/3/2026).
Puluhan balon udara ini mengikuti Reog Balon Carnival. Bedanya dengan balon udara tanpa awak yang liar, balon udara tanpa awak yang mengikuti Reog Balon Carniva tidak liar, tanpa petasan.
Pantauan Tribunjatim.com, tidak hanya 44 balon udara tanpa awak yang menghiasi langit Kabupaten Ponorogo. Namun ada ribuan warga yang tumpang ruah menonton.
“Sengaja datang kesini untuk nonton festival balon udara. Ya biasanya kan liar ada petasan ini tidak. Cantik banget,” ungkap salah satu warga, Silvi Ayu, Minggu pagi.
Reog Balon Carnival merupakan kerjasama Polres Ponorogo dan Pemkab Ponorogo. Tujuannya untuk menekan angka penerbangan balon udara tanpa awak secara liar.
“Jadi festival ini bertujuan untuk siapkan wadah bagi seluruh masyarakat Ponorogo. Karena hobi terbangkan balon tanpa awak. Jadi kita fasilitasi,” ungkap Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Minggu (29/3/2026).
Dia menyatakan bahwa seluruh masyarakat ponorogo yang punya hobi membuat balon udara tanpa awak bisa disalurkan di Reog Balon Carnival.
“Bedanya kalau ini diatur parameter dinilai ada indikatornya. Juga diterbangkan di ikat dengan tali. Kita jamin keselamatan nya dan bisa diturunkan. Beda dengan ilegal ditebang kan dengan petasan. Ada beberapa tempat itu sampai jatuh di sutet sampai rumah,” urainya.
Ada 44 Balon Udara
Total, ada 44 peserta. 24 merupakan dari Kabupaten Ponorogo. 20 lainnya adalah undangan atau eksebisi dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
“Harapannya undangan ini bisa jadi getok tular untuk masyarakat nanti tahun depan sudah bisa seperti di Wonosobo,” tegasnya.
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita mengatakan bangga dengan Reog Balon Carnival. Lantaran inikan menyalurkan hobi yang biasanya naikan balon ada mercon, saat ini tidak,
“Bisa dilihat kan, indah banget langitnya. Kayak di luar negeri. Pas saya dikirimi foto warga wow banget,” pungkasnya.
Ikuti saluran SURYAMALANG di >>>>> News.google.com
| Hidup Sebatang Kara, Jenazah Pria Ponorogo Ditemukan Membusuk Terungkap Berkat Sepeda Motor |
|
|---|
| Duel Nenek di Ponorogo Lawan Jambret Pertahankan Tas Isi Rp60 Juta, Sempat Terseret Uang Selamat |
|
|---|
| Kisah Uang Rp 5 Ribu Antar Penjual Kopi Ponorogo Berangkat Haji, Mbah Gecol Kaget Tahu Rahasia Istri |
|
|---|
| Tragedi 2 Bocah Siman Ponorogo Tewas Tenggelam di Bekas Galian Tanah, Polisi Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Hoaks Eks Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Meninggal di Penjara, Kuasa Hukum: Sehat, Siap Sidang! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/FESTIVAL-BALON-UDARA-Suasana-Reog-Balon-Carnival-di-lapangan-Jurang-Gandul-Kabupaten-Ponorogo.jpg)