Kamis, 9 April 2026

Simulator SIM Univeristas Brawijaya Terus Dikembangkan, Ini Masih Permulaan

“Harapannya simulator ini bisa berkembang lagi. Ini kan masih permulaan,

Editor: fatkhulalami

SURYA Malang, KOTA - Mury Fajar (22), mahasiswa Jurusan Informatika Universitas Brawijaya (UB) yang membuat Smart Driving Simulation menuturkan, data apliksi diambil dari kepolisian.

“Saya mengambil data-data dari kantor polisi,” kata Mury Fajar.

Data yang ia ambil disebutkannya adalah aturan parkir kendaraan kategori seri, macet, serta tanjakan. Tiap kategori disebutnya memiliki aturan tersendiri. Dan, yang dimainkan Dyah tadi adalah kategori seri.

Mahasiswa angkatan 2010 ini bercerita peralatan yang menggunakan bahasa pemograman Microsoft ini mulai dibuat sembilan bulan yang lalu.

Durasi pembuatan aplikasi ini terhitung saat ia mengajukan judul tugas akhirnya kepada dua dosen pembimbingnya, Eriq M. Adams J ST MKom dan Issa Arwani SKom M.Sc.

“Idenya dari kakak tingkat yang sudah pernah membuat rambu-rambu berkendara menggunakan aplikasi seperti ini juga,” tuturnya.

Aplikasi yang dimaksud remaja asal Pasuruan ini adalah aplikasi game 3D, seperti buatannya. Game itu juga menampilkan permainan mengemudi, namun saat itu tidak menggunakan peralatan menyopir seperti buatannya sekarang.

Aplikasi buatan Mury sekarang ini tidak hanya berupa game visual 3D. Ia juga melengkapi peralatan permainanya menggunakan replika stir mobil, porsneling, serta pedal pabrikan Logitech.

Ia mendapatkan peralatan produksi logi ini dengan jalan meminjamnya dari kampus.

Selain itu, aplikasi dari kakak tingkatnya hanya mengedepankan persoalan rambu-rambu lalu lintas. Sementara, Mury mengedepankan proses memarkir mobil.

“Harapannya simulator ini bisa berkembang lagi. Ini kan masih permulaan,” kata pria yang mengenakan kacamata ini.

(Adrianus Adhi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved