Bangkalan
84 Orang Mual dan Pusing Usai Santap Menu MBG di Bangkalan Madura
83 Siswa Mual-Pusing 1 Warga Muntah usai Santap MBG, Satgas Pemkab Bangkalan : KLB Keracunan Pangan
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Bangkalan memastikan jumlah siswa mengeluh mual dan pusing bertambah menjadi 84 orang hingga Kamis (4/6/2026) malam
- Siang sebelumnya, jumlah siswa yang dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Kokop sebanyak 21 siswa SMAN 1 Kokop setelah menyantap menu MBG
SURYAMALANG.COM, BANGKALAN - Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemkab Bangkalan memastikan jumlah siswa mengeluh mual dan pusing bertambah menjadi 84 orang hingga Kamis (4/6/2026) malam.
Siang sebelumnya, jumlah siswa yang dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Kokop sebanyak 21 siswa SMAN 1 Kokop setelah menyantap menu MBG.
Kepastian bertambahnya jumlah siswa terdampak menu MBG itu ditegaskan Satgas MBG Pemkab Bangkalan, Dr Bambang Budi Mustika, setelah melakukan monitoring langsung ke Puskesmas hingga melihat kondisi dapur SPPG Kokop Dupok hingga pukul 23.30 WIB.
"Awalnya memang 21 siswa, tetapi memasuki sore hari kemarin bertambah menjadi 84 siswa yang masuk Puskesmas Kokop."
"Total penerima manfaat dari SPPG Kokop Dupok itu sebanyak 3.700 orang, mulai dari siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, seta pondok pesantren," ungkap Bambang di Kantor Pemkab Bangkalan, Jumat (5/6/2026).
Update pasien yang dirilis Satgas MBG Pemkab Bangkalan hingga pagi ini pukul 05.55 WIB menyebutkan, dari total 84 pasien siswa terdata sebanyak 12 siswa menjalani rawat inap dan 72 siswa rawat jalan.
Baca juga: Pemeran Teror Pocong Bangkalan Minta Maaf, Ketuk Pintu Rumah Warga Bawa Celurit Demi Konten
Sebanyak 84 siswa itu terdiri dari 21 siswa SMAN 1 Kokop, 28 siswa SDN Bansoleh 1, 4 siswa MTs Al Hamidiyah, 3 siswa SMPN 1 Kokop, 1 siswa SDN Dupok 4, 1 siswa SDN Batokorogan, 23 santri Ponpes Al Husaini Batokorogan, 1 siswa MTs Al Itihad, serta 1 warga.
"Juga ada satu pasien warga terdampak, kebetulan warga itu mungkin memakan MBG milik putranya yang dibawa pulang dan memakan agak siang. Itu yang paling parah karena muntah hingga 5 kali. Jadi total ada 13 pasien yang diinfus, terdiri dari 12 siswa dan 1 warga," papar Bambang.
Pemicunya Diduga Sate Ayam dan Bumbu
Menu MBG distribusi Kamis (4/6/20226), sebagaimana disampaikan Kepala SPPG Kokop Dupok, Dimas Bagus Prasetya kepada SURYAMALANG.COM, terdiri dari nasi putih, sate ayam, bumbu kacang terbungkus terpisah dengan mika, acar, timun wortel, semangka, dan tempe goreng.
Dimas menyebutkan, hasil kroscek sekaligus konfirmasi ke lembaga-lembaga pendidikan dan sejumlah posyandu penerima manfaat MBG setelah terjadi keluhan mual dan pusing massal, hany total 21 siswa SMAN 1 Kokop. Total penerima manfaat dari SPPG sejumlah 3.723 siswa yang tersebar di 40 sekolah dan 10 posyandu.
Atas kejadian tersebut, Satgas MBG Pemkab Bangkalan, Dr Bambang Budi Mustika mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan sampel makanan dan muntahan untuk dikirim ke laboratorium di Surabaya.
Meski demikian, Tim Satgas Pemkab Bankalan yang dipimpin Bambang tidak bisa memutuskan terkait permasalahan yang terdapat pada menu MBG. Namun keterangan yang dihimpun langsung dari para siswa terdampak, mereka rata-rata tidak suka terhadap acar.
"Berarti tinggal pada sate dan bumbunya. Saya tanyakan ke pihak dapur, bumbu sate dimasak mulai pukul 23.00-00.00 WIB dan disajikan pada pukul 10 pagi," ungkap Bambang.
Selain berinteraksi langsung dengan para siswa terdampak yang sedang dirawat di Puskesmas Kokop, Bambang bersama Tim Satgas MBG Pemkab Bangkalan juga mengecek kondisi lingkungan dan tata ruang dapur SPPG Kokop Durjan.
"Syarat ketersediaan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) sudah tersedia namun klasifikasi standar lama. Namun pada Kamis ini, pihak SPPG disebu Bambang telah menggantinya dengan IPAL standar baru," jelasnya.
KLB, Operasional SPPG Berhenti Sementara
Monitoring langsung ke para siswa terdampak oleh Tim Satgas MBG Pemkab Bangkalan saat menjalani perawatan di Puskesmas Kokop menyebutkan, rata-rata siswa mengatakan bahwa menu MBG distribusi Kamis itu enak, tidak ada bau, dan bahkan menggugah selera makan para siswa penerima manfaat.
"Selera makan siswa tinggi dan memakan sampai habis, namun 1 jam berikutnya terjadi mual.Karena tidak bisa muntah, hanya sampai tenggorokan, akhirya pusing dan akhirnya dilarikan ke puskesmas," papar Bambang.
Ia memastikan, dapur SPPG Kokop Dupok per hari ini, Kamis (5/6/2026) sudah tidak lagi beroperasi untuk sementara hingga keluar hasil uji laboratorium.
Permasalah ini telah dilimpahkan TIm Satgas MBG Pemkab Bangkalan ke pihak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk tidak lanjut berikutnya.
"BGN menghentikan sementara operasional dapur itu, uji lab diperkirakan memakan waktu antara 10 hari sampai 15 hari ke depan," tegasnya.
Ia menambahkan, penghentian sementara operasional SPPG itu telah sesuai dengan Peraturan Kementerian Kesehatan Nomor 2 Tahun 2013 yang mengatur tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan Pangan.
"Jika ada dua siswa atau lebih keracunan jenis pangan yang sama dan mempunyai gejala sama, maka ditetapkan sebagai KLB sehingga operasionalnya dihentikan sementara. Nanti itu ranah KPPG Jatim untuk membuka kembali, atau mau dilaksanakan Inspeksi Kelayakan Lingkungan kembali," pungkas Bambang.
Baca juga: Alasan SPPG Telat Kirim MBG sampai Siswa Pulang: Viral Ditolak Guru di Lamongan, Satgas Selidiki
Makan Bergizi Gratis (MBG)
Bangkalan
Madura
keracunan
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
SURYAMALANG.COM
MBG
| Pemeran Teror Pocong Bangkalan Minta Maaf, Ketuk Pintu Rumah Warga Bawa Celurit Demi Konten |
|
|---|
| Bocah Kelas 4 SD di Bangkalan Gagalkan Aksi Pembobol Kotak Amal Masjid, Total Rp23 Juta Raib |
|
|---|
| Bantah Versi TNI AL, Kuasa Hukum Ungkap Luka Lebam dan Chat 'Minta Tolong' Prajurit Ghofirul Kasyfi |
|
|---|
| Kisah Lengkap Kasus Ghofirul Kasyfi TNI AL Bangkalan Meninggal di Kapal, Keluarga Tuntut Autopsi |
|
|---|
| Pembunuh Wanita Bangkalan Tewas di Samping Boneka Ternyata Anak Tiri, Sakit Hati Diselingkuhi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Satgas-MBG-Bangkalan-KERACUNAN-MBG-Puskemas-Kecamatan-KokoP.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.