Jagad Aneh
Kelaparan dan Sebatang Kara, Kakek ini Akhirnya Telepon Polisi
Namun kepulangan itu terasa menyedihkan, ketika ia sampai di rumah, kulkasnya kosong. Dia tidak punya keluarga yang tinggal di dekatnya...
SURYAMALANG.COM, WASHINGTON - Clarence Blackmon, veteran dari North Carolina Army berusia 81 tahun menghubungi operator darurat awal pekan ini pada nomor 911.
Di Amerika Serikat, nomor itu digunakan untuk memanggil polisi jika seseorang membutuhkan pertolongan cepat.
Namun, bagi Clerence menghubungi 911 bukan karena ia sedang dirampok atau sedang mendapat tindakan kriminal, melainkan karena ia merasa sangat lapar.
Seperti yang dilaporkan oleh Washington Post, Clarence baru saja pulang ke apartemennya di Fayetteville, NC.
Kepulangan yang istimewa bagi Clerence karena sebelumnya ia menghabiskan setahun berada di sebuah rumah sakit dan panti rehabilitasi untuk melawan kanker prostat yang ia idap.
Namun kepulangan itu terasa menyedihkan, ketika ia sampai di rumah, kulkasnya kosong. Dia tidak punya keluarga yang tinggal di dekatnya dan tidak ada cara untuk keluar ke toko.
"Saya hampir tidak bisa berjalan tanpa berpegangan kursi," katanya kepada operator 911.
Clerence pun membuat permohonan kepada operator itu sebelum ia merasa putus asa.
"Yang saya butuhkan adalah seseorang untuk bisa pergi ke toko dan membawa saya beberapa makanan karena saya perlu makan sesuatu," pintanya pada operator 911.
"Tolong, apa pun yang dapat Anda lakukan untuk membantu saya. Saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya tidak bisa pergi ke mana pun. Saya tidak bisa pergi dari kursi sialan ini," keluh Clerence dari atas kursinya.
Beberapa saat kemudian, operator 911, Marilyn Hinson, mencatat daftar belanjaan permintaan Clrence seperti kepala kubis, dua pisang, sekaleng bit, sekaleng kacang hijau, jus tomat, tiga Pepsi, Sandwich dan "makanan favorit yang mutlak" popcorn. Clerence mengatakan ia memiliki uang untuk mengganti.
Setelah membeli pesanan Clerence, Hinson bersama dengan petugas polisi Fayetteville, mengirim pesanan Clerence ke rumahnya.
"Dia lapar dan tidak bisa berbuat banyak untuk mendapatkan makanan," kata Hinson.
"Aku sudah lapar. Banyak orang tidak bisa mengatakan itu, tapi saya bisa, dan saya tidak tahan untuk menahan lapar," papar Clerence
Bisa dibilang apa yang dilakukan Clerence aneh, namun di satu sisi, ia bisa dibilang kakek yang cerdas.
Pasalnya belum tentu ada orang yang mau mendengar dan membantunya ketika ia kelaparan di dalam apartemen.
(Benni Indo/Washington Post)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-kakek-tua_20150515_110620.jpg)