Kediri
Disinyalir, Obor Pembakar Rumah Pengusaha Pakai Minyak Tanah
Penyidik Polres Kediri Kota terus melakukan pemeriksaan kasus pembakaran rumah pengusaha rias pengantin. Namun petugas belum menemukan titik terang
Penulis: Didik Mashudi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Penyidik Polres Kediri Kota terus melakukan pemeriksaan kasus pembakaran rumah pengusaha rias pengantin. Namun petugas belum menemukan titik terang pelakunya.
Waka Polres Kediri Kota Kompol Harisandi saat dikonfirmasi Surya mengaku, petugas masih terus melakukan lidik. Salah satunya menemukan indikasi bahan bakar dari obor yang dipakai pelaku melakukan pembakaran.
"Setelah kita teliti, bahan bakar obor yang dipakai pelaku ada dugaan memakai minyak tanah," ungkap Kompol Harisandi kepada Surya, Senin (9/11/2015).
Karena kalau memakai bensin apinya bisa langsung membesar.
"Minyak tanah khan masih ada yang beredar di pasaran," tambahnya.
Sejauh ini petugas masih meminta keterangan dua orang saksi yakni korban Abu Mansur dan Aris Fahrizal keponakannya.
Kepolisian masih belum memastikan apakah kasus teror ini ada kaitanya dengan kasus teror yang dialami keluarga Abu Mansur sebelumnya.
"Untuk memastikan kami masih lidik," tegasnya.
Meski begitu polisi sudah mengetahui kalau korban sebelumnya pernah diculik dan dianiaya. Namun belum tentu pelaku kedua kasus itu dari orang yang sama.
"Sementara kami masih belum punya buktinya," tambahnya.
Sumber Surya menyebutkan, jika Abu Mansur dua tahun silam pernah diculik sekelompok orang. Korban bahkan sempat dianiayaan para pelaku. Hanya saja kasus penculikan dan penganiayaan ini belum ada kejelasan kasusnya.
Diberitakan sebelumnya, Abu Mansur warga Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri garasi rumahnya dilempar obor. Api sempat melalap sejumlah perabot dan roda depan mobil Xenia.
Keluarga Abu Mansur selama ini memiliki usaha penyewaan rias pengantin yang laris saat musim hajatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kolpajung_20151009_101621.jpg)