Jumat, 10 April 2026

Malang Raya

Buka Pendaftaran Online, Poltekam Kebanjiran Calon Mahasiswa

Popularitas Poltekom akan kembali naik dan diminati masyarakat karena sarana prasarana yang sangat memaai dan sejarah prestasi mahasiswa dan alumninya

Penulis: sulvi sofiana | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Sulvi Sofiana
Dr Isnandar MT 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG – Politeknik Malang (Poltekom) kini sedang membuka pendaftaran gelombang kedua mulai Juni 2015 hingga Agustus 2015 untuk 3 program studi dipoma III.

Tiga program studi yang dimiliki Poltekom,  yaitu Teknik Informatika, Teknik Mekatronika dan Teknik Telekomunikasi.

Namun, meskipun sarana dan prasarana sangat memadai, peminat Poltekom hanya 59 orang pada 2014. Jumlah ini menurun drastis dibandingkan empat tahun terakhir jumlah pendaftar yang selalu meningkat hingga pendaftar 2013 mencapai 325 orang.

Dr Isnandar MT, Direktur Poltekom mengatakan, pihaknya membuka pendaftaran secara online dengan kerja sama dengan Bank BTN.

“Kami telah mengubah sistem pendaftaran manual yang harus datang ke kampus dengan membuka pendaftaran online di kantor cabang Bank BTN. Jadi di 16 Bank BTN di Jatim sudah terdapat formulir dan brosur pendaftaran kampus kami,” jelas mantan Pembantu Rektor 4 Universitas Negeri Malang (UM) ini.

Dengan adanya kerja sama pendaftaran online selama sepekan ini, jumlah pendaftar meningkat drastis hingga 200 peserta.

Ia menambahkan dikarenakan rasio dosen mahasiswa masih 1 : 10, maka kuota penerimaan mahasiswa baru tahu ini bisa mencapai sekitar 400 orang.

Mantan Dekan Fakultas Teknik UM ini sangat yakin, popularitas Poltekom akan kembali naik dan diminati masyarakat karena sarana prasarana yang sangat memaai dan sejarah prestasi mahasiswa dan alumninya.

“Kami mempunyai laboratorium mekatronika. Laboratorium ini hanya dimiliki Pens ITS dan Poltekom. Selain itu kami juga mendapat Anugerah Kampus Unggulan tiga tahun berturut-turut kategori politeknik dar kopertis VII,” paparnya

Diakui Is, meskipun pemerintah daerah memberhentikan pengaliran dana gaji untuk 63 pegawainya. Hal ini tidak mempengaruhi kualitas pendidikan di kampusnya. Karena biaya operasional sudah didanai dari dana pembayaran masyarakat.

Ia juga menegaskan akan segera menyelesaikan polemik Poltekom, dan mengangkat nama baik Poltekom bersama Wali Kota Malang dan DPRD.

“Pegawai kami 63 orang, belum menerima gaji sejak bulan Mei. Tetapi karena loyalitas yang tinggi, diakuinya pegawai masih tetap bekerja sesuai porsinya,” terangnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved