Jendela Dunia
Orang ini Punya Darah Super Langka yang Sudah Selamatkan 2,2 Juta Bayi
Jumlah manusia di bumi dengan darah seperti James Harrison sangatlah langka. Padahal, darahnya dibutuhkan jutaan bayi yang akan lahir...
SURYAMALANG.COM - James Harrison, seorang pria Australia, mungkin bisa dibilang sebagai pendonor darah yang paling banyak menyelamatkan nyawa manusia.
Sampai-sampai, ia mendapat julukan 'The Man with the Golden Arm' , atau 'Si Tangan Emas'.
Darah dari James, sudah menyelamatkan sekitar dua juta nyawa bayi yang terkena gejala rhesus.
Penyakit ini memang membutuhkan bantuan darah yang sangat langka, dan james memiliki darah tersebut.
Dikutip dari CNN, Harrison (78), sudah mendonorkan darahnya sejak usia 18 tahun.
"Pada tahun 1951, saya harus menjalani operasi bedah, karena paru-paru saya harus dioperasi. Setelah operasi, ayah memberitahu bahwa saya menerima 13 liter darah donor dari orang yang bahkan saya tak tahu siapa,"
"Sejak saat itu, saya bertekad untuk menjadi pendonor darah," kata Harrison.
Harrison punya antibodi yang tak umum di dalam darahnya, sehingga bisa digunakan sebagai injeksi Anti-D, sebuah obat yang digunakan untuk meolong penderita penyuakit rhesus.
Gejala Rhesus bisa terjadi bila ibu hamil yang punya darah rhesus-negatif, sementara bayinya punya darah rhesus-positif.
Dalam kasus seperti ini, antibodi dari Ibu hamil itu akan merusak sel darah merah dari bayi, selama masa kehamilan.
Nah, disinilah diperlukan Anti-D tadi.
"Darahnya sudah menyelamatkan jutaan bayi yang akan lahir dengan kondisi rhesus. Semua Anti-D yang dibuat di Australia, semuanya berasal dari darah James Harrison," ujar Jemma Falkenmire, dari Palang merah Australia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/james-harrison_20150611_153743.jpg)