Surabaya
Dibakar Asmara, Penumpang KA Jakarta Dibunuh di Surabaya
"Kesimpulan kami, motif pembunuhan karena sakit hati yang dilatarbelakangi masalah asmara," ujar Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Ayup Diponegoro.
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ketut Hadi Prayitno, penumpang KA Gaya Baru yang berangkat dari Pasar Senen Jakarta ditemukan tewas dengan kondisi telanjang. Kepala koban pecah dengan tangan dan kaki diikat lakban.
Diketahui ternyata korban tinggal di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Polisi yang menyelidiki pembunuhan ini sudah menemukan motif pembunuhan sadis tersebut.
"Kesimpulan kami, motif pembunuhan ini adalah sakit hati yang dilatarbelakangi masalah asmara," ujar Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Ayup Diponegoro, Minggu (12/4/2015).
Polisi telah memeriksa teman dekat korban. Saat ini, identitas pelaku sudah dikantongi. Diduga pelaku dan korban sudah saling mengenal. Namun, Ayup enggan menjabarkan apa hubungan antara keduanya.
Polisi saat ini fokus mengejar pelaku yang diduga masih berada di Jawa Timur. Sementara itu, hasil otopsi menyebutkan bahwa korban ditemukan dua jam setelah dibunuh.
Korban dijemput saat tiba di Stasiun Gubeng Surabaya. Kemudian, korban dianiaya terlebih dahulu menggunakan bendatumpul sebelum dihabisi. Korban dibuang di tepi jalan.
Di lokasi kejadian pihaknya menemukan tiket perjalanan KA Gaya Baru dari Stasiun Pasar Senen Jakarta ke Stasiun Gubeng, Surabaya. Di karcis itu tertulis nama Ketut Hadi Prayitno. (Miftahul Faridl)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pembunuhan_20150412_115452.jpg)